<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pelatih Crotone Kecewa Gagal Hadapi Juventus yang Diperkuat Cristiano Ronaldo </title><description>Giovanni Stroppa tentu saja ingin menghadapi Juventus dan Cristiano Ronaldo sekali pun membuat ngeri.&amp;nbsp;</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/10/17/47/2295073/pelatih-crotone-kecewa-gagal-hadapi-juventus-yang-diperkuat-cristiano-ronaldo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/10/17/47/2295073/pelatih-crotone-kecewa-gagal-hadapi-juventus-yang-diperkuat-cristiano-ronaldo"/><item><title>Pelatih Crotone Kecewa Gagal Hadapi Juventus yang Diperkuat Cristiano Ronaldo </title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/10/17/47/2295073/pelatih-crotone-kecewa-gagal-hadapi-juventus-yang-diperkuat-cristiano-ronaldo</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/10/17/47/2295073/pelatih-crotone-kecewa-gagal-hadapi-juventus-yang-diperkuat-cristiano-ronaldo</guid><pubDate>Sabtu 17 Oktober 2020 09:12 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/17/47/2295073/pelatih-crotone-kecewa-gagal-hadapi-juventus-yang-diperkuat-cristiano-ronaldo-qurwhjjQqH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cristiano Ronaldo harus absen (Foto: Juventus)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/17/47/2295073/pelatih-crotone-kecewa-gagal-hadapi-juventus-yang-diperkuat-cristiano-ronaldo-qurwhjjQqH.jpg</image><title>Cristiano Ronaldo harus absen (Foto: Juventus)</title></images><description>CROTONE &amp;ndash; Sebuah penyesalan dirasakan pelatih Crotone, Giovanni Stroppa. Sebab, dirinya tidak bisa memimpin I Pitagorici menjamu Juventus yang diperkuat Cristiano Ronaldo. Pun begitu, skuad Si Nyonya Tua tanpa kehadiran CR7 tetaplah mengerikan.
Sebagaimana diketahui, Cristiano Ronaldo dinyatakan positif Covid-19 pada Rabu 13 Oktober 2020 malam WIB. Pemain berusia 35 tahun itu lantas diterbangkan dengan pesawat khusus dari Portugal menuju Turin guna menjalani isolasi mandiri.
Karena kewajiban isolasi, maka Cristiano Ronaldo minimal menepi selama dua pekan ke depan. Sejumlah pertandingan bakal dilewatkan, seperti melawan Crotone di Liga Italia dan Dynamo Kyiv di Liga Champions 2020-2021.
Baca juga: Cristiano Ronaldo Tegaskan Dirinya Tak Langgar Protokol Kesehatan

Sadar bahwa kesempatan melawan Cristiano Ronaldo sirna, Giovanni Stroppa pun kecewa. Menurutnya, akan menjadi ujian yang bagus untuk menghadapi Juventus dengan keberadaan sang megabintang. Pun begitu, kualitas skuad asuhan Andrea Pirlo sudah membuatnya bergidik ngeri.
&amp;ldquo;Setelah menghadapi Milan tanpa (Zlatan) Ibrahimovic, sekarang kami harus menghadapi Juventus tanpa Cristiano Ronaldo. Tentu saja, lebih baik menonton mereka di televisi daripada harus bertanding di lapangan,&amp;rdquo; ujar Giovanni Stroppa, dikutip dari Football Italia, Sabtu (17/10/2020).
&amp;ldquo;Namun, sebagai seorang olahragawan, saya tentu lebih senang melihatnya. Hanya dengan melihat susunan pemain Juventus saja, saya sudah merasa ngeri,&amp;rdquo; imbuh pria berkebangsaan Italia itu.Kendati mengakui kualitas Juventus sangat jomplang dengan Crotone, Giovanni Stroppa jelas tidak mau melempar handuk begitu saja. Kemenangan atas juara bertahan Liga Italia justru akan menjadi penanda yang baik bahwa tim promosi itu menunjukkan perkembangan berarti.
