<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perlakuan Barcelona ke Suarez Jadi Faktor Tambahan yang Bikin Messi Ingin Cabut</title><description>Lionel Messi tak senang dengan perlakuan Barcelona terhadap Luis Suarez.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/27/46/2268089/perlakuan-barcelona-ke-suarez-jadi-faktor-tambahan-yang-bikin-messi-ingin-cabut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/08/27/46/2268089/perlakuan-barcelona-ke-suarez-jadi-faktor-tambahan-yang-bikin-messi-ingin-cabut"/><item><title>Perlakuan Barcelona ke Suarez Jadi Faktor Tambahan yang Bikin Messi Ingin Cabut</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/27/46/2268089/perlakuan-barcelona-ke-suarez-jadi-faktor-tambahan-yang-bikin-messi-ingin-cabut</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/08/27/46/2268089/perlakuan-barcelona-ke-suarez-jadi-faktor-tambahan-yang-bikin-messi-ingin-cabut</guid><pubDate>Kamis 27 Agustus 2020 01:24 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/27/46/2268089/perlakuan-barcelona-ke-suarez-jadi-faktor-tambahan-yang-bikin-messi-ingin-cabut-RFeMlc7SId.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lionel Messi, Luis Suarez, Arturo Vidal (Foto: Media Barcelona)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/27/46/2268089/perlakuan-barcelona-ke-suarez-jadi-faktor-tambahan-yang-bikin-messi-ingin-cabut-RFeMlc7SId.jpg</image><title>Lionel Messi, Luis Suarez, Arturo Vidal (Foto: Media Barcelona)</title></images><description>BARCELONA &amp;ndash; Barcelona saat ini sedang dalam krisis. Pasalnya, pemain andalan mereka yang telah menjadi ikon klub selama satu dekade lebih, Lione Messi, mendesak Dewan Direksi Barca untuk melepasnya secara gratis musim panas ini.
Berbagai spekulasi pun kemudian bermunculan perihal apa yang membuat Messi menjadi sangat marah sehingga memutuskan untuk meninggalkan Barca. Menurut legenda Barca, Rivaldo, salah satu alasan yang memicu kemarahan Messi ini adalah perlakuan tidak menyenangkan yang dilakukan oleh pihak klub.
Jika menarik garis lebih jauh, Messi sebenarnya sudah tidak senang dengan kinerja Dewan Direksi Barca ketika mereka menjual Neymar Jr ke Paris Saint-Germain (PSG). Selain itu, Messi juga sempat berselisih dengan mantan Direktur Olahraga Barca, Eric Abidal.
Baca juga: Direktur Olahraga Barcelona: Kami Akan Pertahankan Messi
Meski kemudian Abidal dipecat dan kini Barca telah menunjuk direktur olahraga serta pelatih baru, namun hal itu nyatanya tetap tak membuat Messi melunak. Justru sebaliknya, Messi semakin dibuat geram karena perlakuan Presiden Barca, Josep Maria Bartomeu, beserta jajarannya.

Rekan setim sekaligus sahabat Messi, Luis Suarez, pasalnya didepak oleh Barca dengan cara yang tidak menyenangkan. Suarez sendiri memang disebut tidak masuk ke dalam rencana pelatih anyar Barca, Ronald Koeman. Namun, yang membuat Messi kesal adalah perlakuan pihak klub kepada Suarez.
Disebutkan bahwa Suarez didepak secara sepihak tanpa adanya diskusi langsung dengan penyerang asal Uruguay tersebut. Kabarnya, Koeman hanya menelefon Suarez dan mengatakan bahwa sang striker sudah tidak dibutuhkan lagi. Menurut Rivaldo, perlakuan tersebut membuat Messi tidak senang.Suarez sendiri sejatinya masih memiliki masa kontrak hingga 30 Juni  2021 di Barca. Maka dari itu, menurut Rivaldo, Suarez layak untuk  bertemu dengan Bartomeu dan melakukan diskusi sebelum mengambil  keputusan secara sepihak. Ia pun memaklumi jika pada akhirnya Messi juga  ikut geram.
&quot;Saya kenal Koeman dan saya tahu dia orang yang baik, sangat  menghargai orang lain. Seorang komunikator yang luar biasa,&amp;rdquo; ujar  Rivaldo, seperti dilansir dari Marca, Kamis (27/8/2020).
