<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Pemain Loyal yang Hampir Pindah Klub</title><description>5 Pemain Loyal yang Hampir Pindah Klub.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/09/07/51/2273741/5-pemain-loyal-yang-hampir-pindah-klub</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/09/07/51/2273741/5-pemain-loyal-yang-hampir-pindah-klub"/><item><title>5 Pemain Loyal yang Hampir Pindah Klub</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/09/07/51/2273741/5-pemain-loyal-yang-hampir-pindah-klub</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/09/07/51/2273741/5-pemain-loyal-yang-hampir-pindah-klub</guid><pubDate>Senin 07 September 2020 13:14 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/07/51/2273741/5-pemain-loyal-yang-hampir-pindah-klub-soAAZnz8vg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lionel Messi (Foto: Media Barcelona)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/07/51/2273741/5-pemain-loyal-yang-hampir-pindah-klub-soAAZnz8vg.jpg</image><title>Lionel Messi (Foto: Media Barcelona)</title></images><description>BELAKANGAN ini jagat sepakbola sempat dihebohkan dengan keinginan Lionel Messi untuk meninggalkan Barcelona. Hal ini menjadi gempar karena Messi sudah dikenal sebagai ikon Barca dan memiliki loyalitas yang tinggi terhadap klub berjuluk Blaugrana tersebut.
Kendati demikian, pada akhirnya Messi tak jadi hengkang karena terjadi sengketa kontrak dengan Presiden Barca, Josep Maria Bartomeu. Jika menelisik lebih jauh, ternyata terdapat sejumlah pemain yang selama ini dikenal loyal, namun sebenarnya mereka hampir pindah klub layaknya Messi.
5. Ryan Giggs

Ryan Giggs selama ini dikenal sebagai pemain yang sangat loyal terhadap Manchester United. Sebab, sepanjang karier profesionalnya, pria asal Wales itu hanya membela Man United saja. Akan tetapi, pada 2003, sempat tersiar kabar bahwa Giggs akan bergabung dengan Inter Milan.
Saat itu yang menjadi topik hangat adalah antara Giggs atau David Beckham yang hengkang. Pada akhirnya, Beckham yang pergi untuk bergabung dengan Real Madrid. Sedangkan Giggs tetap di Man United hingga akhir kariernya dan memenangkan lebih banyak gelar.
4. Sergio Ramos

Sergio Ramos memang bukanlah sosok one man team seperti Ryan Giggs. Namun, kesetiaannya untuk Real Madrid tentunya tak perlu diragukan. Bahkan, saat ini Ramos telah menjadi dari simbol Madrid itu sendiri.
Meski begitu, pada 2015, Ramos nyatanya hampir meninggalkan El Real. Sebabnya, negosiasi kontrak baru Ramos dengan Madrid menemui jalan buntu. Bek jebolan akademi Sevilla itu pun mempertimbangkan untuk hengkang ke Man United.
&amp;ldquo;Pada satu titik saya memang berpikir untuk membuat perubahan, tetapi pada akhirnya prioritas saya selalu Real Madrid dan saya memikirkan perubahan karena alasan lain,&quot; beber Ramos.
3. Steven Gerrard

Steven Gerrard bisa dibilang sebagai salah satu kapten terbaik  Liverpool yang pernah ada. Kendati begitu, pada musim panas 2005,  Gerrard nyatanya hampir pindah ke Chelsea, tak lama setelah ia  mengantarkan Liverpool menjuarai Liga Champions yang penuh drama.
Dalam buku autobiografinya, Gerrard mengakui bahwa ia tergiur untuk  pindah ke Chelsea demi bisa menjuarai Liga Inggris. Akan tetapi, pada  akhirnya Gerrard lebih memilih bertahan dengan skuad The Reds, meskipun  hingga akhir kariernya ia tak pernah sekalipun mengangkat trofi Liga  Inggris.
2. Francesco Totti

Lahir di Roma, tumbuh di Roma, menimba ilmu di akademi sepakbola AS  Roma, hingga kemudian menjadi kapten tim utama Roma membuat Francesco  Totti dijuluki L'Ottavo Re di Roma (Raja Kedelapan Roma). Namun, karena  kemampuan olah bolanya yang luar biasa, Totti pun menarik minat  klub-klub top Eropa.
Real Madrid adalah salah satu klub yang paling bernafsu untuk bisa  mendapatkan jasa Totti. Ketika tawaran dari Madrid datang, istri Totti  bahkan sampai mencoba untuk menghentikan petualangan sang suami di Roma.  Akan tetapi, pada akhirnya Totti tetap memilih setia bersama I Lupi.

