<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menakar Formasi Andalan Andrea Pirlo di Juventus</title><description>Salah satu hal yang akan menjadi sorotan utama di ajang Liga Italia 2020-2021 adalah kiprah Andrea Pirlo sebagai pelatih anyar Juventus.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/09/19/47/2280513/menakar-formasi-andalan-andrea-pirlo-di-juventus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/09/19/47/2280513/menakar-formasi-andalan-andrea-pirlo-di-juventus"/><item><title>Menakar Formasi Andalan Andrea Pirlo di Juventus</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/09/19/47/2280513/menakar-formasi-andalan-andrea-pirlo-di-juventus</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/09/19/47/2280513/menakar-formasi-andalan-andrea-pirlo-di-juventus</guid><pubDate>Sabtu 19 September 2020 17:17 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/19/47/2280513/menakar-formasi-andalan-andrea-pirlo-di-juventus-Aec07xvLBz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Andrea Pirlo (Foto: Twitter Juventus)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/19/47/2280513/menakar-formasi-andalan-andrea-pirlo-di-juventus-Aec07xvLBz.jpg</image><title>Andrea Pirlo (Foto: Twitter Juventus)</title></images><description>TURIN &amp;ndash; Salah satu hal yang akan menjadi sorotan utama di ajang Liga Italia 2020-2021, adalah kiprah Andrea Pirlo sebagai pelatih anyar Juventus. Pasalnya, Pirlo belum memiliki pengalaman sebagai pelatih.
Hal ini pada akhirnya membuat banyak pihak menduga-duga mengenai formasi apa yang akan digunakannya. Namun, berkaca pada tesis yang dibuat oleh Pirlo dan pertandingan Juve di laga uji coba, setidaknya terdapat tiga formasi yang sangat mungkin diterapkan pelatih 41 tahun itu.
Sejauh ini, Pirlo baru memimpin Juve melakoni satu pertandingan. Itu adalah pertandingan uji coba melawan Novara di mana Bianconeri menang telak 5-0. Dalam formasi tersebut, Pirlo menerapkan formasi 3-5-2 sebagaimana yang digunakan Antonio Conte.
Baca juga: Jelang Liga Italia 2020-2021, Ambisi Besar Inter Runtuhkan Dominasi Juventus

Pada pertandingan tersebut, Pirlo menempatkan Cristiano Ronaldo dan Dejan Kulusevski sebagai dua penyerang Juve. Namun, ke depannya Kulusevski bisa digantikan dengan pemain lain karena saat ini Juve sedang mencoba merekrut penyerang baru, yang digadang-gadang adalah Edin Dzeko.
Kendati demikian, yang menjadi masalah jika menggunakan formasi tersebut adalah Pirlo tak bisa memasukkan nama Paulo Dybala, Ronaldo, dan Dzeko secara bersamaan. Sebab, hanya dua slot yang tersedia untuk penyerang.
Dalam sebuah wawancara, Pirlo pernah menerangkan kalau ia sebenarnya menyukai formasi 4-3-3. Formasi 4-3-3 pasalnya memungkinkan tim untuk bermain menyerang dengan bagus. Pirlo juga senang jika timnya memiliki banyak penguasaan bola.&amp;ldquo;Itu tergantung pada para pemain, tapi saya suka 4-3-3 dengan semua  orang menyerang ke depan. Banyak penguasaan bola, saya ingin terus  mengoper bola, bahkan hingga belakang bangku cadangan jika perlu!&amp;rdquo; ujar  Pirlo.
Keinginan Pirlo untuk bermain menyerang juga ia tuliskan dalam  tesisnya. Jika memang pada akhirnya mantan penggawa AC Milan itu  mengadopsi 4-3-3, maka ia bisa memainkan Ronaldo, Dybala, dan Dzeko  secara bersamaan. Dzeko bisa ditempatkan sebagai ujung tombak, Dybala di  posisi winger kanan, sedangkan winger kiri ditempati Ronaldo.

