<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Pembelian Termahal Chelsea Sepanjang Sejarah, Nomor 1 Tembus Rp1,4 Triliun</title><description>Berikut ini adalah lima pembelian termahal Chelsea sepanjang sejarah.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/09/06/45/2273372/5-pembelian-termahal-chelsea-sepanjang-sejarah-nomor-1-tembus-rp1-4-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/09/06/45/2273372/5-pembelian-termahal-chelsea-sepanjang-sejarah-nomor-1-tembus-rp1-4-triliun"/><item><title>5 Pembelian Termahal Chelsea Sepanjang Sejarah, Nomor 1 Tembus Rp1,4 Triliun</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/09/06/45/2273372/5-pembelian-termahal-chelsea-sepanjang-sejarah-nomor-1-tembus-rp1-4-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/09/06/45/2273372/5-pembelian-termahal-chelsea-sepanjang-sejarah-nomor-1-tembus-rp1-4-triliun</guid><pubDate>Minggu 06 September 2020 12:59 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/06/45/2273372/5-pembelian-termahal-chelsea-sepanjang-sejarah-nomor-1-tembus-rp1-4-triliun-UOTZxz5ard.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepa Arrizabalaga (Foto: Chelsea)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/06/45/2273372/5-pembelian-termahal-chelsea-sepanjang-sejarah-nomor-1-tembus-rp1-4-triliun-UOTZxz5ard.jpg</image><title>Kepa Arrizabalaga (Foto: Chelsea)</title></images><description>CHELSEA mulai menapaki masa kejayaannya sebagai salah satu klub papan atas Liga Inggris sejak diakuisisi oleh Roman Abramovich pada Juli 2003. Pasalnya, Abramovich menyuntikkan dana besar sehingga Chelsea bisa berbelanja banyak pemain top.
Hasilnya terbukti, seiring berjalannya waktu, Chelsea tidak hanya menjadi klub yang disegani di Inggris saja, namun juga Eropa. Chelsea pun kini dikenal sebagai salah satu klub yang rela merogoh kocek dalam demi bisa mendapatkan pemain yang mereka inginkan.
Berikut ini adalah lima pembelian termahal Chelsea sepanjang sejarah:
 
5. Fernando Torres

Pada Januari 2011, Chelsea membuat kejutan karena mereka berhasil menggaet Fernando Torres dari Liverpool dengan tebusan 58,5 juta euro (Rp1 triliun). Transfer ini menghebohkan karena selain ditebus dengan harga fantastis, Torres juga merupakan penyerang andalan Liverpool pada saat itu.
Tak ayal, begitu Torres pindah ke Chelsea, banyak fans Liverpool yang merasa marah, kecewa, dan sakit hati. Akan tetapi, karier Torres bersama Chelsea nyatanya tak berjalan mulus. El Nino &amp;ndash;julukan Torres- kesulitan menemukan performa terbaiknya sehingga ia kemudian dipinjamkan ke klub lain dan kariernya mulai meredup.
4. Christian Pulisic

Christian Pulisic doboyong Chelsea dari Borussia Dortmund pada Januari 2019. Akan tetapi, ia baru bermain untuk Chelsea di musim 2019-2020. Winger berkebangsaan Amerika Serikat itu ditebus dengan harga 64 juta euro (Rp1,12 triliun).
DI musim perdananya membela Chelsea, Pulisic menampilkan performa yang memuaskan. Bahkan, Pulisic merupakan salah satu pemain terbaik Chelsea musim lalu. Meski catatan golnya hanya 11 dari 34 kali bertanding, namun Pulisic berkontribusi cukup besar dalam membangun serangan dan menciptakan peluang.
3. Alvaro Morata

Alvaro Morata dibeli oleh Chelsea dari Real Madrid pada bursa  transfer musim panas 2017 dengan harga 66 juta euro (Rp1,15 triliun).  Morata sebenarnya adalah alternatif karena manajer Chelsea kala itu,  Antonio Conte, menginginkan Romelu Lukaku,
Kendati demikian, Lukaku justru merapat ke Manchester United. Maka  dari itu, Conte pada akhirnya memilih Morata sebagai pengganti Diego  Costa. Sayangnya, Morata gagal tampil gemilang. Dari 72 kali berlaga,  penyerang berkebangsaan Spanyol itu hanya bisa mencetak 24 gol.
2. Kepa Arrizabalaga

Pada musim panas 2018, Chelsea menebus Kepa Arrizabalaga dari  Athletic Bilbao dengan harga 80 juta euro (Rp1,4 triliun) dan  menjadikannya sebagai penjaga gawang termahal dalam sejarah. Saat itu,  Kepa diproyeksikan untuk menjadi suksesor Thibaut Courtois yang hengkang  ke Real Madrid.
Sayangnya, tebusan mahal yang telah dikeluarkan Chelsea tidak  sebanding dengan kontribusi Kepa untuk tim. Bahkan, Kepa kerap melakukan  blunder yang membuatnya dibenci oleh para fans The Blues. Kini, Chelsea  bahkan terancam didepak dari skuad Chelsea.
1. Kai Havertz