&amp;ldquo;Juventus adalah sang juara dan ada banyak pemain hebat di skuad mereka. Tentu saja, mereka adalah tim yang selalu ingin dikalahkan, terkuat di semua lini,&amp;rdquo; lanjut Giovanni Stroppa.
&amp;ldquo;Kami harus sangat waspada, juga dengan mengingat kami sedang berkembang dan bisa menang melawan siapa saja. Hasil positif melawan Juventus tentu akan penting buat progres kami,&amp;rdquo; tutup pria berusia 52 tahun tersebut.
Di atas kertas, Juventus tentu saja diunggulkan untuk menang. Namun, Andrea Pirlo sendiri masih meraba-raba formula yang tepat untuk timnya. Bukan tidak mungkin kejutan akan tercipta di Stadion Ezio Scida pada Minggu 18 Oktober 2020 dini hari WIB.
</description><content:encoded>CROTONE &amp;ndash; Sebuah penyesalan dirasakan pelatih Crotone, Giovanni Stroppa. Sebab, dirinya tidak bisa memimpin I Pitagorici menjamu Juventus yang diperkuat Cristiano Ronaldo. Pun begitu, skuad Si Nyonya Tua tanpa kehadiran CR7 tetaplah mengerikan.
Sebagaimana diketahui, Cristiano Ronaldo dinyatakan positif Covid-19 pada Rabu 13 Oktober 2020 malam WIB. Pemain berusia 35 tahun itu lantas diterbangkan dengan pesawat khusus dari Portugal menuju Turin guna menjalani isolasi mandiri.
Karena kewajiban isolasi, maka Cristiano Ronaldo minimal menepi selama dua pekan ke depan. Sejumlah pertandingan bakal dilewatkan, seperti melawan Crotone di Liga Italia dan Dynamo Kyiv di Liga Champions 2020-2021.
Baca juga: Cristiano Ronaldo Tegaskan Dirinya Tak Langgar Protokol Kesehatan

Sadar bahwa kesempatan melawan Cristiano Ronaldo sirna, Giovanni Stroppa pun kecewa. Menurutnya, akan menjadi ujian yang bagus untuk menghadapi Juventus dengan keberadaan sang megabintang. Pun begitu, kualitas skuad asuhan Andrea Pirlo sudah membuatnya bergidik ngeri.
&amp;ldquo;Setelah menghadapi Milan tanpa (Zlatan) Ibrahimovic, sekarang kami harus menghadapi Juventus tanpa Cristiano Ronaldo. Tentu saja, lebih baik menonton mereka di televisi daripada harus bertanding di lapangan,&amp;rdquo; ujar Giovanni Stroppa, dikutip dari Football Italia, Sabtu (17/10/2020).
&amp;ldquo;Namun, sebagai seorang olahragawan, saya tentu lebih senang melihatnya. Hanya dengan melihat susunan pemain Juventus saja, saya sudah merasa ngeri,&amp;rdquo; imbuh pria berkebangsaan Italia itu.Kendati mengakui kualitas Juventus sangat jomplang dengan Crotone, Giovanni Stroppa jelas tidak mau melempar handuk begitu saja. Kemenangan atas juara bertahan Liga Italia justru akan menjadi penanda yang baik bahwa tim promosi itu menunjukkan perkembangan berarti.
&amp;ldquo;Juventus adalah sang juara dan ada banyak pemain hebat di skuad mereka. Tentu saja, mereka adalah tim yang selalu ingin dikalahkan, terkuat di semua lini,&amp;rdquo; lanjut Giovanni Stroppa.
&amp;ldquo;Kami harus sangat waspada, juga dengan mengingat kami sedang berkembang dan bisa menang melawan siapa saja. Hasil positif melawan Juventus tentu akan penting buat progres kami,&amp;rdquo; tutup pria berusia 52 tahun tersebut.
Di atas kertas, Juventus tentu saja diunggulkan untuk menang. Namun, Andrea Pirlo sendiri masih meraba-raba formula yang tepat untuk timnya. Bukan tidak mungkin kejutan akan tercipta di Stadion Ezio Scida pada Minggu 18 Oktober 2020 dini hari WIB.
</content:encoded></item></channel></rss>