Formasi lainnya yang mungkin akan digunakan Pirlo adalah 4-2-3-1.  Dalam skema ini, Ronaldo, Dybala, dan Dzeko juga bisa bermain secara  bersamaan. Bahkan, formasi ini memungkinkan Dybala menampilkan permainan  terbaiknya.
Dybala pasalnya akan menjadi trequartista yang berdiri tepat di  belakang striker. Sementara itu, Ronaldo mengisi pos winger kiri dan  Dzeko adalah ujung tombak serangan. Adapun posisi winger kanan dapat  ditempati oleh Kulusevski.</description><content:encoded>TURIN &amp;ndash; Salah satu hal yang akan menjadi sorotan utama di ajang Liga Italia 2020-2021, adalah kiprah Andrea Pirlo sebagai pelatih anyar Juventus. Pasalnya, Pirlo belum memiliki pengalaman sebagai pelatih.
Hal ini pada akhirnya membuat banyak pihak menduga-duga mengenai formasi apa yang akan digunakannya. Namun, berkaca pada tesis yang dibuat oleh Pirlo dan pertandingan Juve di laga uji coba, setidaknya terdapat tiga formasi yang sangat mungkin diterapkan pelatih 41 tahun itu.
Sejauh ini, Pirlo baru memimpin Juve melakoni satu pertandingan. Itu adalah pertandingan uji coba melawan Novara di mana Bianconeri menang telak 5-0. Dalam formasi tersebut, Pirlo menerapkan formasi 3-5-2 sebagaimana yang digunakan Antonio Conte.
Baca juga: Jelang Liga Italia 2020-2021, Ambisi Besar Inter Runtuhkan Dominasi Juventus

Pada pertandingan tersebut, Pirlo menempatkan Cristiano Ronaldo dan Dejan Kulusevski sebagai dua penyerang Juve. Namun, ke depannya Kulusevski bisa digantikan dengan pemain lain karena saat ini Juve sedang mencoba merekrut penyerang baru, yang digadang-gadang adalah Edin Dzeko.
Kendati demikian, yang menjadi masalah jika menggunakan formasi tersebut adalah Pirlo tak bisa memasukkan nama Paulo Dybala, Ronaldo, dan Dzeko secara bersamaan. Sebab, hanya dua slot yang tersedia untuk penyerang.
Dalam sebuah wawancara, Pirlo pernah menerangkan kalau ia sebenarnya menyukai formasi 4-3-3. Formasi 4-3-3 pasalnya memungkinkan tim untuk bermain menyerang dengan bagus. Pirlo juga senang jika timnya memiliki banyak penguasaan bola.&amp;ldquo;Itu tergantung pada para pemain, tapi saya suka 4-3-3 dengan semua  orang menyerang ke depan. Banyak penguasaan bola, saya ingin terus  mengoper bola, bahkan hingga belakang bangku cadangan jika perlu!&amp;rdquo; ujar  Pirlo.
Keinginan Pirlo untuk bermain menyerang juga ia tuliskan dalam  tesisnya. Jika memang pada akhirnya mantan penggawa AC Milan itu  mengadopsi 4-3-3, maka ia bisa memainkan Ronaldo, Dybala, dan Dzeko  secara bersamaan. Dzeko bisa ditempatkan sebagai ujung tombak, Dybala di  posisi winger kanan, sedangkan winger kiri ditempati Ronaldo.

Formasi lainnya yang mungkin akan digunakan Pirlo adalah 4-2-3-1.  Dalam skema ini, Ronaldo, Dybala, dan Dzeko juga bisa bermain secara  bersamaan. Bahkan, formasi ini memungkinkan Dybala menampilkan permainan  terbaiknya.
Dybala pasalnya akan menjadi trequartista yang berdiri tepat di  belakang striker. Sementara itu, Ronaldo mengisi pos winger kiri dan  Dzeko adalah ujung tombak serangan. Adapun posisi winger kanan dapat  ditempati oleh Kulusevski.</content:encoded></item></channel></rss>
