<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lawan Inter Jadi Ujian yang Penting dan Sulit bagi AC Milan</title><description>Laga akbar bakal tersaji pada Sabtu (17/10/2020) malam WIB saat Inter Milan bersua dengan rival sekotanya AC Milan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/10/17/47/2295012/lawan-inter-jadi-ujian-yang-penting-dan-sulit-bagi-ac-milan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/10/17/47/2295012/lawan-inter-jadi-ujian-yang-penting-dan-sulit-bagi-ac-milan"/><item><title>Lawan Inter Jadi Ujian yang Penting dan Sulit bagi AC Milan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/10/17/47/2295012/lawan-inter-jadi-ujian-yang-penting-dan-sulit-bagi-ac-milan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/10/17/47/2295012/lawan-inter-jadi-ujian-yang-penting-dan-sulit-bagi-ac-milan</guid><pubDate>Sabtu 17 Oktober 2020 03:16 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/17/47/2295012/lawan-inter-jadi-ujian-yang-penting-dan-sulit-bagi-ac-milan-JZli3fCVKB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemain AC Milan melakukan selebrasi (Foto: Laman Resmi AC Milan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/17/47/2295012/lawan-inter-jadi-ujian-yang-penting-dan-sulit-bagi-ac-milan-JZli3fCVKB.jpg</image><title>Pemain AC Milan melakukan selebrasi (Foto: Laman Resmi AC Milan)</title></images><description>MILAN &amp;ndash; Laga akbar bakal tersaji pada Sabtu (17/10/2020) malam WIB saat Inter Milan bersua dengan rival sekotanya AC Milan dalam lanjutan giornata keempat Liga Italia 2020-2021. Laga bertajuk Derby della Madonnina ini pun dipandang pelatih AC Milan, Stefano Pioli, sebagai ujiang yang penting bagi timnya.
Milan sebenarnya sedang dalam tren positif. Pasalnya, dalam 19 pertandingan terakhir yang mereka lakoni di semua kompetisi sejak musim lalu, Rossoneri tak pernah merasakan sekalipun kekalahan.
Meski begitu, Pioli enggan jemawa, apalagi lawan yang dihadapinya kini adalah Inter. Pelatih 54 tahun itu tidak memungkiri bahwa Inter merupakan salah satu kandidat terkuat peraih gelar juara Liga Italia musim ini.
Baca juga: Inter vs Milan, Conte Sadar Nerazzurri dalam Krisis

Jika menilik dari segi skuad, Inter tentunya berada di atas Milan. Terbukti, meski banyak pemain Nerazzurri yang terinfeksi Covid-19, namun mereka masih akan bisa tampil dengan nama-nama beken lainnya, utamanya di sektor gelandang.
Dalam lima pertemuan terakhir dengan Inter, Milan sejatinya tak pernah sekalipun meraih kemenangan. Terakhir, Rossoneri ditekuk 2-4 meski sempat unggul 2-0. Maka dari itu, menurut Pioli, laga melawan Inter ini akan menjadi ujian yang sesungguhnya bagi anak-anak asuhnya.
&amp;ldquo;Milan memiliki identitas dan cara bermain mereka sendiri. Dalam pekerjaan kami, ujian tidak pernah berakhir. Ini adalah ujian yang penting dan sulit,&amp;rdquo; terang Pioli, seperti dilansir dari Football Italia, Sabtu (17/10/2020).
Baik Milan dan Inter sebenarnya sama-sama tidak dalam kondisi  maksimal. Selain karena badai Covid-19 dan cedera yang menghantam skuad  mereka, para pemain juga baru saja pulang dari membela negaranya  masing-masing.
Meski begitu, Pioli tak ingin menjadikan hal ini sebagai alasan  karena kondisi kedua tim sama. Lag aini menjadi semakin penting karena  kemenangan akan membuat para pemain Milan mengalami peningkatan mental,  selain tentunya memperpanjang catatan positif mereka.