Sama halnya dengan Kepa, Kai Havertz juga ditebus Chelsea dengan   harga 80 juta euro (Rp1,4 triliun). Havertz telah diakui sebagai salah   satu pemain muda terbaik di dunia saat ini dan musim lalu menjalani   kampanye yang gemilang bersama Bayer Leverkusen.
Havertz merupakan pemain versatile. Karena, meski posisi naturalnya   adalah gelandang serang, namun pemain 21 tahun itu juga bisa ditempatkan   sebagai winger dan penyerang tengah. Tentunya menarik untuk dinanti   kiprah Havertz bersama Chelsea musim depan.
</description><content:encoded>CHELSEA mulai menapaki masa kejayaannya sebagai salah satu klub papan atas Liga Inggris sejak diakuisisi oleh Roman Abramovich pada Juli 2003. Pasalnya, Abramovich menyuntikkan dana besar sehingga Chelsea bisa berbelanja banyak pemain top.
Hasilnya terbukti, seiring berjalannya waktu, Chelsea tidak hanya menjadi klub yang disegani di Inggris saja, namun juga Eropa. Chelsea pun kini dikenal sebagai salah satu klub yang rela merogoh kocek dalam demi bisa mendapatkan pemain yang mereka inginkan.
Berikut ini adalah lima pembelian termahal Chelsea sepanjang sejarah:
 
5. Fernando Torres

Pada Januari 2011, Chelsea membuat kejutan karena mereka berhasil menggaet Fernando Torres dari Liverpool dengan tebusan 58,5 juta euro (Rp1 triliun). Transfer ini menghebohkan karena selain ditebus dengan harga fantastis, Torres juga merupakan penyerang andalan Liverpool pada saat itu.
Tak ayal, begitu Torres pindah ke Chelsea, banyak fans Liverpool yang merasa marah, kecewa, dan sakit hati. Akan tetapi, karier Torres bersama Chelsea nyatanya tak berjalan mulus. El Nino &amp;ndash;julukan Torres- kesulitan menemukan performa terbaiknya sehingga ia kemudian dipinjamkan ke klub lain dan kariernya mulai meredup.
4. Christian Pulisic

Christian Pulisic doboyong Chelsea dari Borussia Dortmund pada Januari 2019. Akan tetapi, ia baru bermain untuk Chelsea di musim 2019-2020. Winger berkebangsaan Amerika Serikat itu ditebus dengan harga 64 juta euro (Rp1,12 triliun).
DI musim perdananya membela Chelsea, Pulisic menampilkan performa yang memuaskan. Bahkan, Pulisic merupakan salah satu pemain terbaik Chelsea musim lalu. Meski catatan golnya hanya 11 dari 34 kali bertanding, namun Pulisic berkontribusi cukup besar dalam membangun serangan dan menciptakan peluang.
3. Alvaro Morata

Alvaro Morata dibeli oleh Chelsea dari Real Madrid pada bursa  transfer musim panas 2017 dengan harga 66 juta euro (Rp1,15 triliun).  Morata sebenarnya adalah alternatif karena manajer Chelsea kala itu,  Antonio Conte, menginginkan Romelu Lukaku,
Kendati demikian, Lukaku justru merapat ke Manchester United. Maka  dari itu, Conte pada akhirnya memilih Morata sebagai pengganti Diego  Costa. Sayangnya, Morata gagal tampil gemilang. Dari 72 kali berlaga,  penyerang berkebangsaan Spanyol itu hanya bisa mencetak 24 gol.
2. Kepa Arrizabalaga

Pada musim panas 2018, Chelsea menebus Kepa Arrizabalaga dari  Athletic Bilbao dengan harga 80 juta euro (Rp1,4 triliun) dan  menjadikannya sebagai penjaga gawang termahal dalam sejarah. Saat itu,  Kepa diproyeksikan untuk menjadi suksesor Thibaut Courtois yang hengkang  ke Real Madrid.
Sayangnya, tebusan mahal yang telah dikeluarkan Chelsea tidak  sebanding dengan kontribusi Kepa untuk tim. Bahkan, Kepa kerap melakukan  blunder yang membuatnya dibenci oleh para fans The Blues. Kini, Chelsea  bahkan terancam didepak dari skuad Chelsea.
1. Kai Havertz

Sama halnya dengan Kepa, Kai Havertz juga ditebus Chelsea dengan   harga 80 juta euro (Rp1,4 triliun). Havertz telah diakui sebagai salah   satu pemain muda terbaik di dunia saat ini dan musim lalu menjalani   kampanye yang gemilang bersama Bayer Leverkusen.
Havertz merupakan pemain versatile. Karena, meski posisi naturalnya   adalah gelandang serang, namun pemain 21 tahun itu juga bisa ditempatkan   sebagai winger dan penyerang tengah. Tentunya menarik untuk dinanti   kiprah Havertz bersama Chelsea musim depan.
</content:encoded></item></channel></rss>
