<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Juventus Dituduh Lakukan Kecurangan terkait Tes Suarez, Paratici Beri Penjelasan</title><description>Juventus dituding melakukan kecurangan untuk membuat Luis Suarez lulus dalam tes bahasa Italia di Universitas Perugia.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/09/30/47/2286297/juventus-dituduh-lakukan-kecurangan-terkait-tes-suarez-paratici-beri-penjelasan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/09/30/47/2286297/juventus-dituduh-lakukan-kecurangan-terkait-tes-suarez-paratici-beri-penjelasan"/><item><title>Juventus Dituduh Lakukan Kecurangan terkait Tes Suarez, Paratici Beri Penjelasan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/09/30/47/2286297/juventus-dituduh-lakukan-kecurangan-terkait-tes-suarez-paratici-beri-penjelasan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/09/30/47/2286297/juventus-dituduh-lakukan-kecurangan-terkait-tes-suarez-paratici-beri-penjelasan</guid><pubDate>Rabu 30 September 2020 17:45 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/30/47/2286297/juventus-dituduh-lakukan-kecurangan-terkait-tes-suarez-paratici-beri-penjelasan-JVNAZ80mKE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Luis Suarez (Foto: Twitter Atletico Madrid)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/30/47/2286297/juventus-dituduh-lakukan-kecurangan-terkait-tes-suarez-paratici-beri-penjelasan-JVNAZ80mKE.jpg</image><title>Luis Suarez (Foto: Twitter Atletico Madrid)</title></images><description>TURIN &amp;ndash; Juventus dituding melakukan kecurangan untuk membuat Luis Suarez lulus dalam tes bahasa Italia di Universitas Perugia. Pada akhirnya, hal ini membuat Juve terancam didegradasi jika memang terbukti bersalah.
Selama dua pekan terakhir, Juve sejatinya tengah disibukkan untuk mencari penyerang baru. Adapun salah satu nama yang masuk ke dalam daftar buruan mereka adalah Luis Suarez karena sudah tidak dipakai lagi di Barcelona.
Kendati demikian, Suarez belum memiliki paspor Uni Eropa. Maka dari itu, Suarez harus menjalani tes bahasa Italia terlebih dahulu jika ingin mendapatkan status kewarganegaraan dari Negeri Pizza.
Baca juga: Cristiano Ronaldo Kapan Pensiun? Ini Jawabannya

Dengan demikian, Juve bisa merekrut Suarez tanpa perlu mengorbankan kuota pemain asing (luar Eropa) mereka. Namun sayangnya, meski sudah menjalani tes, paspor Italia milik Suarez baru keluar akhir Oktober 2020. Padahal, bursa transfer musim panas 2020 sudah ditutup 5 Oktober.
Pada akhirnya, Suarez tak jadi bergabung dengan Juve dan memilih berlabuh ke Atletico Madrid. Sial bagi Juve, penyelidikan tetap dilakukan karena mereka dicurigai telah melakukan kecurangan.
Menanggapi hal ini, Direktur Olahraga Juventus, Fabio Paratici, nyatanya tak merasa khawatir. Karena menurutnya Juve sama sekali tidak melakukan kecurangan ataupun membantu Suarez agar bisa lulus dalam ujian tersebut.Paratici tidak memungkiri bahwa Juve memang sempat meminati Suarez.  Meski begitu, proses pendekatan yang mereka lakukan disebutnya  menggunakan cara yang wajar dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
&amp;ldquo;Kami tidak melakukan kesalahan apa pun. Ada kesempatan bagi Suarez  untuk meninggalkan Barcelona, kami bertindak sepenuhnya sesuai aturan  dan pada siang hari (tidak sembunyi-sembunyi), jadi tidak ada yang perlu  dikhawatirkan,&amp;rdquo; jelas Paratici, mengutip dari Football Italia, Rabu  (30/9/2020).

&quot;Saya bukan hakim atau polisi, jadi saya tidak tahu bagaimana  situasinya, atau memikirkan cara mereka melakukan penyelidikan,&quot; lanjut  pria berkebangsaan Italia tersebut.
Juve sendiri pada akhirnya merekrut Alvaro Morata dari Atletico  Madrid. Penyerang berkebangsaan Spanyol tersebut dipinjam Juve selama  satu musim dengan biaya 10 juta euro atau sekira Rp174 miliar.</description><content:encoded>TURIN &amp;ndash; Juventus dituding melakukan kecurangan untuk membuat Luis Suarez lulus dalam tes bahasa Italia di Universitas Perugia. Pada akhirnya, hal ini membuat Juve terancam didegradasi jika memang terbukti bersalah.
Selama dua pekan terakhir, Juve sejatinya tengah disibukkan untuk mencari penyerang baru. Adapun salah satu nama yang masuk ke dalam daftar buruan mereka adalah Luis Suarez karena sudah tidak dipakai lagi di Barcelona.
Kendati demikian, Suarez belum memiliki paspor Uni Eropa. Maka dari itu, Suarez harus menjalani tes bahasa Italia terlebih dahulu jika ingin mendapatkan status kewarganegaraan dari Negeri Pizza.
Baca juga: Cristiano Ronaldo Kapan Pensiun? Ini Jawabannya

Dengan demikian, Juve bisa merekrut Suarez tanpa perlu mengorbankan kuota pemain asing (luar Eropa) mereka. Namun sayangnya, meski sudah menjalani tes, paspor Italia milik Suarez baru keluar akhir Oktober 2020. Padahal, bursa transfer musim panas 2020 sudah ditutup 5 Oktober.
Pada akhirnya, Suarez tak jadi bergabung dengan Juve dan memilih berlabuh ke Atletico Madrid. Sial bagi Juve, penyelidikan tetap dilakukan karena mereka dicurigai telah melakukan kecurangan.
Menanggapi hal ini, Direktur Olahraga Juventus, Fabio Paratici, nyatanya tak merasa khawatir. Karena menurutnya Juve sama sekali tidak melakukan kecurangan ataupun membantu Suarez agar bisa lulus dalam ujian tersebut.Paratici tidak memungkiri bahwa Juve memang sempat meminati Suarez.  Meski begitu, proses pendekatan yang mereka lakukan disebutnya  menggunakan cara yang wajar dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
&amp;ldquo;Kami tidak melakukan kesalahan apa pun. Ada kesempatan bagi Suarez  untuk meninggalkan Barcelona, kami bertindak sepenuhnya sesuai aturan  dan pada siang hari (tidak sembunyi-sembunyi), jadi tidak ada yang perlu  dikhawatirkan,&amp;rdquo; jelas Paratici, mengutip dari Football Italia, Rabu  (30/9/2020).

&quot;Saya bukan hakim atau polisi, jadi saya tidak tahu bagaimana  situasinya, atau memikirkan cara mereka melakukan penyelidikan,&quot; lanjut  pria berkebangsaan Italia tersebut.
Juve sendiri pada akhirnya merekrut Alvaro Morata dari Atletico  Madrid. Penyerang berkebangsaan Spanyol tersebut dipinjam Juve selama  satu musim dengan biaya 10 juta euro atau sekira Rp174 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
