<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Robertson Yakin Liverpool Masih Favorit Juara Musim Ini</title><description>Liverpool akan menghadapi Everton di pekan kelima Liga Inggris 2020-2021</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/10/15/45/2294394/robertson-yakin-liverpool-masih-favorit-juara-musim-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/10/15/45/2294394/robertson-yakin-liverpool-masih-favorit-juara-musim-ini"/><item><title>Robertson Yakin Liverpool Masih Favorit Juara Musim Ini</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/10/15/45/2294394/robertson-yakin-liverpool-masih-favorit-juara-musim-ini</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/10/15/45/2294394/robertson-yakin-liverpool-masih-favorit-juara-musim-ini</guid><pubDate>Kamis 15 Oktober 2020 22:35 WIB</pubDate><dc:creator>Admiraldy Eka Saputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/15/45/2294394/robertson-yakin-liverpool-masih-favorit-juara-musim-ini-nEXaLsFQDU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Skuad Liverpool (Foto: Liverpool.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/15/45/2294394/robertson-yakin-liverpool-masih-favorit-juara-musim-ini-nEXaLsFQDU.jpg</image><title>Skuad Liverpool (Foto: Liverpool.com)</title></images><description>LIVERPOOL &amp;ndash; Liverpool diragukan untuk mempertahankan gelar juara Liga Inggris di musim 2020-2021 ini. Melihat kekuatan tim lain, Mohamed Salah dan rekan-rekan diyakini bakal mendapat perlawanan ketat menuju tangga juara.
Terlebih The Reds baru saja menelan kekalahan menyakitkan saat bertamu ke markas Aston Villa di pekan keempat kemarin. Skuad besutan Jurgen Klopp dipermalukan 2-7 oleh tim tuan rumah.

Menanggapi hal itu, fullback Liverpool, Andy Robertson yakin timnya akan menjawab semua keraguan tersebut. Ia percaya Liverpool masih layak untuk jadi favorit juara  musim ini.
&amp;ldquo;Tidak ada gunanya berpuas diri dan berpikir 'OK, kami juara, orang-orang harus keluar dan mendapatkan kami'. Bukan itu masalahnya,&amp;rdquo; ujar Robertson, seperti dilansir dari laman Goal International, Kamis (15/10/2020).
Baca juga: Jurgen Klopp Was-Was Jelang Liverpool Hadapi Everton
&amp;ldquo;Manajer telah mengatakan kami tidak mempertahankan gelar, kami menyerang yang berikutnya, dan itulah yang ingin kami lakukan,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;ldquo;Saya pikir setiap musim kami terus mendapat pertanyaan yang sama. Karena setiap penggemar berhak mengharapkan pencapaian terbaik bagi klub yang mereka dukung,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;ldquo;Ketika kami kalah di final Liga Champions pada 2018, semua orang  berpikir 'akankah mereka kembali atau ini musim yang hanya berlangsung  satu kali?' Kami kemudian pergi ke musim berikutnya untuk memenangkan  Liga Champions dan gagal di Liga Premier,&amp;rdquo; tambahnya.
&amp;ldquo;Kami memiliki orang-orang yang mendukung tim yang berbeda dan itu  adalah bagian tak terpisahkan dari itu, itu bagian yang menyenangkan.  Jika kita disebut underdog lagi maka kita menikmati menjadi underdog,&amp;rdquo;  ujar Robertson.
Terlepas dari semua penilaian untuk Liverpool sejauh ini, Robertson  mengatakan timnya juga punya ambisi yang sama dengan klub lain.Meraih kemenangan pada tiap pertandingan yang dihadapi tetap jadi  fokus utama timnya sejak awal hingga akhir musim meski menyadari menjaga  konsistensi bukan hal mudah.
&amp;ldquo;Kami selalu bekerja untuk memenangkan pertandingan berikutnya,  pertandingan ke pertandingan. Ini berhasil selama tiga musim terakhir,  jadi mengapa kami harus mengubah cara kami sekarang? &amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>LIVERPOOL &amp;ndash; Liverpool diragukan untuk mempertahankan gelar juara Liga Inggris di musim 2020-2021 ini. Melihat kekuatan tim lain, Mohamed Salah dan rekan-rekan diyakini bakal mendapat perlawanan ketat menuju tangga juara.
Terlebih The Reds baru saja menelan kekalahan menyakitkan saat bertamu ke markas Aston Villa di pekan keempat kemarin. Skuad besutan Jurgen Klopp dipermalukan 2-7 oleh tim tuan rumah.

Menanggapi hal itu, fullback Liverpool, Andy Robertson yakin timnya akan menjawab semua keraguan tersebut. Ia percaya Liverpool masih layak untuk jadi favorit juara  musim ini.
&amp;ldquo;Tidak ada gunanya berpuas diri dan berpikir 'OK, kami juara, orang-orang harus keluar dan mendapatkan kami'. Bukan itu masalahnya,&amp;rdquo; ujar Robertson, seperti dilansir dari laman Goal International, Kamis (15/10/2020).
Baca juga: Jurgen Klopp Was-Was Jelang Liverpool Hadapi Everton
&amp;ldquo;Manajer telah mengatakan kami tidak mempertahankan gelar, kami menyerang yang berikutnya, dan itulah yang ingin kami lakukan,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;ldquo;Saya pikir setiap musim kami terus mendapat pertanyaan yang sama. Karena setiap penggemar berhak mengharapkan pencapaian terbaik bagi klub yang mereka dukung,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;ldquo;Ketika kami kalah di final Liga Champions pada 2018, semua orang  berpikir 'akankah mereka kembali atau ini musim yang hanya berlangsung  satu kali?' Kami kemudian pergi ke musim berikutnya untuk memenangkan  Liga Champions dan gagal di Liga Premier,&amp;rdquo; tambahnya.
&amp;ldquo;Kami memiliki orang-orang yang mendukung tim yang berbeda dan itu  adalah bagian tak terpisahkan dari itu, itu bagian yang menyenangkan.  Jika kita disebut underdog lagi maka kita menikmati menjadi underdog,&amp;rdquo;  ujar Robertson.
Terlepas dari semua penilaian untuk Liverpool sejauh ini, Robertson  mengatakan timnya juga punya ambisi yang sama dengan klub lain.Meraih kemenangan pada tiap pertandingan yang dihadapi tetap jadi  fokus utama timnya sejak awal hingga akhir musim meski menyadari menjaga  konsistensi bukan hal mudah.
&amp;ldquo;Kami selalu bekerja untuk memenangkan pertandingan berikutnya,  pertandingan ke pertandingan. Ini berhasil selama tiga musim terakhir,  jadi mengapa kami harus mengubah cara kami sekarang? &amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
