<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bayern Gilas Barca 8-2, Lewandowski: Kami Prediksinya Menang 5-1</title><description>Bayern Munich sukses meraih treble winner di musim kompetisi 2019-2020 karena menjuarai Liga Jerman, DFB Pokal, dan Liga Champions.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/31/261/2270500/bayern-gilas-barca-8-2-lewandowski-kami-prediksinya-menang-5-1</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/08/31/261/2270500/bayern-gilas-barca-8-2-lewandowski-kami-prediksinya-menang-5-1"/><item><title>Bayern Gilas Barca 8-2, Lewandowski: Kami Prediksinya Menang 5-1</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/31/261/2270500/bayern-gilas-barca-8-2-lewandowski-kami-prediksinya-menang-5-1</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/08/31/261/2270500/bayern-gilas-barca-8-2-lewandowski-kami-prediksinya-menang-5-1</guid><pubDate>Senin 31 Agustus 2020 23:09 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/31/261/2270500/bayern-gilas-barca-8-2-lewandowski-kami-prediksinya-menang-5-1-MpWDSyohgM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemain Bayern Munich selebrasi (Foto: UEFA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/31/261/2270500/bayern-gilas-barca-8-2-lewandowski-kami-prediksinya-menang-5-1-MpWDSyohgM.jpg</image><title>Pemain Bayern Munich selebrasi (Foto: UEFA)</title></images><description>MUNICH &amp;ndash; Bayern Munich sukses meraih treble winner di musim kompetisi 2019-2020 karena menjuarai Liga Jerman, DFB Pokal, dan Liga Champions. Hal ini membuktikan bahwa Bayern memang tim yang sangat perkasa musim lalu.
Tidak hanya sekadar menjadi juara, namun klub berjuluk Die Roten itu juga kerap menang dengan skor telak dalam pertandingan. Salah satu yang paling berkesan tentunya saat mereka menggilas raksasa Spanyol, Barcelona, dengan skor 8-2 di babak perempatfinal Liga Champions.
Menanggapi hasil tersebut, penyerang Bayern Munich, Robert Lewandowski, sejatinya tidak terlalu terkejut. Sebab, sebelum pertandingan melawan Barca itu dimainkan, segenap penggawa Bayern sudah memiliki keyakinan kuat bahwa mereka akan meraih kemenangan.
Baca juga: Lewandowski Ingin Bermain Sepakbola hingga Usia 40 Tahun 

Tidak hanya itu, beberapa dari mereka bahkan memprediksi kalau Die Roten akan menang dengan skor 5-1. Akan tetapi, yang terjadi malah Bayern menang dengan skor lebih besar, yakni 8-2.
&amp;ldquo;Sebelum pertandingan, kami tahu kami akan mengalahkan Barca. Beberapa bahkan mengatakan itu akan menjadi 5-1, tetapi 8-2 adalah hasil yang berbeda,&quot; beber Lewandowski, seperti dikutip dari Marca, Senin (31/8/2020).
&quot;Sebelum pertandingan melawan Barca, (Serge) Gnabry dan (Joshua) Kimmich tidak bertanya kepada saya apakah kami akan memenangkan pertandingan. Tetapi, mereka bertanya apakah kami mau memenangkan Liga Champions. Saya menjawab ya,&quot; lanjut Lewandowski.
Lewandowski sendiri menampilkan performa gemilang sepanjang gelaran  Liga Champions 2019-2020. Bomber beraspor Polandia itu pasalnya mampu  menceploskan 15 gol dan meraih status top skor.
Lebih spesial lagi, Bayern pun mengukir sejarah baru. Sebab, Bayern  kini menjadi tim pertama yang selalu meraih kemenangan dalam satu musim  kompetisi Liga Champions. Die Roten tak pernah sekalipun mendapat hasil  imbang ataupun kalah.
Kini, Bayern tercatat telah menjuarai Liga Champions sebanyak enam  kali, sama dengan Liverpool. Raihan tersebut hanya kalah dari dua klub  saja, yaitu Real Madrid dan AC Milan.
Madrid pasalnya telah mengumpulkan 13 trofi Liga Champions. Sementara  itu, Milan menjadi yang terbanyak kedua dengan raihan tujuh trofi.
</description><content:encoded>MUNICH &amp;ndash; Bayern Munich sukses meraih treble winner di musim kompetisi 2019-2020 karena menjuarai Liga Jerman, DFB Pokal, dan Liga Champions. Hal ini membuktikan bahwa Bayern memang tim yang sangat perkasa musim lalu.
Tidak hanya sekadar menjadi juara, namun klub berjuluk Die Roten itu juga kerap menang dengan skor telak dalam pertandingan. Salah satu yang paling berkesan tentunya saat mereka menggilas raksasa Spanyol, Barcelona, dengan skor 8-2 di babak perempatfinal Liga Champions.
Menanggapi hasil tersebut, penyerang Bayern Munich, Robert Lewandowski, sejatinya tidak terlalu terkejut. Sebab, sebelum pertandingan melawan Barca itu dimainkan, segenap penggawa Bayern sudah memiliki keyakinan kuat bahwa mereka akan meraih kemenangan.
Baca juga: Lewandowski Ingin Bermain Sepakbola hingga Usia 40 Tahun 

Tidak hanya itu, beberapa dari mereka bahkan memprediksi kalau Die Roten akan menang dengan skor 5-1. Akan tetapi, yang terjadi malah Bayern menang dengan skor lebih besar, yakni 8-2.
&amp;ldquo;Sebelum pertandingan, kami tahu kami akan mengalahkan Barca. Beberapa bahkan mengatakan itu akan menjadi 5-1, tetapi 8-2 adalah hasil yang berbeda,&quot; beber Lewandowski, seperti dikutip dari Marca, Senin (31/8/2020).
&quot;Sebelum pertandingan melawan Barca, (Serge) Gnabry dan (Joshua) Kimmich tidak bertanya kepada saya apakah kami akan memenangkan pertandingan. Tetapi, mereka bertanya apakah kami mau memenangkan Liga Champions. Saya menjawab ya,&quot; lanjut Lewandowski.
Lewandowski sendiri menampilkan performa gemilang sepanjang gelaran  Liga Champions 2019-2020. Bomber beraspor Polandia itu pasalnya mampu  menceploskan 15 gol dan meraih status top skor.
Lebih spesial lagi, Bayern pun mengukir sejarah baru. Sebab, Bayern  kini menjadi tim pertama yang selalu meraih kemenangan dalam satu musim  kompetisi Liga Champions. Die Roten tak pernah sekalipun mendapat hasil  imbang ataupun kalah.
Kini, Bayern tercatat telah menjuarai Liga Champions sebanyak enam  kali, sama dengan Liverpool. Raihan tersebut hanya kalah dari dua klub  saja, yaitu Real Madrid dan AC Milan.
Madrid pasalnya telah mengumpulkan 13 trofi Liga Champions. Sementara  itu, Milan menjadi yang terbanyak kedua dengan raihan tujuh trofi.
</content:encoded></item></channel></rss>
