<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Klopp Balas Pernyataan Pelatih Leeds yang Remehkan Anfield</title><description>Liverpool akan memulai petualangan mereka di ajang Liga Inggris 2020-2021 dengan menjamu tim promosi, Leeds United.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/09/12/45/2276622/klopp-balas-pernyataan-pelatih-leeds-yang-remehkan-anfield</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/09/12/45/2276622/klopp-balas-pernyataan-pelatih-leeds-yang-remehkan-anfield"/><item><title>Klopp Balas Pernyataan Pelatih Leeds yang Remehkan Anfield</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/09/12/45/2276622/klopp-balas-pernyataan-pelatih-leeds-yang-remehkan-anfield</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/09/12/45/2276622/klopp-balas-pernyataan-pelatih-leeds-yang-remehkan-anfield</guid><pubDate>Sabtu 12 September 2020 10:19 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/12/45/2276622/klopp-balas-pernyataan-pelatih-leeds-yang-remehkan-anfield-qkP2n9FQW8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Manajer Liverpool, Jurgen Klopp (Foto: Twitter Liverpool)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/12/45/2276622/klopp-balas-pernyataan-pelatih-leeds-yang-remehkan-anfield-qkP2n9FQW8.jpg</image><title>Manajer Liverpool, Jurgen Klopp (Foto: Twitter Liverpool)</title></images><description>LIVERPOOL &amp;ndash; Liverpool akan memulai petualangan mereka di ajang Liga Inggris 2020-2021 dengan menjamu tim promosi, Leeds United, pada matchday pertama. Pertandingan tersebut akan dilangsungkan pada Sabtu (12/9/2020) malam WIB.
Jelang pertandingan tersebut, perang urat saraf pun terjadi antara pelatih Leeds, Marcelo Bielsa, dengan juru taktik The Reds, Jurgen Klopp. Bielsa memulai peperangan ini lebih dulu dengan kata-katanya yang meremehkan kandang Liverpool, Anfield, dan itu membuat Klopp tidak nyaman.
Anfield sejatinya memiliki citra yang hebat dalam sejarah sepakbola. Sebab, keajaiban cukup sering terjadi, di mana Liverpool mampu meraih kemenangan dalam situasi sulit, kala mereka berlaga di Anfield dengan disaksikan oleh puluhan ribu suporter mereka.
Baca juga: Tak Lagi Berhubungan dengan Ferguson usai Liverpool Juara, Klopp Akhirnya Minta Maaf

Bielsa tentunya paham betul dengan energi besar yang diberikan publik Anfield kepada Liverpool. Akan tetapi, ia menilai hal itu tak bakal terjadi malam nanti. Sebab, meski Liverpool main di kandang, namun Anfield akan kosong tanpa penonton lantaran pertandingan digelar secara tertutup.
Menurut Bielsa, Anfield bukanlah Anfield jika tanpa kehadiran suporter. Maka dari itu, ia percaya Leeds memiliki kesempatan untuk mencuri poin karena Liverpool tidak akan tampl sehebat sebagaimana ketika Anfield dipadati penonton.
Hal inilah yang membuat Klopp merasa tidak nyaman. Pelatih berkebangsaan Jerman itu menegaskan, meski Anfield tidak dihadiri penonton, namun stadion bersejarah tersebut tetaplah kandang Liverpool dan The Reds akan tampil trengginas.&amp;ldquo;Saya tahu Marcelo mengatakan Anfield bukanlah Anfield jika tanpa  pendukung dan dia benar, dalam satu hal. Tapi ini masih Anfield. Ini  adalah rumah kami dan kami adalah Liverpool,&amp;rdquo; tegas Klopp, seperti  dikutip dari Daily Star, Sabtu (12/9/2020).
&amp;ldquo;Itu seharusnya tidak terdengar seperti ancaman, tetapi mereka tidak  terlalu sering bertarung melawan kami sebelumnya dan itu juga akan  terasa berbeda bagi mereka,&amp;rdquo; lanjut Klopp.

Musim lalu Liverpool berhasil menjuarai Liga Inggris dengan sangat  luar biasa. Bagaimana tidak, pasalnya di akhir musim The Reds mampu  unggul 18 poin dari Manchester City yang menempati posisi kedua.
Kedndati demikian, di bursa transfer musim panas 2020, Liverpool tak  banyak melakukan belanja pemain. Hal ini tentu menjadi tantangan  tersendiri bagi The Reds untuk mempertahankan keperkasaan mereka.</description><content:encoded>LIVERPOOL &amp;ndash; Liverpool akan memulai petualangan mereka di ajang Liga Inggris 2020-2021 dengan menjamu tim promosi, Leeds United, pada matchday pertama. Pertandingan tersebut akan dilangsungkan pada Sabtu (12/9/2020) malam WIB.
Jelang pertandingan tersebut, perang urat saraf pun terjadi antara pelatih Leeds, Marcelo Bielsa, dengan juru taktik The Reds, Jurgen Klopp. Bielsa memulai peperangan ini lebih dulu dengan kata-katanya yang meremehkan kandang Liverpool, Anfield, dan itu membuat Klopp tidak nyaman.
Anfield sejatinya memiliki citra yang hebat dalam sejarah sepakbola. Sebab, keajaiban cukup sering terjadi, di mana Liverpool mampu meraih kemenangan dalam situasi sulit, kala mereka berlaga di Anfield dengan disaksikan oleh puluhan ribu suporter mereka.
Baca juga: Tak Lagi Berhubungan dengan Ferguson usai Liverpool Juara, Klopp Akhirnya Minta Maaf

Bielsa tentunya paham betul dengan energi besar yang diberikan publik Anfield kepada Liverpool. Akan tetapi, ia menilai hal itu tak bakal terjadi malam nanti. Sebab, meski Liverpool main di kandang, namun Anfield akan kosong tanpa penonton lantaran pertandingan digelar secara tertutup.
Menurut Bielsa, Anfield bukanlah Anfield jika tanpa kehadiran suporter. Maka dari itu, ia percaya Leeds memiliki kesempatan untuk mencuri poin karena Liverpool tidak akan tampl sehebat sebagaimana ketika Anfield dipadati penonton.
Hal inilah yang membuat Klopp merasa tidak nyaman. Pelatih berkebangsaan Jerman itu menegaskan, meski Anfield tidak dihadiri penonton, namun stadion bersejarah tersebut tetaplah kandang Liverpool dan The Reds akan tampil trengginas.&amp;ldquo;Saya tahu Marcelo mengatakan Anfield bukanlah Anfield jika tanpa  pendukung dan dia benar, dalam satu hal. Tapi ini masih Anfield. Ini  adalah rumah kami dan kami adalah Liverpool,&amp;rdquo; tegas Klopp, seperti  dikutip dari Daily Star, Sabtu (12/9/2020).
&amp;ldquo;Itu seharusnya tidak terdengar seperti ancaman, tetapi mereka tidak  terlalu sering bertarung melawan kami sebelumnya dan itu juga akan  terasa berbeda bagi mereka,&amp;rdquo; lanjut Klopp.

Musim lalu Liverpool berhasil menjuarai Liga Inggris dengan sangat  luar biasa. Bagaimana tidak, pasalnya di akhir musim The Reds mampu  unggul 18 poin dari Manchester City yang menempati posisi kedua.
Kedndati demikian, di bursa transfer musim panas 2020, Liverpool tak  banyak melakukan belanja pemain. Hal ini tentu menjadi tantangan  tersendiri bagi The Reds untuk mempertahankan keperkasaan mereka.</content:encoded></item></channel></rss>
