<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Man United Kehilangan Pemain dengan Identitas</title><description>Para pemain Man United saat ini dinilai kurang motivasi.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/10/15/45/2294156/man-united-kehilangan-pemain-dengan-identitas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/10/15/45/2294156/man-united-kehilangan-pemain-dengan-identitas"/><item><title>Man United Kehilangan Pemain dengan Identitas</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/10/15/45/2294156/man-united-kehilangan-pemain-dengan-identitas</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/10/15/45/2294156/man-united-kehilangan-pemain-dengan-identitas</guid><pubDate>Kamis 15 Oktober 2020 16:00 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/15/45/2294156/man-united-kehilangan-pemain-dengan-identitas-p6AetT3y7L.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Para pemain Man United berlatih (Foto: Media Man United)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/15/45/2294156/man-united-kehilangan-pemain-dengan-identitas-p6AetT3y7L.jpg</image><title>Para pemain Man United berlatih (Foto: Media Man United)</title></images><description>MANCHESTER &amp;ndash; Manchester United mengawali kompetisi Liga Inggris 2020-2021 dengan tidak menyenangkan. Dari tiga pertandingan yang telah mereka mainkan, tim berjuluk The Red Devils itu mendera dua kekalahan.
Lebih ironis lagi, dua kekalahan tersebut mereka peroleh di kandang sendiri, yakni Old Trafford. Kekalahan telak 1-6 dari Tottenham Hotspur tentunya tak akan menjadi hal yang mudah untuk dilupakan.
Pada akhirnya, banyak yang menyalahkan Manajer Man United, Ole Gunnar Solskjaer, atas keterpurukan ini. Akan tetapi, menurut mantan penggawa The Red Devils, Paul Parker, para pemain juga bertanggung jawab atas hasil ini.
Baca juga: Pemain Baru Bawa Persaingan Sehat untuk Skuad Man United

Parker menilai para pemain Man United sekarang tidak memiliki identitas. Mereka dianggap kurang memiliki motivasi sehingga tidak berusaha sekuat tenaga untuk menampilkan performa terbaiknya demi panji Man United.
Para pemain The Red Devils sekarang dinilai terlalu mudah berpuas diri. Ketika mereka sudah direkrut Man United, mereka beranggapan bahwa karier mereka sudah berada di puncak.  Padahal, perjalanan yang sebenarnya justru baru dimulai.
&amp;ldquo;Anda melihat hasil itu dan para pemain telah tersesat sekarang. Anda bisa melihatnya. Anda tidak dapat memaafkan mereka untuk itu, karena Anda sedang mencari mereka untuk menambahkan sedikit motivasi diri dan harga diri,&amp;rdquo; ujar Parker kepada TalkSport, Kamis (15/10/2020).
&amp;ldquo;Seharusnya ada lebih banyak pertarungan. Sepakbola telah berubah,  ada lebih banyak pemain yang memiliki motivasi diri lebih banyak  daripada (pemain di Man United) yang ada sekarang,&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;ldquo;Man United kehilangan pemain dengan identitas, yang datang ke klub  dari tempat di mana mereka harus menggali lebih dalam dan mereka datang  untuk mencapai dan memenangkan banyak hal,&amp;rdquo; tegas Parker.

Menurut Parker, satu-satunya pemain di Man United yang memiliki  identitas dan telah menunjukkan hasratnya yang besar hanyalah Bruno  Fernandes. Maka dari itu, Parker tak heran jika Bruno Fernandes menjadi  pemain terbaik di kubu The Red Devils saat ini.
&amp;ldquo;Ketika Anda melihat seseorang seperti Bruno Fernandes, dia ingin  membuktikan satu hal. Dia datang dari klub besar, klub yang sangat  terkenal di Portugal, dan telah datang ke Man United untuk membuktikan  dirinya lagi,&amp;rdquo; sebut pemain yang membela Man United pada medio 1991-1996  itu.
</description><content:encoded>MANCHESTER &amp;ndash; Manchester United mengawali kompetisi Liga Inggris 2020-2021 dengan tidak menyenangkan. Dari tiga pertandingan yang telah mereka mainkan, tim berjuluk The Red Devils itu mendera dua kekalahan.
Lebih ironis lagi, dua kekalahan tersebut mereka peroleh di kandang sendiri, yakni Old Trafford. Kekalahan telak 1-6 dari Tottenham Hotspur tentunya tak akan menjadi hal yang mudah untuk dilupakan.
Pada akhirnya, banyak yang menyalahkan Manajer Man United, Ole Gunnar Solskjaer, atas keterpurukan ini. Akan tetapi, menurut mantan penggawa The Red Devils, Paul Parker, para pemain juga bertanggung jawab atas hasil ini.
Baca juga: Pemain Baru Bawa Persaingan Sehat untuk Skuad Man United

Parker menilai para pemain Man United sekarang tidak memiliki identitas. Mereka dianggap kurang memiliki motivasi sehingga tidak berusaha sekuat tenaga untuk menampilkan performa terbaiknya demi panji Man United.
Para pemain The Red Devils sekarang dinilai terlalu mudah berpuas diri. Ketika mereka sudah direkrut Man United, mereka beranggapan bahwa karier mereka sudah berada di puncak.  Padahal, perjalanan yang sebenarnya justru baru dimulai.
&amp;ldquo;Anda melihat hasil itu dan para pemain telah tersesat sekarang. Anda bisa melihatnya. Anda tidak dapat memaafkan mereka untuk itu, karena Anda sedang mencari mereka untuk menambahkan sedikit motivasi diri dan harga diri,&amp;rdquo; ujar Parker kepada TalkSport, Kamis (15/10/2020).
&amp;ldquo;Seharusnya ada lebih banyak pertarungan. Sepakbola telah berubah,  ada lebih banyak pemain yang memiliki motivasi diri lebih banyak  daripada (pemain di Man United) yang ada sekarang,&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;ldquo;Man United kehilangan pemain dengan identitas, yang datang ke klub  dari tempat di mana mereka harus menggali lebih dalam dan mereka datang  untuk mencapai dan memenangkan banyak hal,&amp;rdquo; tegas Parker.

Menurut Parker, satu-satunya pemain di Man United yang memiliki  identitas dan telah menunjukkan hasratnya yang besar hanyalah Bruno  Fernandes. Maka dari itu, Parker tak heran jika Bruno Fernandes menjadi  pemain terbaik di kubu The Red Devils saat ini.
&amp;ldquo;Ketika Anda melihat seseorang seperti Bruno Fernandes, dia ingin  membuktikan satu hal. Dia datang dari klub besar, klub yang sangat  terkenal di Portugal, dan telah datang ke Man United untuk membuktikan  dirinya lagi,&amp;rdquo; sebut pemain yang membela Man United pada medio 1991-1996  itu.
</content:encoded></item></channel></rss>
