<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Leicester Bantai Man City, Rodgers: Butuh 13 Tahun untuk Bermain seperti Itu!</title><description>Leicester City menang 5-2 atas Leicester City.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/09/28/45/2284655/leicester-bantai-man-city-rodgers-butuh-13-tahun-untuk-bermain-seperti-itu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/09/28/45/2284655/leicester-bantai-man-city-rodgers-butuh-13-tahun-untuk-bermain-seperti-itu"/><item><title>Leicester Bantai Man City, Rodgers: Butuh 13 Tahun untuk Bermain seperti Itu!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/09/28/45/2284655/leicester-bantai-man-city-rodgers-butuh-13-tahun-untuk-bermain-seperti-itu</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/09/28/45/2284655/leicester-bantai-man-city-rodgers-butuh-13-tahun-untuk-bermain-seperti-itu</guid><pubDate>Senin 28 September 2020 02:19 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/28/45/2284655/leicester-bantai-man-city-rodgers-butuh-13-tahun-untuk-bermain-seperti-itu-eFK6bw3tga.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemain Leicester selebrasi (Foto: Twitter Leicester City)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/28/45/2284655/leicester-bantai-man-city-rodgers-butuh-13-tahun-untuk-bermain-seperti-itu-eFK6bw3tga.jpg</image><title>Pemain Leicester selebrasi (Foto: Twitter Leicester City)</title></images><description>MANCHESTER &amp;ndash; Leicester City menampilkan permainan gemilang saat bertandang ke markas Manchester City dalam lanjutan matchday ketiga Liga Inggris 2020-2021. Hasilnya, Leicester pun menang telak dengan skor 5-2.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Etihad Stadium tersebut, Leicester sebenarnya tertinggal lebih dulu lewat gol Riyad Mahrez. Akan tetapi, kondisi tersebut tak lantas membuat Leicester panik dan tetap bermain dengan tenang.
Diakui oleh Manajer Leicester, Brendan Rodgers, bahwa bukan perkara mudah untuk bisa bangkit dari keadaan tertinggal seperti itu. Apalagi, lawan yang dihadapi adalah Man City yang dihuni oleh para pemain top dunia dan punya pelatih jenius.
Baca juga: Jamie Vardy Hattrick, Leicester Kubur Man City di Etihad Stadium

Kendati demikian, Rodgers telah membentuk timnya dengan sangat baik. Pria berkebangsaan Irlandia Utara itu mengungkapkan bahwa membutuhkan waktu selama 13 tahun baginya untuk bisa menciptakan tim seperti Leicester yang sekarang,
Dengan kata lain, kebangkitan Leicester di pertandingan tersebut bukan sekadar kebetulan atau keberuntungan semata. Rodgers memang telah menerapkan gaya bermain yang sesuai dengan kebutuhan Leicester guna membuat Man City kelimpungan.
&amp;ldquo;Untuk mengalahkan Man City, Anda harus berlari sekuat tenaga. Jadi, Anda harus memiliki mentalitas itu. Disiplin taktisnya bagus dan karena serangan balik Anda harus melepaskan umpan Anda dengan cepat,&amp;rdquo; jelas Rodgers, seperti dilansir dari BBC, Senin (28/9/2020).
&quot;Kami tertinggal lebih dulu, mereka (Man City) melakukan finishing  yang brilian. Namun, kami menunjukkan ketenangan yang baik dan tetap  tenang dan menunjukkan bahwa kami dapat menyebabkan masalah bagi  mereka,&amp;rdquo; lanjutnya.
&quot;Itu adalah penampilan dan hasil yang brilian. Saya membutuhkan waktu  13 tahun untuk bermain seperti itu. Saya sangat banyak menyerang dan  menjadi agresif. Saya selalu berusaha untuk menjadi positif, tetapi saya  perlu memikirkan cara lain untuk mendapatkan hasil dalam pertandingan  ini,&amp;rdquo; pungkas Rodgers.

