<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Chiellini Tegaskan Ambisi Juventus Raih Gelar Juara Liga Champions</title><description>Memasuki musim kompetisi 2020-2021, Juventus kembali menargetkan untuk menjuarai Liga Champions.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/10/20/261/2296616/chiellini-tegaskan-ambisi-juventus-raih-gelar-juara-liga-champions</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/10/20/261/2296616/chiellini-tegaskan-ambisi-juventus-raih-gelar-juara-liga-champions"/><item><title>Chiellini Tegaskan Ambisi Juventus Raih Gelar Juara Liga Champions</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/10/20/261/2296616/chiellini-tegaskan-ambisi-juventus-raih-gelar-juara-liga-champions</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/10/20/261/2296616/chiellini-tegaskan-ambisi-juventus-raih-gelar-juara-liga-champions</guid><pubDate>Selasa 20 Oktober 2020 14:41 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/20/261/2296616/chiellini-tegaskan-ambisi-juventus-raih-gelar-juara-liga-champions-IDAH9ZEKXp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Para pemain Juventus (Foto: UEFA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/20/261/2296616/chiellini-tegaskan-ambisi-juventus-raih-gelar-juara-liga-champions-IDAH9ZEKXp.jpg</image><title>Para pemain Juventus (Foto: UEFA)</title></images><description>KIEV - Memasuki musim kompetisi 2020-2021, Juventus kembali menargetkan untuk menjuarai Liga Champions. Sebab, target tersebut masih belum bisa diwujudkan Juve, bahkan setelah mereka memboyong pemain top seperti Cristiano Ronaldo sekalipun.
Setelah terjerumus ke Serie B lantaran kasus Calciopoli pada 2006, Juve sebenarnya mampu bangkit. Bianconeri sukses kembali merajai Liga Italia. Bahkan dominasi mereka di kanach domestik tersebut telah bertahan selama sembilan musim.
Kendati demikian, jika bicara soal Liga Champions, Bianconeri selalu menemui kegagalan. Prestasi terbaik Juve di Eropa selama sembilan musim belakangan adalah dengan menjadi runner-up Liga Champions kala masih ditangani Massimiliano Allegri.
Baca juga: Kunci Permainan Juventus Bukan pada Formasi

Sementara itu, terakhir kali Juve menjuarai turnamen tersebut adalah pada musim 1995-1996. Dengan kata lain, Juve sudah berpuasa gelar juara Liga Champions selama 24 tahun. Maka dari itu, di musim 2020-2021 ini, Bianconeri memiliki ambisi kuat untuk mengakhiri puasa tersebut.
Hal ini disampaikan langsung oleh kapten Juventus, Giorgio Chiellini. Meski saat ini skuad Juve cukup banyak diisi oleh wajah-wajah baru, namun ambisi mereka tetap sama, yaitu meraoh trofi si Kuping Besar.
&quot;Kami memulai setiap musim dengan tujuan untuk memenangkan Liga Champions. Kami tidak peduli berada di baris pertamam,&amp;rdquo; tegas Chiellini, seperti dilansir dari Football Italia, Selasa (20/10/2020).
&amp;ldquo;Kami menyadari perubahan, tetapi ada keinginan dan keyakinan yang  besar bahwa kami dapat mencapai target besar yang hanya dapat  diungkapkan oleh waktu kepada kami. Yang penting meningkatkan, tumbuh  dan mencapai hasil,&amp;rdquo; lanjutnya.
Meskipun, diakui oleh Chiellini bahwa tidak mudah untuk menyatukan  tim dan menampilkan permainan yang padu dengan banyaknya wajah-wajah  baru. Terlebih, Juve juga baru mengalami pergantian pelatih ke tangan  Andrea Pirlo.

&quot;Para pemain telah berubah, tetapi saya tidak melihat perbedaan besar  dari masa lalu jika bukan pergantian pemain yang normal. Yang  terpenting adalah terus bekerja dan lebih banyak bergabung dengan para  pendatang baru,&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;ldquo;Anda harus menang, ini yang terpenting. Saya tidak tahu berapa lama  waktu yang dibutuhkan untuk melihat tim dalam kondisi terbaiknya, tetapi  nanti malam (melawan Dynamo Kiev) akan sangat penting untuk mencetak  gol,&amp;rdquo; tukas Chiellini.
</description><content:encoded>KIEV - Memasuki musim kompetisi 2020-2021, Juventus kembali menargetkan untuk menjuarai Liga Champions. Sebab, target tersebut masih belum bisa diwujudkan Juve, bahkan setelah mereka memboyong pemain top seperti Cristiano Ronaldo sekalipun.
Setelah terjerumus ke Serie B lantaran kasus Calciopoli pada 2006, Juve sebenarnya mampu bangkit. Bianconeri sukses kembali merajai Liga Italia. Bahkan dominasi mereka di kanach domestik tersebut telah bertahan selama sembilan musim.
Kendati demikian, jika bicara soal Liga Champions, Bianconeri selalu menemui kegagalan. Prestasi terbaik Juve di Eropa selama sembilan musim belakangan adalah dengan menjadi runner-up Liga Champions kala masih ditangani Massimiliano Allegri.
Baca juga: Kunci Permainan Juventus Bukan pada Formasi

Sementara itu, terakhir kali Juve menjuarai turnamen tersebut adalah pada musim 1995-1996. Dengan kata lain, Juve sudah berpuasa gelar juara Liga Champions selama 24 tahun. Maka dari itu, di musim 2020-2021 ini, Bianconeri memiliki ambisi kuat untuk mengakhiri puasa tersebut.
Hal ini disampaikan langsung oleh kapten Juventus, Giorgio Chiellini. Meski saat ini skuad Juve cukup banyak diisi oleh wajah-wajah baru, namun ambisi mereka tetap sama, yaitu meraoh trofi si Kuping Besar.
&quot;Kami memulai setiap musim dengan tujuan untuk memenangkan Liga Champions. Kami tidak peduli berada di baris pertamam,&amp;rdquo; tegas Chiellini, seperti dilansir dari Football Italia, Selasa (20/10/2020).
&amp;ldquo;Kami menyadari perubahan, tetapi ada keinginan dan keyakinan yang  besar bahwa kami dapat mencapai target besar yang hanya dapat  diungkapkan oleh waktu kepada kami. Yang penting meningkatkan, tumbuh  dan mencapai hasil,&amp;rdquo; lanjutnya.
Meskipun, diakui oleh Chiellini bahwa tidak mudah untuk menyatukan  tim dan menampilkan permainan yang padu dengan banyaknya wajah-wajah  baru. Terlebih, Juve juga baru mengalami pergantian pelatih ke tangan  Andrea Pirlo.

&quot;Para pemain telah berubah, tetapi saya tidak melihat perbedaan besar  dari masa lalu jika bukan pergantian pemain yang normal. Yang  terpenting adalah terus bekerja dan lebih banyak bergabung dengan para  pendatang baru,&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;ldquo;Anda harus menang, ini yang terpenting. Saya tidak tahu berapa lama  waktu yang dibutuhkan untuk melihat tim dalam kondisi terbaiknya, tetapi  nanti malam (melawan Dynamo Kiev) akan sangat penting untuk mencetak  gol,&amp;rdquo; tukas Chiellini.
</content:encoded></item></channel></rss>