&amp;ldquo;Tentu saja, Suarez pantas mendapatkan setidaknya satu pertemuan  pribadi dengan presiden, dewan direksi dan pelatih untuk membicarakan  masalah itu.  Dia memiliki kontrak yang berlaku dan harus ada negosiasi  agar dia pergi. Jadi ya, hal-hal pastinya harus dilakukan secara  berbeda,&quot; sambungnya.
&quot;Saya sama sekali tidak setuju dengan kepergian Suarez karena menurut  saya dia striker hebat dan sulit menemukan pengganti seperti dia.  Selain itu, dia, (Arturo) Vidal, dan Messi adalah teman baik. Keputusan  Messi pasti dipengaruhi oleh segalanya dan ini juga,&amp;rdquo; tandas Rivaldo.</description><content:encoded>BARCELONA &amp;ndash; Barcelona saat ini sedang dalam krisis. Pasalnya, pemain andalan mereka yang telah menjadi ikon klub selama satu dekade lebih, Lione Messi, mendesak Dewan Direksi Barca untuk melepasnya secara gratis musim panas ini.
Berbagai spekulasi pun kemudian bermunculan perihal apa yang membuat Messi menjadi sangat marah sehingga memutuskan untuk meninggalkan Barca. Menurut legenda Barca, Rivaldo, salah satu alasan yang memicu kemarahan Messi ini adalah perlakuan tidak menyenangkan yang dilakukan oleh pihak klub.
Jika menarik garis lebih jauh, Messi sebenarnya sudah tidak senang dengan kinerja Dewan Direksi Barca ketika mereka menjual Neymar Jr ke Paris Saint-Germain (PSG). Selain itu, Messi juga sempat berselisih dengan mantan Direktur Olahraga Barca, Eric Abidal.
Baca juga: Direktur Olahraga Barcelona: Kami Akan Pertahankan Messi
Meski kemudian Abidal dipecat dan kini Barca telah menunjuk direktur olahraga serta pelatih baru, namun hal itu nyatanya tetap tak membuat Messi melunak. Justru sebaliknya, Messi semakin dibuat geram karena perlakuan Presiden Barca, Josep Maria Bartomeu, beserta jajarannya.

Rekan setim sekaligus sahabat Messi, Luis Suarez, pasalnya didepak oleh Barca dengan cara yang tidak menyenangkan. Suarez sendiri memang disebut tidak masuk ke dalam rencana pelatih anyar Barca, Ronald Koeman. Namun, yang membuat Messi kesal adalah perlakuan pihak klub kepada Suarez.
Disebutkan bahwa Suarez didepak secara sepihak tanpa adanya diskusi langsung dengan penyerang asal Uruguay tersebut. Kabarnya, Koeman hanya menelefon Suarez dan mengatakan bahwa sang striker sudah tidak dibutuhkan lagi. Menurut Rivaldo, perlakuan tersebut membuat Messi tidak senang.Suarez sendiri sejatinya masih memiliki masa kontrak hingga 30 Juni  2021 di Barca. Maka dari itu, menurut Rivaldo, Suarez layak untuk  bertemu dengan Bartomeu dan melakukan diskusi sebelum mengambil  keputusan secara sepihak. Ia pun memaklumi jika pada akhirnya Messi juga  ikut geram.
&quot;Saya kenal Koeman dan saya tahu dia orang yang baik, sangat  menghargai orang lain. Seorang komunikator yang luar biasa,&amp;rdquo; ujar  Rivaldo, seperti dilansir dari Marca, Kamis (27/8/2020).
&amp;ldquo;Tentu saja, Suarez pantas mendapatkan setidaknya satu pertemuan  pribadi dengan presiden, dewan direksi dan pelatih untuk membicarakan  masalah itu.  Dia memiliki kontrak yang berlaku dan harus ada negosiasi  agar dia pergi. Jadi ya, hal-hal pastinya harus dilakukan secara  berbeda,&quot; sambungnya.
&quot;Saya sama sekali tidak setuju dengan kepergian Suarez karena menurut  saya dia striker hebat dan sulit menemukan pengganti seperti dia.  Selain itu, dia, (Arturo) Vidal, dan Messi adalah teman baik. Keputusan  Messi pasti dipengaruhi oleh segalanya dan ini juga,&amp;rdquo; tandas Rivaldo.</content:encoded></item></channel></rss>
