<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laga Dynamo Kiev vs Juventus Jadi Nostalgia Pirlo dengan Lucescu</title><description>Juventus akan mengawali perjalanan mereka dalam gelaran Liga Champions 2020-2021 dengan bertandang ke markas Dynamo Kiev.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/10/20/261/2296360/laga-dynamo-kiev-vs-juventus-jadi-nostalgia-pirlo-dengan-lucescu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/10/20/261/2296360/laga-dynamo-kiev-vs-juventus-jadi-nostalgia-pirlo-dengan-lucescu"/><item><title>Laga Dynamo Kiev vs Juventus Jadi Nostalgia Pirlo dengan Lucescu</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/10/20/261/2296360/laga-dynamo-kiev-vs-juventus-jadi-nostalgia-pirlo-dengan-lucescu</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/10/20/261/2296360/laga-dynamo-kiev-vs-juventus-jadi-nostalgia-pirlo-dengan-lucescu</guid><pubDate>Selasa 20 Oktober 2020 07:50 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/20/261/2296360/laga-dynamo-kiev-vs-juventus-jadi-nostalgia-pirlo-dengan-lucescu-380vBynQoy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelatih Juventus, Andrea Pirlo (Foto: UEFA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/20/261/2296360/laga-dynamo-kiev-vs-juventus-jadi-nostalgia-pirlo-dengan-lucescu-380vBynQoy.jpg</image><title>Pelatih Juventus, Andrea Pirlo (Foto: UEFA)</title></images><description>KIEV &amp;ndash; Juventus akan mengawali perjalanan mereka dalam gelaran Liga Champions 2020-2021 dengan bertandang ke markas Dynamo Kiev. Meski laga ini terkesan biasa saja, namun sebenarnya ada nostalgia yang tercipta di antara pelatih kedua tim.
Pelatih Kiev, Mircea Lucescu, sejatinya memiliki hubungan dekat dengan juru taktik Juventus, Andrea Pirlo. Bahkan, bisa dibilang Lucescu adalah gurunya Pirlo. Sebab, Lucescu pernah menjadi pelatih Pirlo saat menukangi Brescia.
Tidak hanya itu, Lucescu merupakan pelatih yang memberi kepercayaan kepada Pirlo untuk melakukan debut di pentas Liga Italia. Maka dari itu, Pirlo tak bisa melupakan kenangan indah yang pernah ia jalani bersama Lucescu.
Baca juga: Jelang Mentas di Liga Champions, Bruno Fernandes Bidik Trofi untuk Man United

Menariknya, saat kini Pirlo meniti karier sebagai pelatih, lawan pertama yang harus dihadapinya di pentas Liga Champions adalah Lucescu. Tak ayal, laga kontra Kiev nanti akan menjadi momen spesial bagi kedua sosok tersebut.
&amp;ldquo;Lucescu adalah pelatih pertama saya. Dia membawa saya ke tim utama pada usia 15 tahun. Saya memiliki kenangan indah tentang dia,&amp;rdquo; aku Pirlo, seperti dilansir dari laman resmi UEFA, Selasa (20/10/2020).
&amp;ldquo;Saya akan berterima kasih kepadanya selamanya. Ini akan menjadi tantangan bagus di antara kami pada laga nanti,&quot; lanjut pemenang trofi Piala Dunia 2006 itu.
Meski Pirlo baru memulai karier kepelatihannya, namun Lucescu  meyakini mantan anak asuhnya tersebut memiliki masa depan yang cerah.  Sebab, Lucescu memandang Pirlo sebagai sosok yang kreatif.
Selain itu, Pirlo juga memiliki ketenangan yang mana menurut Lucescu  bisa menjadi modal penting bagi seorang pelatih. Menarik untuk dinanti  tentunya adu taktik antara Pirlo dengan Lucescu yang bakal terjadi pada  Selasa (20/10/2020) malam WIB.

&amp;ldquo;Saya sadar bahwa dia merupakan orang yang tenang dan masuk akal.  Selaras dengan itu menjadi pemain yang kreatif, dia merupakan seseorang  yang mengelola segalanya, yang jadi keterampilan lain,&amp;rdquo; ujar Lucescu.
&amp;ldquo;Itu sangat membantunya menjadi dirinya yang saat ini, pelatih tim  luar biasa seperti Juventus. Dia memanggil saya maestro? Itu membuat  saya bangga. Saya harus berterima kasih padanya. Saya doakan dia  mempunyai karier yang hebat sebagai pelatih,&amp;rdquo; imbuhnya.
</description><content:encoded>KIEV &amp;ndash; Juventus akan mengawali perjalanan mereka dalam gelaran Liga Champions 2020-2021 dengan bertandang ke markas Dynamo Kiev. Meski laga ini terkesan biasa saja, namun sebenarnya ada nostalgia yang tercipta di antara pelatih kedua tim.
Pelatih Kiev, Mircea Lucescu, sejatinya memiliki hubungan dekat dengan juru taktik Juventus, Andrea Pirlo. Bahkan, bisa dibilang Lucescu adalah gurunya Pirlo. Sebab, Lucescu pernah menjadi pelatih Pirlo saat menukangi Brescia.
Tidak hanya itu, Lucescu merupakan pelatih yang memberi kepercayaan kepada Pirlo untuk melakukan debut di pentas Liga Italia. Maka dari itu, Pirlo tak bisa melupakan kenangan indah yang pernah ia jalani bersama Lucescu.
Baca juga: Jelang Mentas di Liga Champions, Bruno Fernandes Bidik Trofi untuk Man United

Menariknya, saat kini Pirlo meniti karier sebagai pelatih, lawan pertama yang harus dihadapinya di pentas Liga Champions adalah Lucescu. Tak ayal, laga kontra Kiev nanti akan menjadi momen spesial bagi kedua sosok tersebut.
&amp;ldquo;Lucescu adalah pelatih pertama saya. Dia membawa saya ke tim utama pada usia 15 tahun. Saya memiliki kenangan indah tentang dia,&amp;rdquo; aku Pirlo, seperti dilansir dari laman resmi UEFA, Selasa (20/10/2020).
&amp;ldquo;Saya akan berterima kasih kepadanya selamanya. Ini akan menjadi tantangan bagus di antara kami pada laga nanti,&quot; lanjut pemenang trofi Piala Dunia 2006 itu.
Meski Pirlo baru memulai karier kepelatihannya, namun Lucescu  meyakini mantan anak asuhnya tersebut memiliki masa depan yang cerah.  Sebab, Lucescu memandang Pirlo sebagai sosok yang kreatif.
Selain itu, Pirlo juga memiliki ketenangan yang mana menurut Lucescu  bisa menjadi modal penting bagi seorang pelatih. Menarik untuk dinanti  tentunya adu taktik antara Pirlo dengan Lucescu yang bakal terjadi pada  Selasa (20/10/2020) malam WIB.

&amp;ldquo;Saya sadar bahwa dia merupakan orang yang tenang dan masuk akal.  Selaras dengan itu menjadi pemain yang kreatif, dia merupakan seseorang  yang mengelola segalanya, yang jadi keterampilan lain,&amp;rdquo; ujar Lucescu.
&amp;ldquo;Itu sangat membantunya menjadi dirinya yang saat ini, pelatih tim  luar biasa seperti Juventus. Dia memanggil saya maestro? Itu membuat  saya bangga. Saya harus berterima kasih padanya. Saya doakan dia  mempunyai karier yang hebat sebagai pelatih,&amp;rdquo; imbuhnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