Bomber Leicester, Jamie Vardy, tampil sebagai bintang dalam  pertandingan tersebut dengan mencatatkan hattrick. Dengan demikian,  Vardy pun memimpin daftar top skor sementara Liga Inggris 2020-2021  dengan lima gol, sama seperti Dominic Calvert-Lewin (Everton).
Sementara itu, Leicester memuncaki klasemen sementara Liga Inggris  2020-2021. Dari tiga kali bertanding, The Foxes sukses meraih sembilan  poin lantaran selalu menang. Leicester juga menjadi tim paling produktif  sejauh ini dengan 12 gol.
</description><content:encoded>MANCHESTER &amp;ndash; Leicester City menampilkan permainan gemilang saat bertandang ke markas Manchester City dalam lanjutan matchday ketiga Liga Inggris 2020-2021. Hasilnya, Leicester pun menang telak dengan skor 5-2.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Etihad Stadium tersebut, Leicester sebenarnya tertinggal lebih dulu lewat gol Riyad Mahrez. Akan tetapi, kondisi tersebut tak lantas membuat Leicester panik dan tetap bermain dengan tenang.
Diakui oleh Manajer Leicester, Brendan Rodgers, bahwa bukan perkara mudah untuk bisa bangkit dari keadaan tertinggal seperti itu. Apalagi, lawan yang dihadapi adalah Man City yang dihuni oleh para pemain top dunia dan punya pelatih jenius.
Baca juga: Jamie Vardy Hattrick, Leicester Kubur Man City di Etihad Stadium

Kendati demikian, Rodgers telah membentuk timnya dengan sangat baik. Pria berkebangsaan Irlandia Utara itu mengungkapkan bahwa membutuhkan waktu selama 13 tahun baginya untuk bisa menciptakan tim seperti Leicester yang sekarang,
Dengan kata lain, kebangkitan Leicester di pertandingan tersebut bukan sekadar kebetulan atau keberuntungan semata. Rodgers memang telah menerapkan gaya bermain yang sesuai dengan kebutuhan Leicester guna membuat Man City kelimpungan.
&amp;ldquo;Untuk mengalahkan Man City, Anda harus berlari sekuat tenaga. Jadi, Anda harus memiliki mentalitas itu. Disiplin taktisnya bagus dan karena serangan balik Anda harus melepaskan umpan Anda dengan cepat,&amp;rdquo; jelas Rodgers, seperti dilansir dari BBC, Senin (28/9/2020).
&quot;Kami tertinggal lebih dulu, mereka (Man City) melakukan finishing  yang brilian. Namun, kami menunjukkan ketenangan yang baik dan tetap  tenang dan menunjukkan bahwa kami dapat menyebabkan masalah bagi  mereka,&amp;rdquo; lanjutnya.
&quot;Itu adalah penampilan dan hasil yang brilian. Saya membutuhkan waktu  13 tahun untuk bermain seperti itu. Saya sangat banyak menyerang dan  menjadi agresif. Saya selalu berusaha untuk menjadi positif, tetapi saya  perlu memikirkan cara lain untuk mendapatkan hasil dalam pertandingan  ini,&amp;rdquo; pungkas Rodgers.

Bomber Leicester, Jamie Vardy, tampil sebagai bintang dalam  pertandingan tersebut dengan mencatatkan hattrick. Dengan demikian,  Vardy pun memimpin daftar top skor sementara Liga Inggris 2020-2021  dengan lima gol, sama seperti Dominic Calvert-Lewin (Everton).
Sementara itu, Leicester memuncaki klasemen sementara Liga Inggris  2020-2021. Dari tiga kali bertanding, The Foxes sukses meraih sembilan  poin lantaran selalu menang. Leicester juga menjadi tim paling produktif  sejauh ini dengan 12 gol.
</content:encoded></item></channel></rss>
