<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>James Rodriguez Dikritik karena Tinggalkan Madrid demi Gabung Everton</title><description>James Rodriguez kini telah resmi menjadi pemain Everton.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/09/10/51/2275358/james-rodriguez-dikritik-karena-tinggalkan-madrid-demi-gabung-everton</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/09/10/51/2275358/james-rodriguez-dikritik-karena-tinggalkan-madrid-demi-gabung-everton"/><item><title>James Rodriguez Dikritik karena Tinggalkan Madrid demi Gabung Everton</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/09/10/51/2275358/james-rodriguez-dikritik-karena-tinggalkan-madrid-demi-gabung-everton</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/09/10/51/2275358/james-rodriguez-dikritik-karena-tinggalkan-madrid-demi-gabung-everton</guid><pubDate>Kamis 10 September 2020 08:10 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/10/51/2275358/james-rodriguez-dikritik-karena-tinggalkan-madrid-demi-gabung-everton-auqjFfP7sN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">James Rodriguez (Foto: Twitter Everton)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/10/51/2275358/james-rodriguez-dikritik-karena-tinggalkan-madrid-demi-gabung-everton-auqjFfP7sN.jpg</image><title>James Rodriguez (Foto: Twitter Everton)</title></images><description>MADRID &amp;ndash; James Rodriguez kini telah resmi menjadi pemain Everton. Gelandang berpaspor Kolombia itu dikabarkan ditebus dari Real Madrid dengan mahar sebesar 20 juta pounds atau sekira Rp389 miliar.
Sejumlah pihak menilai keputusan James untuk bergabung dengan Everton tersebut adalah hal yang tepat. Sebab, di Madrid, James hanya menjadi penghangat bangku cadangan lantaran dirinya jarang dimainkan oleh sang pelatih Zinedine Zidane.
Kendati demikian, ada pula yang justru mengkritik James atas keputusannya memilih Everton tersebut. Salah satunya datang dari mantan pemain Madrid, Jorge Valdano. Ia menilai bahwa James sebenarnya hanya melarikan diri.
Baca juga: Bek Real Madrid Sergio Reguilon Sambut Tawaran Man United

Valdano sebenarnya memiliki ekspektasi yang cukup tinggi terhadap James. Ia menilai, James sebenarnya adalah pemain yang memiliki potensi besar. Maka dari itu, ia percaya James bisa bersinar setelah kembali dari masa peminjamannya di Bayern Munich pada musim panas 2019.
Meski di musim 2019-2020 James jarang dimainkan oleh Zidane, namun Valdano percaya bahwa gelandang 29 tahun itu bisa mendapat tempat pada kampanye 2020-2021. Akan tetapi, James justru memilih hengkang di musim panas ini dan itu membuat Valdano kecewa.
Menurut Valdano, yang membuat James memilih berlabuh di Everton adalah karena kehadiran sosok Carlo Ancelotti. Sebab, James sebelum ini pernah menjalin kerja sama dengan Ancelotti di Madrid dan Bayern.Hal itulah yang membuat Valdano tidak suka. Karena menurutnya, James  hanya ingin mendapat jaminan bermain, maka dari itu ia bergabung dengan  Ancelotti sebagai sosok yang sudah sangat mengenalnya dan dekat  dengannya.
&amp;ldquo;Bagi saya itu mengecewakan, saya mengharapkan lebih banyak dari  James di siklus pertama, dan saya berharap lebih banyak di siklus kedua  ini. Pada akhirnya, seringkali, pemain membutuhkan pelatih yang membuat  mereka nyaman, dan baginya pelatih itu adalah Ancelotti,&amp;rdquo; ujar Valdano,  menyadur dari Sportwiness, Kamis (10/9/2020).
&amp;ldquo;Itu memberi saya perasaan bahwa dia tidak akan ke Everton, dia akan  pergi ke Ancelotti Football Club. Dia pemain dengan talenta superior,  tapi itu harus diekspresikan di lapangan, dan itu harus dilakukan secara  kontinuitas,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;ldquo;Sepakbola hari ini memiliki permintaan yang sangat tinggi dan dia  pergi ke liga yang sangat kompetitif, jika kita berbicara tentang  kontinuitas dalam upaya dan konsentrasi,&amp;rdquo; imbuh Valdano.</description><content:encoded>MADRID &amp;ndash; James Rodriguez kini telah resmi menjadi pemain Everton. Gelandang berpaspor Kolombia itu dikabarkan ditebus dari Real Madrid dengan mahar sebesar 20 juta pounds atau sekira Rp389 miliar.
Sejumlah pihak menilai keputusan James untuk bergabung dengan Everton tersebut adalah hal yang tepat. Sebab, di Madrid, James hanya menjadi penghangat bangku cadangan lantaran dirinya jarang dimainkan oleh sang pelatih Zinedine Zidane.
Kendati demikian, ada pula yang justru mengkritik James atas keputusannya memilih Everton tersebut. Salah satunya datang dari mantan pemain Madrid, Jorge Valdano. Ia menilai bahwa James sebenarnya hanya melarikan diri.
Baca juga: Bek Real Madrid Sergio Reguilon Sambut Tawaran Man United

Valdano sebenarnya memiliki ekspektasi yang cukup tinggi terhadap James. Ia menilai, James sebenarnya adalah pemain yang memiliki potensi besar. Maka dari itu, ia percaya James bisa bersinar setelah kembali dari masa peminjamannya di Bayern Munich pada musim panas 2019.
Meski di musim 2019-2020 James jarang dimainkan oleh Zidane, namun Valdano percaya bahwa gelandang 29 tahun itu bisa mendapat tempat pada kampanye 2020-2021. Akan tetapi, James justru memilih hengkang di musim panas ini dan itu membuat Valdano kecewa.
Menurut Valdano, yang membuat James memilih berlabuh di Everton adalah karena kehadiran sosok Carlo Ancelotti. Sebab, James sebelum ini pernah menjalin kerja sama dengan Ancelotti di Madrid dan Bayern.Hal itulah yang membuat Valdano tidak suka. Karena menurutnya, James  hanya ingin mendapat jaminan bermain, maka dari itu ia bergabung dengan  Ancelotti sebagai sosok yang sudah sangat mengenalnya dan dekat  dengannya.
&amp;ldquo;Bagi saya itu mengecewakan, saya mengharapkan lebih banyak dari  James di siklus pertama, dan saya berharap lebih banyak di siklus kedua  ini. Pada akhirnya, seringkali, pemain membutuhkan pelatih yang membuat  mereka nyaman, dan baginya pelatih itu adalah Ancelotti,&amp;rdquo; ujar Valdano,  menyadur dari Sportwiness, Kamis (10/9/2020).
&amp;ldquo;Itu memberi saya perasaan bahwa dia tidak akan ke Everton, dia akan  pergi ke Ancelotti Football Club. Dia pemain dengan talenta superior,  tapi itu harus diekspresikan di lapangan, dan itu harus dilakukan secara  kontinuitas,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;ldquo;Sepakbola hari ini memiliki permintaan yang sangat tinggi dan dia  pergi ke liga yang sangat kompetitif, jika kita berbicara tentang  kontinuitas dalam upaya dan konsentrasi,&amp;rdquo; imbuh Valdano.</content:encoded></item></channel></rss>