1. Lionel Messi

Posisi pertama tentunya ditempati oleh Lionel Messi. Messi pasalnya   sudah tidak kuat lagi berada di Barcelona dengan manajemen yang buruk di   bawah komando Josep Maria Bartomeu. Karena menurutnya, Bartomeu sudah   sangat sering membuat keputusan yang pada akhirnya membuat Blaugrana   menjadi tim yang tidak kompetitif, seperti misalnya dengan menjual   Neymar.
Maka dari itu Messi memiliki niatan untuk hengkang. Layaknya gayung   bersambut, Manchester City siap menampung Messi. Apalagi, di kubu Man   City ada Josep Guardiola dan Sergio Aguero. Sayangnya, transfer ini   gagal terlaksana karena Bartomeu menuntut 700 juta euro (Rp12,2 triliun)   kepada siapa pun yang menginginkan Messi.</description><content:encoded>BELAKANGAN ini jagat sepakbola sempat dihebohkan dengan keinginan Lionel Messi untuk meninggalkan Barcelona. Hal ini menjadi gempar karena Messi sudah dikenal sebagai ikon Barca dan memiliki loyalitas yang tinggi terhadap klub berjuluk Blaugrana tersebut.
Kendati demikian, pada akhirnya Messi tak jadi hengkang karena terjadi sengketa kontrak dengan Presiden Barca, Josep Maria Bartomeu. Jika menelisik lebih jauh, ternyata terdapat sejumlah pemain yang selama ini dikenal loyal, namun sebenarnya mereka hampir pindah klub layaknya Messi.
5. Ryan Giggs

Ryan Giggs selama ini dikenal sebagai pemain yang sangat loyal terhadap Manchester United. Sebab, sepanjang karier profesionalnya, pria asal Wales itu hanya membela Man United saja. Akan tetapi, pada 2003, sempat tersiar kabar bahwa Giggs akan bergabung dengan Inter Milan.
Saat itu yang menjadi topik hangat adalah antara Giggs atau David Beckham yang hengkang. Pada akhirnya, Beckham yang pergi untuk bergabung dengan Real Madrid. Sedangkan Giggs tetap di Man United hingga akhir kariernya dan memenangkan lebih banyak gelar.
4. Sergio Ramos

Sergio Ramos memang bukanlah sosok one man team seperti Ryan Giggs. Namun, kesetiaannya untuk Real Madrid tentunya tak perlu diragukan. Bahkan, saat ini Ramos telah menjadi dari simbol Madrid itu sendiri.
Meski begitu, pada 2015, Ramos nyatanya hampir meninggalkan El Real. Sebabnya, negosiasi kontrak baru Ramos dengan Madrid menemui jalan buntu. Bek jebolan akademi Sevilla itu pun mempertimbangkan untuk hengkang ke Man United.
&amp;ldquo;Pada satu titik saya memang berpikir untuk membuat perubahan, tetapi pada akhirnya prioritas saya selalu Real Madrid dan saya memikirkan perubahan karena alasan lain,&quot; beber Ramos.
3. Steven Gerrard

Steven Gerrard bisa dibilang sebagai salah satu kapten terbaik  Liverpool yang pernah ada. Kendati begitu, pada musim panas 2005,  Gerrard nyatanya hampir pindah ke Chelsea, tak lama setelah ia  mengantarkan Liverpool menjuarai Liga Champions yang penuh drama.
Dalam buku autobiografinya, Gerrard mengakui bahwa ia tergiur untuk  pindah ke Chelsea demi bisa menjuarai Liga Inggris. Akan tetapi, pada  akhirnya Gerrard lebih memilih bertahan dengan skuad The Reds, meskipun  hingga akhir kariernya ia tak pernah sekalipun mengangkat trofi Liga  Inggris.
2. Francesco Totti

Lahir di Roma, tumbuh di Roma, menimba ilmu di akademi sepakbola AS  Roma, hingga kemudian menjadi kapten tim utama Roma membuat Francesco  Totti dijuluki L'Ottavo Re di Roma (Raja Kedelapan Roma). Namun, karena  kemampuan olah bolanya yang luar biasa, Totti pun menarik minat  klub-klub top Eropa.
Real Madrid adalah salah satu klub yang paling bernafsu untuk bisa  mendapatkan jasa Totti. Ketika tawaran dari Madrid datang, istri Totti  bahkan sampai mencoba untuk menghentikan petualangan sang suami di Roma.  Akan tetapi, pada akhirnya Totti tetap memilih setia bersama I Lupi.

1. Lionel Messi

Posisi pertama tentunya ditempati oleh Lionel Messi. Messi pasalnya   sudah tidak kuat lagi berada di Barcelona dengan manajemen yang buruk di   bawah komando Josep Maria Bartomeu. Karena menurutnya, Bartomeu sudah   sangat sering membuat keputusan yang pada akhirnya membuat Blaugrana   menjadi tim yang tidak kompetitif, seperti misalnya dengan menjual   Neymar.
Maka dari itu Messi memiliki niatan untuk hengkang. Layaknya gayung   bersambut, Manchester City siap menampung Messi. Apalagi, di kubu Man   City ada Josep Guardiola dan Sergio Aguero. Sayangnya, transfer ini   gagal terlaksana karena Bartomeu menuntut 700 juta euro (Rp12,2 triliun)   kepada siapa pun yang menginginkan Messi.</content:encoded></item></channel></rss>
