<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Drinkwater Siap Perbaiki Penampilannya di Chelsea Musim Depan</title><description>Drinkwater sempat alami masa sulit setelah tak mendapat tempat di skuad Chelsea.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/09/11/45/2276186/drinkwater-siap-perbaiki-penampilannya-di-chelsea-musim-depan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/09/11/45/2276186/drinkwater-siap-perbaiki-penampilannya-di-chelsea-musim-depan"/><item><title>Drinkwater Siap Perbaiki Penampilannya di Chelsea Musim Depan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/09/11/45/2276186/drinkwater-siap-perbaiki-penampilannya-di-chelsea-musim-depan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/09/11/45/2276186/drinkwater-siap-perbaiki-penampilannya-di-chelsea-musim-depan</guid><pubDate>Jum'at 11 September 2020 14:30 WIB</pubDate><dc:creator>Admiraldy Eka Saputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/11/45/2276186/drinkwater-siap-perbaiki-penampilannya-di-chelsea-musim-depan-Q3sxHylMD3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Danny Drinkwater kembali ke Chelsea setelah selesaikan masa peminjaman bersama Aston Villa (Foto: ChelseaFC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/11/45/2276186/drinkwater-siap-perbaiki-penampilannya-di-chelsea-musim-depan-Q3sxHylMD3.jpg</image><title>Danny Drinkwater kembali ke Chelsea setelah selesaikan masa peminjaman bersama Aston Villa (Foto: ChelseaFC)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Danny Drinkwater mengalami masa-masa sulit setelah memutuskan untuk hengkang dari Leicester City menuju Chelsea pada 2017 kemarin. Gelandang 30 tahun itu dipinjamkan ke beberapa klub setelah sulit mendapatkan tempat di tim utama dalam dua musim pertamanya bersama The Blues.
Setelah dipinjamkan ke Burnley ada 2019 kemarin, Drinkwater kembali dipinjamkan klub asal London ke Aston Villa sepanjang 2019-2020 kemarin. Situasi tersebut rupanya membuat sang pemain mulai merasa frustrasi hingga terlibat beberapa masalah.

Pemain jebolan akademi Manchester United itu kerap terlibat masalah terutama pada kehidupannya di luar lapangan hijau. Mulai dari sanksi akibat mengendarai mobil dalam kondisi mabuk hingga masalah lainnya sempat dialami Drinkwater kala itu.
Baca juga: 5 Pemain Debutan di Liga Inggris 2020-2021, Siapa yang Paling Bersinar?
Saat ini, Drinkwater telah menyelsaikan masa peminajamannya dan akan kembali ke skuad Chelsea pada musim bari 2020-2021 nanti. Sang pemain mengaku bakal berusaha sebaik mungkin untuk memperbaiki semuanya jika mendapat tempat di skuad Chelsea musim depan.
&quot;Saya sering berkaca pada diri sendiri. Saya mengatakan bahwa saya perlu membersihkan diri saya secara menyeluruh,&quot; ujar Drinkwater, seperti di lansir dari laman Telegraph, Jumat (11/9/2020).
&quot;Saya mendapat peringatan setelah mengemudi dalam keadaan mabuk,  peringatan lain setelah pertengkaran di klub malam dan kemudian  peringatan lain setelah insiden di Villa. Kemudian rasanya seperti, ini  harus berhenti,&quot; sambungnya.
&quot;Saya tak akan menyalahkan Chelsea atas kasus mengemudi sambil mabuk.  Tentu saja, mental saya kala itu sedang tidak dalam kondisi terbaik,  tetapi itu memang konyol dan seharusnya tak terjadi,&quot; tukasnya.

Pada kesempatan yang sama, eks penggawa Leicester itu juga  mengungkapkan sederet masalah pribadi yang pernah menimpanya. Terungkap  kalau Drinkwater rupanya cukup sering terlibat masalah di luar  lapangan..
&quot;Semua masalah yang datang dalam waktu singkat serta karier saya yang  tak berjalan sesuai rencana, itu semua terlalu menyakitkan buat saya.  Saya sangat terpukul,&quot; keluhnya.
</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Danny Drinkwater mengalami masa-masa sulit setelah memutuskan untuk hengkang dari Leicester City menuju Chelsea pada 2017 kemarin. Gelandang 30 tahun itu dipinjamkan ke beberapa klub setelah sulit mendapatkan tempat di tim utama dalam dua musim pertamanya bersama The Blues.
Setelah dipinjamkan ke Burnley ada 2019 kemarin, Drinkwater kembali dipinjamkan klub asal London ke Aston Villa sepanjang 2019-2020 kemarin. Situasi tersebut rupanya membuat sang pemain mulai merasa frustrasi hingga terlibat beberapa masalah.

Pemain jebolan akademi Manchester United itu kerap terlibat masalah terutama pada kehidupannya di luar lapangan hijau. Mulai dari sanksi akibat mengendarai mobil dalam kondisi mabuk hingga masalah lainnya sempat dialami Drinkwater kala itu.
Baca juga: 5 Pemain Debutan di Liga Inggris 2020-2021, Siapa yang Paling Bersinar?
Saat ini, Drinkwater telah menyelsaikan masa peminajamannya dan akan kembali ke skuad Chelsea pada musim bari 2020-2021 nanti. Sang pemain mengaku bakal berusaha sebaik mungkin untuk memperbaiki semuanya jika mendapat tempat di skuad Chelsea musim depan.
&quot;Saya sering berkaca pada diri sendiri. Saya mengatakan bahwa saya perlu membersihkan diri saya secara menyeluruh,&quot; ujar Drinkwater, seperti di lansir dari laman Telegraph, Jumat (11/9/2020).
&quot;Saya mendapat peringatan setelah mengemudi dalam keadaan mabuk,  peringatan lain setelah pertengkaran di klub malam dan kemudian  peringatan lain setelah insiden di Villa. Kemudian rasanya seperti, ini  harus berhenti,&quot; sambungnya.
&quot;Saya tak akan menyalahkan Chelsea atas kasus mengemudi sambil mabuk.  Tentu saja, mental saya kala itu sedang tidak dalam kondisi terbaik,  tetapi itu memang konyol dan seharusnya tak terjadi,&quot; tukasnya.

Pada kesempatan yang sama, eks penggawa Leicester itu juga  mengungkapkan sederet masalah pribadi yang pernah menimpanya. Terungkap  kalau Drinkwater rupanya cukup sering terlibat masalah di luar  lapangan..
&quot;Semua masalah yang datang dalam waktu singkat serta karier saya yang  tak berjalan sesuai rencana, itu semua terlalu menyakitkan buat saya.  Saya sangat terpukul,&quot; keluhnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
