<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Awal Mula Kisah Lionel Messi Berangkat ke Barcelona </title><description>Messi telah mengukir karier gemilang di dunia sepakbola.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/10/19/51/2296123/awal-mula-kisah-lionel-messi-berangkat-ke-barcelona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/10/19/51/2296123/awal-mula-kisah-lionel-messi-berangkat-ke-barcelona"/><item><title>Awal Mula Kisah Lionel Messi Berangkat ke Barcelona </title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/10/19/51/2296123/awal-mula-kisah-lionel-messi-berangkat-ke-barcelona</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/10/19/51/2296123/awal-mula-kisah-lionel-messi-berangkat-ke-barcelona</guid><pubDate>Senin 19 Oktober 2020 18:05 WIB</pubDate><dc:creator>Djanti Virantika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/19/51/2296123/awal-mula-kisah-lionel-messi-berangkat-ke-barcelona-iP5VwP1X0c.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lionel Messi. (Foto: Instagram/@leomessi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/19/51/2296123/awal-mula-kisah-lionel-messi-berangkat-ke-barcelona-iP5VwP1X0c.jpg</image><title>Lionel Messi. (Foto: Instagram/@leomessi)</title></images><description>NAMA Lionel Messi sudah begitu tersohor di dunia sepakbola. Sebelum menjadi pesepakbola yang begitu sukses saat ini, Messi harus melewati perjalanan karier yang berliku hingga akhirnya bisa berangkat ke Barcelona dan terus meniti karier di sana sampai saat ini.
Pada usia 13 tahun, Messi sendiri diketahui sudah begitu terkenal di Argentina, terutama di Kota Rosario yang merupakan tempat tinggalnya. Namanya tersohor seiring dengan munculnya pemberitaan media-media lokal Argentina yang kepincut dengan aksi La Pulga &amp;ndash;julukan Messi.

Aksinya saat tampil di turnamen junior bersama Newell&amp;rsquo;s Old Boys benar-benar membuat banyak orang terpicut. Seiring dengan melambungnya nama Messi, beragam kesempatan pun hadir baginya untuk mengepakkan sayap lebih tinggi.
BACA JUGA: Bersinar Sejak Muda, Messi Tak Perlu Waktu Lama untuk Pikat Barcelona 
Seperti mengutip dari buku The Inside Story of the Boy Who Became a Legend, Senin (19/10/2020), pada pertengahan 2000, dua orang agen sepakbola, yakni Martin Montero dan Fabian Soldini, datang menghampiri ayah Messi, Jorge.
Montero dan Soldini terpincut dengan aksi Messi dan memiliki rencana mengorbitkan pemain berkaki kidal itu. Saat itu, keduanya mengaku memiliki beberapa kenalan yang mengizinkan Messi bermain di beberapa klub ternama di dunia.
Klub-klub itu adalah Barcelona, Real Madrid, Inter Milan, atau AC Milan. Tetapi, Montero dan Soldini  mengatakan bahwa dirinya lebih mengenal dekat dengan orang yang berada di Barcelona.
Sebab, Montero dan Soldini memiliki rekan yang mempunyai bisnis real estate di Barcelona, yakni Horacio Gaggioli. Dia sendiri mempunyai rekan bisnis bernama Josep Maria Minguella yang merupakan salah satu pemilik saham di Barcelona dan kenal dekat dengan Direktur Teknis Barcelona saat itu, Carles Rexach.&amp;ldquo;Saya menonton sebuah video anak laki-laki; Horacio, Martin dan Fabian mencoba meyakinkan saya untuk melihat videonya. Jadi saya memanggil Charly &amp;ndash;sapaan akrab Carles Rexach,&amp;rdquo; kata Minguella.
Bak gayung bersambut, aksi Messi pun mendapat tanggapan positif dari orang-orang tang dikenal Montero dan Soldini. Minguella bahkan langsung menghampiri Charly setelah melihat video permainan Messi,
Charly yang sewaktu aktif sebagai pemain beroperasi sebagai winger tak puas hanya melihat permainan Messi lewat video. Charly sendiri tak bisa terbang ke Argentina untuk melihat langsung permainan Messi.
Solusi terbaik saat itu adalah membawa Messi dan sang ayah terbang ke Barcelona untuk menunjukkan skill olah bolanya. Pada akhirnya, Messi berangkat bersama sang ayah pada Sabtu 16 September 2000.