&amp;ldquo;Saya memiliki sedikit waktu yang tersedia, tetapi hal yang sama  berlaku untuk lawan kami. Perjalanan kami dimulai setahun lalu dan kami  memiliki banyak ruang untuk perbaikan, tapi kami menghormati lawan, yang  dipandang sebagai kemungkinan pemenang kejuaraan,&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;ldquo;Kami memasuki lapangan dengan keyakinan. Persaingannya terasa,  sayangnya tidak akan ada fans. Tapi itu pertandingan yang menyentuh hati  memang benar. Kami harus mempersiapkan pertandingan ini dengan cara  terbaik dan bermain lebih baik dari lawan kami,&amp;rdquo; tandas eks pelatih  Fiorentina tersebut.
</description><content:encoded>MILAN &amp;ndash; Laga akbar bakal tersaji pada Sabtu (17/10/2020) malam WIB saat Inter Milan bersua dengan rival sekotanya AC Milan dalam lanjutan giornata keempat Liga Italia 2020-2021. Laga bertajuk Derby della Madonnina ini pun dipandang pelatih AC Milan, Stefano Pioli, sebagai ujiang yang penting bagi timnya.
Milan sebenarnya sedang dalam tren positif. Pasalnya, dalam 19 pertandingan terakhir yang mereka lakoni di semua kompetisi sejak musim lalu, Rossoneri tak pernah merasakan sekalipun kekalahan.
Meski begitu, Pioli enggan jemawa, apalagi lawan yang dihadapinya kini adalah Inter. Pelatih 54 tahun itu tidak memungkiri bahwa Inter merupakan salah satu kandidat terkuat peraih gelar juara Liga Italia musim ini.
Baca juga: Inter vs Milan, Conte Sadar Nerazzurri dalam Krisis

Jika menilik dari segi skuad, Inter tentunya berada di atas Milan. Terbukti, meski banyak pemain Nerazzurri yang terinfeksi Covid-19, namun mereka masih akan bisa tampil dengan nama-nama beken lainnya, utamanya di sektor gelandang.
Dalam lima pertemuan terakhir dengan Inter, Milan sejatinya tak pernah sekalipun meraih kemenangan. Terakhir, Rossoneri ditekuk 2-4 meski sempat unggul 2-0. Maka dari itu, menurut Pioli, laga melawan Inter ini akan menjadi ujian yang sesungguhnya bagi anak-anak asuhnya.
&amp;ldquo;Milan memiliki identitas dan cara bermain mereka sendiri. Dalam pekerjaan kami, ujian tidak pernah berakhir. Ini adalah ujian yang penting dan sulit,&amp;rdquo; terang Pioli, seperti dilansir dari Football Italia, Sabtu (17/10/2020).
Baik Milan dan Inter sebenarnya sama-sama tidak dalam kondisi  maksimal. Selain karena badai Covid-19 dan cedera yang menghantam skuad  mereka, para pemain juga baru saja pulang dari membela negaranya  masing-masing.
Meski begitu, Pioli tak ingin menjadikan hal ini sebagai alasan  karena kondisi kedua tim sama. Lag aini menjadi semakin penting karena  kemenangan akan membuat para pemain Milan mengalami peningkatan mental,  selain tentunya memperpanjang catatan positif mereka.

&amp;ldquo;Saya memiliki sedikit waktu yang tersedia, tetapi hal yang sama  berlaku untuk lawan kami. Perjalanan kami dimulai setahun lalu dan kami  memiliki banyak ruang untuk perbaikan, tapi kami menghormati lawan, yang  dipandang sebagai kemungkinan pemenang kejuaraan,&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;ldquo;Kami memasuki lapangan dengan keyakinan. Persaingannya terasa,  sayangnya tidak akan ada fans. Tapi itu pertandingan yang menyentuh hati  memang benar. Kami harus mempersiapkan pertandingan ini dengan cara  terbaik dan bermain lebih baik dari lawan kami,&amp;rdquo; tandas eks pelatih  Fiorentina tersebut.
</content:encoded></item></channel></rss>
