<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Timnas Indonesia U-19 Tumbang 1-7 dari Kroasia</title><description>Timnas Indonesia U-19 kalah dengan skor 1-7 dari Kroasia dalam pertandingan kedua HNS Cup.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/09/08/51/2274717/timnas-indonesia-u-19-tumbang-1-7-dari-kroasia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/09/08/51/2274717/timnas-indonesia-u-19-tumbang-1-7-dari-kroasia"/><item><title>Timnas Indonesia U-19 Tumbang 1-7 dari Kroasia</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/09/08/51/2274717/timnas-indonesia-u-19-tumbang-1-7-dari-kroasia</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/09/08/51/2274717/timnas-indonesia-u-19-tumbang-1-7-dari-kroasia</guid><pubDate>Selasa 08 September 2020 22:56 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/08/51/2274717/timnas-indonesia-u-19-tumbang-1-7-dari-kroasia-SiCvRawhQ9.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Pemain Timnas Indonesia U-19 (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/08/51/2274717/timnas-indonesia-u-19-tumbang-1-7-dari-kroasia-SiCvRawhQ9.JPG</image><title>Pemain Timnas Indonesia U-19 (Foto: PSSI)</title></images><description>CAKOVEC &amp;ndash; Timnas Indonesia U-19 kalah dengan skor 1-7 dari Kroasia dalam pertandingan kedua HNS Cup. Di babak pertama, Indonesia sebenarnya bermain cukup bagus dan mampu mengkreasikan sejumlah peluang. Sayangnya, di babak kedua Kroasia mendominasi permainan.
Jalannya Pertandingan:
 
Babak Pertama:
Laga dimulai dengan serangan yang langsung dilancarkan oleh para pemain Kroasia. Belum genap tiga menit laga berjalan, Kroasia sudah langsung menebar ancaman lewat skema sepak pojok. Untungnya, bola sepakan pemain Kroasia masih melambung di atas mistar gawang Indonesia.
Pada menit kedelapan, giliran Indonesia yang mengancam gawang Kroasia. Umpan lambung yang dikirimkan dari sisi kanan kotak penalti lekas disambut dengan sundulan oleh Saddam Emiruddin Gaffar. Namun, bola masih bisa ditepis dan menghasilkan sepak pojok.
Berselang tiga menit kemudian, Garuda Nusantara hampir saja membuka keran gol. Kerja sama bagus, umpan satu-dua, diperagakan oleh Pratama Arhan dan Irfan Jauhari. Arhan yang memasuki kotak penalti Kroasia langsung melepaskan tembakan ke arah gawang.
Hanya saja, bola sepakan Arhan bisa ditepis oleh kiper Kroasia. Akan tetapi, bola rebound langsung disambar Irfan Jauhari. Sayangnya, bola sepakan Irfan sedikit terlalu tinggi sehingga membentur mistar gawang Kroasia.