Berselang hampir satu hari atau pada Minggu 17 September 2000, Messi tiba di Barcelona. Dari situ, ia berhasil memincut hati orang-orang penting di Barcelona hingga akhirnya merekrutnya.
&amp;ldquo;Minguella memberitahu saya tentang seorang anak yang sangat hebat seperti Maradona. Saya pikir dia membicarakan seorang pemain berusia 18 atau 19 tahun, tetapi saat saya tahu berapa usianya, saya sangat terkejut,&amp;rdquo; tukas Charly.  </description><content:encoded>NAMA Lionel Messi sudah begitu tersohor di dunia sepakbola. Sebelum menjadi pesepakbola yang begitu sukses saat ini, Messi harus melewati perjalanan karier yang berliku hingga akhirnya bisa berangkat ke Barcelona dan terus meniti karier di sana sampai saat ini.
Pada usia 13 tahun, Messi sendiri diketahui sudah begitu terkenal di Argentina, terutama di Kota Rosario yang merupakan tempat tinggalnya. Namanya tersohor seiring dengan munculnya pemberitaan media-media lokal Argentina yang kepincut dengan aksi La Pulga &amp;ndash;julukan Messi.

Aksinya saat tampil di turnamen junior bersama Newell&amp;rsquo;s Old Boys benar-benar membuat banyak orang terpicut. Seiring dengan melambungnya nama Messi, beragam kesempatan pun hadir baginya untuk mengepakkan sayap lebih tinggi.
BACA JUGA: Bersinar Sejak Muda, Messi Tak Perlu Waktu Lama untuk Pikat Barcelona 
Seperti mengutip dari buku The Inside Story of the Boy Who Became a Legend, Senin (19/10/2020), pada pertengahan 2000, dua orang agen sepakbola, yakni Martin Montero dan Fabian Soldini, datang menghampiri ayah Messi, Jorge.
Montero dan Soldini terpincut dengan aksi Messi dan memiliki rencana mengorbitkan pemain berkaki kidal itu. Saat itu, keduanya mengaku memiliki beberapa kenalan yang mengizinkan Messi bermain di beberapa klub ternama di dunia.
Klub-klub itu adalah Barcelona, Real Madrid, Inter Milan, atau AC Milan. Tetapi, Montero dan Soldini  mengatakan bahwa dirinya lebih mengenal dekat dengan orang yang berada di Barcelona.
Sebab, Montero dan Soldini memiliki rekan yang mempunyai bisnis real estate di Barcelona, yakni Horacio Gaggioli. Dia sendiri mempunyai rekan bisnis bernama Josep Maria Minguella yang merupakan salah satu pemilik saham di Barcelona dan kenal dekat dengan Direktur Teknis Barcelona saat itu, Carles Rexach.&amp;ldquo;Saya menonton sebuah video anak laki-laki; Horacio, Martin dan Fabian mencoba meyakinkan saya untuk melihat videonya. Jadi saya memanggil Charly &amp;ndash;sapaan akrab Carles Rexach,&amp;rdquo; kata Minguella.
Bak gayung bersambut, aksi Messi pun mendapat tanggapan positif dari orang-orang tang dikenal Montero dan Soldini. Minguella bahkan langsung menghampiri Charly setelah melihat video permainan Messi,
Charly yang sewaktu aktif sebagai pemain beroperasi sebagai winger tak puas hanya melihat permainan Messi lewat video. Charly sendiri tak bisa terbang ke Argentina untuk melihat langsung permainan Messi.
Solusi terbaik saat itu adalah membawa Messi dan sang ayah terbang ke Barcelona untuk menunjukkan skill olah bolanya. Pada akhirnya, Messi berangkat bersama sang ayah pada Sabtu 16 September 2000.
Berselang hampir satu hari atau pada Minggu 17 September 2000, Messi tiba di Barcelona. Dari situ, ia berhasil memincut hati orang-orang penting di Barcelona hingga akhirnya merekrutnya.
&amp;ldquo;Minguella memberitahu saya tentang seorang anak yang sangat hebat seperti Maradona. Saya pikir dia membicarakan seorang pemain berusia 18 atau 19 tahun, tetapi saat saya tahu berapa usianya, saya sangat terkejut,&amp;rdquo; tukas Charly.  </content:encoded></item></channel></rss>
