<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lini Pertahanan Man United Lebih Solid Tanpa Adanya Maguire</title><description>Axel Tuanzebe jadi bintang saat Man United redam serangan PSG.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/10/21/261/2297160/lini-pertahanan-man-united-lebih-solid-tanpa-adanya-maguire</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/10/21/261/2297160/lini-pertahanan-man-united-lebih-solid-tanpa-adanya-maguire"/><item><title>Lini Pertahanan Man United Lebih Solid Tanpa Adanya Maguire</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/10/21/261/2297160/lini-pertahanan-man-united-lebih-solid-tanpa-adanya-maguire</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/10/21/261/2297160/lini-pertahanan-man-united-lebih-solid-tanpa-adanya-maguire</guid><pubDate>Rabu 21 Oktober 2020 13:34 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/21/261/2297160/lini-pertahanan-man-united-lebih-solid-tanpa-adanya-maguire-86cfOaCvYc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Axel Tuanzebe vs Kylian Mbappe (Foto: UEFA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/21/261/2297160/lini-pertahanan-man-united-lebih-solid-tanpa-adanya-maguire-86cfOaCvYc.jpg</image><title>Axel Tuanzebe vs Kylian Mbappe (Foto: UEFA)</title></images><description>MANCHESTER United sukses meraih kemenangan dengan skor 2-1 saat bertamu ke kandang Paris Saint-Germain (PSG) dalam matchday pertama babak penyisihan grup Liga Champions 2020-2021. Adapun yang menjadi kunci sukses Man United pada pertandingan ini adalah solidnya lini pertahanan mereka.
Pada pertandingan yang dilangsungkan Rabu (21/10/2020) dini hari WIB tersebut, Man United berman dengan formasi 3-4-1-2. Tiga pemain yang ditugaskan untuk mengisi lini belakang adalah Luke Shaw, Victor Lindelof, dan Axel Tuanzebe.
Sekadar informasi, Manajer Man United, Ole Gunnar Solskjaer, tidak membawa kapten tim, Harry Maguire, di pertandingan ini. Maka dari itu, ia memainkan Tuanzebe untuk melengkapi lini pertahanannya semalam.
Baca juga: Man United Kalahkan PSG, Rashford Puji Strategi Solskjaer

Tuanzebe sendiri diberi tugas untuk menempel penyerang-penyerang PSG, seperti Kylian Mbappe dan Neymar Jr. Keputusan yang dibuat Solskjaer ini terbukti ampuh. Aksi Tuanzebe sukses membuat Neymar dan Mbappe kesulitan untuk bisa menemukan ruang tembak yang bagus.
Tuanzebe tentunya tak bekerja sendiri. Ia mampu meredam pergerakan Neymar dan Mbappe karena ada bantuan juga dari rekan-rekan setimnya. Dua wing-back Man United, Aaron Wan-Bissaka dan Alex Telles, kerap turun membantu pertahanan.
Bek Man United yang berjumlah lima orang tentunya mampu menangkal trisula PSG yang diisi oleh Mbappe, Neymar, dan Angel Di Maria. Hasilnya, tak ada satu pun dari dua pemain tersebut yang mencetak gol ke gawang Man United dalam pertandingan semalam. Satu-satunya gol yang bersarang di dalam gawang David De Gea adalah karena Anthony Martial melakukan bunuh diri.
Disiplin bisa dibilang menjadi kunci dari kegemilangan lini  pertahanan Setan Merah semalam. Apresiasi pun patut diberikan Tuanzebe  yang nyatanya mampu tampil lebih rapi ketimbang Maguire. Dalam laga  tersebut, Tuanzebe juga mencatatkan 100 persen menang duel udara dan  sebanyak tujuh kali melakukan clearances.
Tentu masih segar dalam ingatan saat Man United mendera kekalahan 1-6  dari Tottenham Hotspur di ajang Liga Inggris beberapa waktu lalu. Dalam  pertandingan tersebut, Maguire beberapa kali terpancing sehingga  meninggalkan posnya.

