<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Strategi Man United untuk Datangkan Pemain Dinilai Memalukan</title><description>Man United gagal dapatkan Jadon Sancho sebagai target utama mereka musim ini.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/10/08/45/2290574/strategi-man-united-untuk-datangkan-pemain-dinilai-memalukan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/10/08/45/2290574/strategi-man-united-untuk-datangkan-pemain-dinilai-memalukan"/><item><title>Strategi Man United untuk Datangkan Pemain Dinilai Memalukan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/10/08/45/2290574/strategi-man-united-untuk-datangkan-pemain-dinilai-memalukan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/10/08/45/2290574/strategi-man-united-untuk-datangkan-pemain-dinilai-memalukan</guid><pubDate>Kamis 08 Oktober 2020 21:12 WIB</pubDate><dc:creator>Admiraldy Eka Saputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/08/45/2290574/strategi-man-united-untuk-datangkan-pemain-dinilai-memalukan-d0Cjk9b6ZZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Skuad Man United (Foto: Laman resmi Man United)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/08/45/2290574/strategi-man-united-untuk-datangkan-pemain-dinilai-memalukan-d0Cjk9b6ZZ.jpg</image><title>Skuad Man United (Foto: Laman resmi Man United)</title></images><description>MANCHESTER &amp;ndash; Legenda Manchester United, Gary Neville, menilai strategi Man United untuk mendatangkan pemain incaran cukup memalukan. Salah satu yang cukup disesalkan adalah kegagalan Manchester Merah dalam mendapatkan Jadon Sancho dari Borussia Dortmund.
Menurut Neville, hal ini membuktikan kemampuan Manchester Merah jauh tertinggal dari rival mereka dalam hal transfer pemain. Neville bahkan tak segan memberikan kritik tajam atas kegagalan mantan timnya dalam memaksimalkan bursa transfer musim panas 2020 ini.

Lebih lanjut, Neville meyakini kegagalan Setan Merah -julukan Man United- sedikit banyak akan berdampak pada kinerja pelatih Ole Gunnar Solskjaer musim ini. Sebab, para pemain incaran tadi sudah dipastikan masuk dalam rencana permainan sang pelatih dalam timnya.
Man United sendiri saat ini baru mendatangkan satu pemain di bursa transfer musim panas 2020. Dia adalah gelandang milik Ajax Amsterdam, Donny van de Beek. Terdekat, Setan Merah mungkin akan segera mendapatkan Edinson Cavani dari Paris Saint-Germain dengan status pinjaman.
BACA JUGA: Tuanzebe Sebut Pengalaman Edinson Cavani Sangat Berguna untuk Man United
Meski demikian, para penggemar Man United jelas masih menantikan kedatangan Sancho yang telah lama diisukan bakal segera merapat ke Old Trafford sejak beberapa bulan lalu. Neviille pun mengaku cukup heran kenapa Man United begitu sulit untuk mendapatkan Sancho dari Borussia Dortmund.
Ia bahkan membandingkan kemampuan negosiasi Man United dengan tim Liga Inggris lain seperti Liverpool. Menurut Neville, The Reds jauh lebih baik dalam hal transfer pemain.


&amp;ldquo;Saya hanya tidak berpikir mereka cukup pintar dan cukup bijak serta  cukup gesit di pasar transfer,&amp;rdquo; ujar Neville, seperti dilansir dari  laman Goal International, Kamis (8/10/2020).
&amp;ldquo;Saya membaca bahwa Liverpool telah menerima tawaran untuk Rhian  Brewster sebesar &amp;pound; 24 juta dari Sheffield United. Liverpool tidak hanya  pintar membeli, mereka juga pintar menjual,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;ldquo;Sedangkan Man United sepertinya tidak bisa menyelesaikan  kesepakatan. Bahkan dengan Harry Maguire tahun lalu, itu terus berlanjut  sampai akhir, Sancho tahun ini,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;ldquo;Mereka tampaknya tidak bisa mendapatkan kesepakatan yang melebihi  batas, mereka tidak menyelesaikan sesuatu secara efisien,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>MANCHESTER &amp;ndash; Legenda Manchester United, Gary Neville, menilai strategi Man United untuk mendatangkan pemain incaran cukup memalukan. Salah satu yang cukup disesalkan adalah kegagalan Manchester Merah dalam mendapatkan Jadon Sancho dari Borussia Dortmund.
Menurut Neville, hal ini membuktikan kemampuan Manchester Merah jauh tertinggal dari rival mereka dalam hal transfer pemain. Neville bahkan tak segan memberikan kritik tajam atas kegagalan mantan timnya dalam memaksimalkan bursa transfer musim panas 2020 ini.

Lebih lanjut, Neville meyakini kegagalan Setan Merah -julukan Man United- sedikit banyak akan berdampak pada kinerja pelatih Ole Gunnar Solskjaer musim ini. Sebab, para pemain incaran tadi sudah dipastikan masuk dalam rencana permainan sang pelatih dalam timnya.
Man United sendiri saat ini baru mendatangkan satu pemain di bursa transfer musim panas 2020. Dia adalah gelandang milik Ajax Amsterdam, Donny van de Beek. Terdekat, Setan Merah mungkin akan segera mendapatkan Edinson Cavani dari Paris Saint-Germain dengan status pinjaman.
BACA JUGA: Tuanzebe Sebut Pengalaman Edinson Cavani Sangat Berguna untuk Man United
Meski demikian, para penggemar Man United jelas masih menantikan kedatangan Sancho yang telah lama diisukan bakal segera merapat ke Old Trafford sejak beberapa bulan lalu. Neviille pun mengaku cukup heran kenapa Man United begitu sulit untuk mendapatkan Sancho dari Borussia Dortmund.
Ia bahkan membandingkan kemampuan negosiasi Man United dengan tim Liga Inggris lain seperti Liverpool. Menurut Neville, The Reds jauh lebih baik dalam hal transfer pemain.


&amp;ldquo;Saya hanya tidak berpikir mereka cukup pintar dan cukup bijak serta  cukup gesit di pasar transfer,&amp;rdquo; ujar Neville, seperti dilansir dari  laman Goal International, Kamis (8/10/2020).
&amp;ldquo;Saya membaca bahwa Liverpool telah menerima tawaran untuk Rhian  Brewster sebesar &amp;pound; 24 juta dari Sheffield United. Liverpool tidak hanya  pintar membeli, mereka juga pintar menjual,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;ldquo;Sedangkan Man United sepertinya tidak bisa menyelesaikan  kesepakatan. Bahkan dengan Harry Maguire tahun lalu, itu terus berlanjut  sampai akhir, Sancho tahun ini,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;ldquo;Mereka tampaknya tidak bisa mendapatkan kesepakatan yang melebihi  batas, mereka tidak menyelesaikan sesuatu secara efisien,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