Meski gagal mencetak gol, namun Indonesia tampil lebih menekan setelahnya. Beberapa kali tim besutan Shin Tae-yong itu mengkreasikan peluang, yang merepotkan lini pertahanan Kroasia.
Alih-alih berusaha mencari keunggulan, Garuda Nusantara justru kecolongan di menit ke-25. Filip Zrilic mencetak gol untuk Kroasia lewat sundulannya dari tengah kotak penalti Indonesia. Bola sebenarnya tak melaju kencang, namun Muhammad Adi Satryo kurang siap untuk membendungnya.
Di menit ke-31 Kroasia menggandakan keunggulannya menjadi 2-0. Kali ini Marin melepaskan umpan silang ke dalam kotak penalti Indonesia, di mana bola diterima dengan baik oleh Arijan Brkovic. Setelah mencari celah, Brkovic pun melayangkan tembakan kaki kiri dan menjebol gawang Indonesia.
Jelang berakhirnya babak pertama, Kroasia menambah satu gol lagi. Memanfaatkan postur tubuhnya yang tinggi, Marco Boras dengan mudah menceploskan bola ke dalam gawang Indonesia lewat sundulannya. Skor 3-0 untuk keunggulan Kroasia menjadi hasil di babak pertama.Babak Kedua:
Memasuki babak kedua, Kroasia masih menampilkan permainan menyerang.  Baru dua menit laga berjalan, Kroasia sudah mencetak gol. Kali ini  giliran Antonio Marin yang mencatatkan namanya di papan skor. Setelah  menerima umpan silang dari rekan setimnya, Marin yang ada di kotak  penalti langsung mengontrol bola dan melesakkan tembakan. Skor 4-0 untuk  keunggulan Kroasia.
Kroasia benar-benar mendominasi permainan di babak kedua. Sebab,  mereka mengurung pertahanan Indonesia dan tak membiarkan Garida  Nusantara mengembangkan permainan. Akhirnya, Timnas Indonesia pun  mencoba peruntungan lewat sepakan jarak jauh.
Papan skor berubah menjadi 5-0 untuk Kroasia pada menit ke-66. Filip  Zrilic berhasil menerima umpan terobosan dari rekan setimnya dan menuju  kotak penalti Indonesia. Meski bola sempat dijauhkan oleh Adi Satryo,  namun Bruno Zdunic yang ada didekat Zrilic langsung menyambarnya dan  menjadi gol.
Indonesia baru bisa mencetak gol di menit ke-72. Adalah Bagas Kaffa  yang membuat Indonesia pecah telur lewat sepakan first time-nya  menggunakan kaki kanan setelah mendapat umpan silang. Skor kini berubah  menjadi 5-1.
Sayangnya, semenit berselang Kroasia langsung membuat gol balasan.  Lewat skema serangan balik, Marin yang tak terkawal dengan mudah  merangsek ke lini pertahanan Indonesia dan melesakkan tembakan. Adi  Satryo tak berdaya untuk menghentikan laju bola. Kroasia memimpin 6-1.
Di pengujung pertandingan, Kroasia mendapat hadiah penalti setelah M.  Supriadi melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Ivan Brnic yang maju  sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan membawa Kroasia  menang dengan skor 7-1.
Susunan Pemain:
 
Timnas Indonesia U-19: Muhammad Adi Satryo; Bayu M. Fiqri, Komang Tri  Arta, Rizky Ridho, Pratama Arhan; Sandi Arta, David Maulana, Komang  Teguh, Witan Sulaeman; Saddam Emiruddin Gaffar, Irfan Jauhari.
Cadangan: Yofandani Pranata, Erlangga Saputra, M. Yudha Febrian,  Bagas Kaffa, M. Supriadi, Brylian Aldama, Khairul Zakiri, M Bahril  Faresa, Beckham Putera, Braif Fatari
Pelatih: Shin Tae-yong</description><content:encoded>CAKOVEC &amp;ndash; Timnas Indonesia U-19 kalah dengan skor 1-7 dari Kroasia dalam pertandingan kedua HNS Cup. Di babak pertama, Indonesia sebenarnya bermain cukup bagus dan mampu mengkreasikan sejumlah peluang. Sayangnya, di babak kedua Kroasia mendominasi permainan.
Jalannya Pertandingan:
 
Babak Pertama:
Laga dimulai dengan serangan yang langsung dilancarkan oleh para pemain Kroasia. Belum genap tiga menit laga berjalan, Kroasia sudah langsung menebar ancaman lewat skema sepak pojok. Untungnya, bola sepakan pemain Kroasia masih melambung di atas mistar gawang Indonesia.
Pada menit kedelapan, giliran Indonesia yang mengancam gawang Kroasia. Umpan lambung yang dikirimkan dari sisi kanan kotak penalti lekas disambut dengan sundulan oleh Saddam Emiruddin Gaffar. Namun, bola masih bisa ditepis dan menghasilkan sepak pojok.
Berselang tiga menit kemudian, Garuda Nusantara hampir saja membuka keran gol. Kerja sama bagus, umpan satu-dua, diperagakan oleh Pratama Arhan dan Irfan Jauhari. Arhan yang memasuki kotak penalti Kroasia langsung melepaskan tembakan ke arah gawang.
Hanya saja, bola sepakan Arhan bisa ditepis oleh kiper Kroasia. Akan tetapi, bola rebound langsung disambar Irfan Jauhari. Sayangnya, bola sepakan Irfan sedikit terlalu tinggi sehingga membentur mistar gawang Kroasia.