Hal itu pada akhirnya dieksploitasi oleh Harry Kane dan Son Heung-min  untuk menembus wilayah pertahanan Setan Merah yang sudah tidak lagi  dijaga Maguire. Sedangkan pada laga semalam, Tuanzebe mampu tampil sabar  dan tidak mudah terpancing.
Pujian pun sebenarnya patut diberikan kepada De Gea. Sebab, penjaga  gawang berpaspor Spanyol itu beberapa kali mementahkan peluang yang  diperoleh PSG, baik dari Neymar, Mbappe, maupun Angel Di Maria.
</description><content:encoded>MANCHESTER United sukses meraih kemenangan dengan skor 2-1 saat bertamu ke kandang Paris Saint-Germain (PSG) dalam matchday pertama babak penyisihan grup Liga Champions 2020-2021. Adapun yang menjadi kunci sukses Man United pada pertandingan ini adalah solidnya lini pertahanan mereka.
Pada pertandingan yang dilangsungkan Rabu (21/10/2020) dini hari WIB tersebut, Man United berman dengan formasi 3-4-1-2. Tiga pemain yang ditugaskan untuk mengisi lini belakang adalah Luke Shaw, Victor Lindelof, dan Axel Tuanzebe.
Sekadar informasi, Manajer Man United, Ole Gunnar Solskjaer, tidak membawa kapten tim, Harry Maguire, di pertandingan ini. Maka dari itu, ia memainkan Tuanzebe untuk melengkapi lini pertahanannya semalam.
Baca juga: Man United Kalahkan PSG, Rashford Puji Strategi Solskjaer

Tuanzebe sendiri diberi tugas untuk menempel penyerang-penyerang PSG, seperti Kylian Mbappe dan Neymar Jr. Keputusan yang dibuat Solskjaer ini terbukti ampuh. Aksi Tuanzebe sukses membuat Neymar dan Mbappe kesulitan untuk bisa menemukan ruang tembak yang bagus.
Tuanzebe tentunya tak bekerja sendiri. Ia mampu meredam pergerakan Neymar dan Mbappe karena ada bantuan juga dari rekan-rekan setimnya. Dua wing-back Man United, Aaron Wan-Bissaka dan Alex Telles, kerap turun membantu pertahanan.
Bek Man United yang berjumlah lima orang tentunya mampu menangkal trisula PSG yang diisi oleh Mbappe, Neymar, dan Angel Di Maria. Hasilnya, tak ada satu pun dari dua pemain tersebut yang mencetak gol ke gawang Man United dalam pertandingan semalam. Satu-satunya gol yang bersarang di dalam gawang David De Gea adalah karena Anthony Martial melakukan bunuh diri.
Disiplin bisa dibilang menjadi kunci dari kegemilangan lini  pertahanan Setan Merah semalam. Apresiasi pun patut diberikan Tuanzebe  yang nyatanya mampu tampil lebih rapi ketimbang Maguire. Dalam laga  tersebut, Tuanzebe juga mencatatkan 100 persen menang duel udara dan  sebanyak tujuh kali melakukan clearances.
Tentu masih segar dalam ingatan saat Man United mendera kekalahan 1-6  dari Tottenham Hotspur di ajang Liga Inggris beberapa waktu lalu. Dalam  pertandingan tersebut, Maguire beberapa kali terpancing sehingga  meninggalkan posnya.

Hal itu pada akhirnya dieksploitasi oleh Harry Kane dan Son Heung-min  untuk menembus wilayah pertahanan Setan Merah yang sudah tidak lagi  dijaga Maguire. Sedangkan pada laga semalam, Tuanzebe mampu tampil sabar  dan tidak mudah terpancing.
Pujian pun sebenarnya patut diberikan kepada De Gea. Sebab, penjaga  gawang berpaspor Spanyol itu beberapa kali mementahkan peluang yang  diperoleh PSG, baik dari Neymar, Mbappe, maupun Angel Di Maria.
</content:encoded></item></channel></rss>
