<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Benarkah Van de Beek Pembelian Panik Man United?</title><description>Manchester United telah resmi merekrut Donny van de Beek dari Ajax Amsterdam dengan tebusan 40 juta pounds atau sekira Rp785,4 miliar.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/09/06/45/2273442/benarkah-van-de-beek-pembelian-panik-man-united</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/09/06/45/2273442/benarkah-van-de-beek-pembelian-panik-man-united"/><item><title>Benarkah Van de Beek Pembelian Panik Man United?</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/09/06/45/2273442/benarkah-van-de-beek-pembelian-panik-man-united</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/09/06/45/2273442/benarkah-van-de-beek-pembelian-panik-man-united</guid><pubDate>Minggu 06 September 2020 16:10 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/06/45/2273442/benarkah-van-de-beek-pembelian-panik-man-united-zfxeEVbD2I.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Donny van de Beek (Foto: Twitter Man United)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/06/45/2273442/benarkah-van-de-beek-pembelian-panik-man-united-zfxeEVbD2I.jpg</image><title>Donny van de Beek (Foto: Twitter Man United)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Manchester United telah resmi merekrut Donny van de Beek dari Ajax Amsterdam dengan tebusan 40 juta pounds atau sekira Rp785,4 miliar. Akan tetapi, perekrutan tersebut justru dianggap oleh mantan pemain Arsenal, Paul Merson, sebagai pembelian panik.
Mengapa Merson berpendapat demikian? Karena ia menilai Man United tidak berpikir panjang dalam merekrut Van de Beek, mengingat lini tengah Man United sebenarnya sudah kuat.
Sebelum meresmikan transfer Van de Beek, Man United memang belum merekrut satu pun pemain. Ditambah dengan desakan dari para fans, hal itu dinilai Merson membuat Dewan Direksi Setan Merah panik.
Baca juga: Kesempatan Man United Merekrut Sancho Hanya di Musim Panas Ini

Pada akhirnya kondisi tersebut membuat mereka bertindak gegabah dalam menggaet pemain hanya demi menyenangkan hati para fans. Karena, jika dilihat dari segi kebutuhan, lini tengah Setan Merah dinilai Merson sudah cukup solid.
Ketimbang membeli gelandang baru, Merson menilai Man United sebenarnya lebih membutuhkan bek tengah. Karena Victor Lindelof masih belum bisa tampil konsisten. Bahkan, Harry Maguire juga kerap melakukan kesalahan.
&amp;ldquo;Donny van de Beek terlihat seperti  pembelian panik di Manchester United. Saya tidak mengerti. Mereka menghabiskan 40 juta pounds untuk pemain dengan posisi di mana mereka sudah kuat dan bagaimana dia bermain dengan Paul Pogba dan Bruno Fernandes?&amp;rdquo; jelas Merson, seperti dilansir dari The Sport Review, Minggu (6/9/2020).

&amp;ldquo;Anda harus memiliki seseorang yang dapat memainkan peran bertahan.  Perekrutan itu bagi saya sepert, 'Oh, kami belum membeli siapa pun, ayo  pergi dan beli seseorang, siapa yang bisa kami dapatkan?' sambungnya.
&amp;ldquo;Saat Anda melihat lini tengah mereka, Fred mengalami peningkatan,  dan mereka memiliki Scott McTominay. Dan mereka baru saja memberi  Nemanja Matic kontrak baru. Apakah mereka akan melakukannya jika mereka  tahu mereka mendapatkan Van de Beek?&amp;rdquo; terang Merson.
&quot;Tidak masuk akal bagi saya. Siapa yang membuat keputusan ini? Ini  seperti mereka mengejar Jadon Sancho. Jika mereka merekrut Sancho, Mason  Greenwood tidak bermain. Bagi saya, mereka membutuhkan bek tengah  lain,&quot; imbuhnya.
Saat ini, Man United masih terus berupaya untuk bisa merekrut Sancho  dari Borussia Dortmund. Namun, belum ada titik terang karena Dortmund  bertahan dengan banderol mereka sebesar 108 juta pounds (Rp2,1 triliun)  untuk Sancho.</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Manchester United telah resmi merekrut Donny van de Beek dari Ajax Amsterdam dengan tebusan 40 juta pounds atau sekira Rp785,4 miliar. Akan tetapi, perekrutan tersebut justru dianggap oleh mantan pemain Arsenal, Paul Merson, sebagai pembelian panik.
Mengapa Merson berpendapat demikian? Karena ia menilai Man United tidak berpikir panjang dalam merekrut Van de Beek, mengingat lini tengah Man United sebenarnya sudah kuat.
Sebelum meresmikan transfer Van de Beek, Man United memang belum merekrut satu pun pemain. Ditambah dengan desakan dari para fans, hal itu dinilai Merson membuat Dewan Direksi Setan Merah panik.
Baca juga: Kesempatan Man United Merekrut Sancho Hanya di Musim Panas Ini

Pada akhirnya kondisi tersebut membuat mereka bertindak gegabah dalam menggaet pemain hanya demi menyenangkan hati para fans. Karena, jika dilihat dari segi kebutuhan, lini tengah Setan Merah dinilai Merson sudah cukup solid.
Ketimbang membeli gelandang baru, Merson menilai Man United sebenarnya lebih membutuhkan bek tengah. Karena Victor Lindelof masih belum bisa tampil konsisten. Bahkan, Harry Maguire juga kerap melakukan kesalahan.
&amp;ldquo;Donny van de Beek terlihat seperti  pembelian panik di Manchester United. Saya tidak mengerti. Mereka menghabiskan 40 juta pounds untuk pemain dengan posisi di mana mereka sudah kuat dan bagaimana dia bermain dengan Paul Pogba dan Bruno Fernandes?&amp;rdquo; jelas Merson, seperti dilansir dari The Sport Review, Minggu (6/9/2020).

&amp;ldquo;Anda harus memiliki seseorang yang dapat memainkan peran bertahan.  Perekrutan itu bagi saya sepert, 'Oh, kami belum membeli siapa pun, ayo  pergi dan beli seseorang, siapa yang bisa kami dapatkan?' sambungnya.
&amp;ldquo;Saat Anda melihat lini tengah mereka, Fred mengalami peningkatan,  dan mereka memiliki Scott McTominay. Dan mereka baru saja memberi  Nemanja Matic kontrak baru. Apakah mereka akan melakukannya jika mereka  tahu mereka mendapatkan Van de Beek?&amp;rdquo; terang Merson.
&quot;Tidak masuk akal bagi saya. Siapa yang membuat keputusan ini? Ini  seperti mereka mengejar Jadon Sancho. Jika mereka merekrut Sancho, Mason  Greenwood tidak bermain. Bagi saya, mereka membutuhkan bek tengah  lain,&quot; imbuhnya.
Saat ini, Man United masih terus berupaya untuk bisa merekrut Sancho  dari Borussia Dortmund. Namun, belum ada titik terang karena Dortmund  bertahan dengan banderol mereka sebesar 108 juta pounds (Rp2,1 triliun)  untuk Sancho.</content:encoded></item></channel></rss>