Meski gagal mencetak gol, namun Indonesia tampil lebih menekan setelahnya. Beberapa kali tim besutan Shin Tae-yong itu mengkreasikan peluang, yang merepotkan lini pertahanan Kroasia.
Alih-alih berusaha mencari keunggulan, Garuda Nusantara justru kecolongan di menit ke-25. Filip Zrilic mencetak gol untuk Kroasia lewat sundulannya dari tengah kotak penalti Indonesia. Bola sebenarnya tak melaju kencang, namun Muhammad Adi Satryo kurang siap untuk membendungnya.
Di menit ke-31 Kroasia menggandakan keunggulannya menjadi 2-0. Kali ini Marin melepaskan umpan silang ke dalam kotak penalti Indonesia, di mana bola diterima dengan baik oleh Arijan Brkovic. Setelah mencari celah, Brkovic pun melayangkan tembakan kaki kiri dan menjebol gawang Indonesia.
Jelang berakhirnya babak pertama, Kroasia menambah satu gol lagi. Memanfaatkan postur tubuhnya yang tinggi, Marco Boras dengan mudah menceploskan bola ke dalam gawang Indonesia lewat sundulannya. Skor 3-0 untuk keunggulan Kroasia menjadi hasil di babak pertama.Babak Kedua:
Memasuki babak kedua, Kroasia masih menampilkan permainan menyerang.  Baru dua menit laga berjalan, Kroasia sudah mencetak gol. Kali ini  giliran Antonio Marin yang mencatatkan namanya di papan skor. Setelah  menerima umpan silang dari rekan setimnya, Marin yang ada di kotak  penalti langsung mengontrol bola dan melesakkan tembakan. Skor 4-0 untuk  keunggulan Kroasia.
Kroasia benar-benar mendominasi permainan di babak kedua. Sebab,  mereka mengurung pertahanan Indonesia dan tak membiarkan Garida  Nusantara mengembangkan permainan. Akhirnya, Timnas Indonesia pun  mencoba peruntungan lewat sepakan jarak jauh.
Papan skor berubah menjadi 5-0 untuk Kroasia pada menit ke-66. Filip  Zrilic berhasil menerima umpan terobosan dari rekan setimnya dan menuju  kotak penalti Indonesia. Meski bola sempat dijauhkan oleh Adi Satryo,  namun Bruno Zdunic yang ada didekat Zrilic langsung menyambarnya dan  menjadi gol.
Indonesia baru bisa mencetak gol di menit ke-72. Adalah Bagas Kaffa  yang membuat Indonesia pecah telur lewat sepakan first time-nya  menggunakan kaki kanan setelah mendapat umpan silang. Skor kini berubah  menjadi 5-1.
Sayangnya, semenit berselang Kroasia langsung membuat gol balasan.  Lewat skema serangan balik, Marin yang tak terkawal dengan mudah  merangsek ke lini pertahanan Indonesia dan melesakkan tembakan. Adi  Satryo tak berdaya untuk menghentikan laju bola. Kroasia memimpin 6-1.
Di pengujung pertandingan, Kroasia mendapat hadiah penalti setelah M.  Supriadi melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Ivan Brnic yang maju  sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan membawa Kroasia  menang dengan skor 7-1.
Susunan Pemain:
 
Timnas Indonesia U-19: Muhammad Adi Satryo; Bayu M. Fiqri, Komang Tri  Arta, Rizky Ridho, Pratama Arhan; Sandi Arta, David Maulana, Komang  Teguh, Witan Sulaeman; Saddam Emiruddin Gaffar, Irfan Jauhari.
Cadangan: Yofandani Pranata, Erlangga Saputra, M. Yudha Febrian,  Bagas Kaffa, M. Supriadi, Brylian Aldama, Khairul Zakiri, M Bahril  Faresa, Beckham Putera, Braif Fatari
Pelatih: Shin Tae-yong</content:encoded></item></channel></rss>
