<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Antonio Conte Resmi Bertahan di Inter Milan</title><description>Inter MIlan dan Antonio Conte sepakat melanjutkan kerja sama.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/26/47/2267464/antonio-conte-resmi-bertahan-di-inter-milan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/08/26/47/2267464/antonio-conte-resmi-bertahan-di-inter-milan"/><item><title>Antonio Conte Resmi Bertahan di Inter Milan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/26/47/2267464/antonio-conte-resmi-bertahan-di-inter-milan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/08/26/47/2267464/antonio-conte-resmi-bertahan-di-inter-milan</guid><pubDate>Rabu 26 Agustus 2020 00:10 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/26/47/2267464/antonio-conte-resmi-bertahan-di-inter-milan-Crmk0ITPPD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelatih Inter Milan, Antonio Conte (Foto: UEFA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/26/47/2267464/antonio-conte-resmi-bertahan-di-inter-milan-Crmk0ITPPD.jpg</image><title>Pelatih Inter Milan, Antonio Conte (Foto: UEFA)</title></images><description>MILAN &amp;ndash; Sejak beberapa pekan terakhir, Antonio Conte santer dikabarkan bakal dipecat sebagai pelatih Inter Milan setelah musim kompetisi 2019-2020 berakhir. Akan tetapi, kini pihak Inter dan Conte telah membuat kesepakatan untuk melanjutkan kerja sama mereka.
Isu mengenai Conte yang bakal keluar dari Inter menyebar lantaran pelatih 51 tahun itu dikabarkan memiliki hubungan yang tak harmonis dengan jajaran Dewan Direksi Inter. Utamanya, Conte disebut masalah dengan CEO Inter, Giuseppe Marotta.
Maka dari itu, dalam pertemuan yang baru saja dilakukan, Conte hanya berbicara empat mata dengan Presiden Inter, Steven Zhang. Marotta dan anggota Dewan Direksi Inter lainnya tidak ikut dilibatkan.
Baca juga: Moratti Yakin Inter Akan Coba Datangkan Messi ke Giuseppe Meazza

Banyak yang berspekulasi bahwa pertemuan tersebut akan berakhir dengan kedua belah pihak mengakhiri kerja sama. Sebab, sempat tersiar kabar bahwa Conte enggan tetap berada di Inter selama masih ada Marotta.
Kendati demikian, yang terjadi malah Conte terus melanjutkan proyeknya bersama Nerazzurri. Kontrak Conte sendiri bersama Inter sejatinya masih akan berlaku hingga 30 Juni 2022.
Dengan begitu, masih ada waktu dua tahun tersisa. Maka, seandainya Inter memecat Conte, maka Nerazzurri harus membayar kompensasi yang cukup besar jumlahnya kepada sang allenatore.
&amp;ldquo;Klub dan Antonio Conte mengadakan pertemuan konstruktif hari ini  yang berfokus pada kesinambungan dan strategi, di mana kedua pihak  meletakkan dasar untuk terus bekerja sama dalam proyek klub,&amp;rdquo; tulis  pernyataan dari pihak Inter, Rabu (26/8/2020).
Dengan begini, maka berakhir juga spekulasi mengenai calon pelatih  Inter berikutnya. Sebelum ini, santer diisukan Massimiliano Allegri  bakal menggantikan Conte sebagai juru taktik Nerazzurri.
Nama Allegri menjadi yang paling difavoritkan karena pelatih 52 tahun  itu tidak sedang menangani tim mana pun. Sejak berpisah jalan dengan  Juventus pada akhir musim 2018-2019, Allegri belum melatih lagi.
Selain itu, Allegri juga memiliki hubungan yang baik dengan Marotta.  Sebab, Marotta adalah orang yang memilih Allegri untuk menangani  Juventus pada 2014. Sebab, saat itu Conte mendapat panggilan untuk  menangani Timnas Italia dan harus meninggalkan Juve.
</description><content:encoded>MILAN &amp;ndash; Sejak beberapa pekan terakhir, Antonio Conte santer dikabarkan bakal dipecat sebagai pelatih Inter Milan setelah musim kompetisi 2019-2020 berakhir. Akan tetapi, kini pihak Inter dan Conte telah membuat kesepakatan untuk melanjutkan kerja sama mereka.
Isu mengenai Conte yang bakal keluar dari Inter menyebar lantaran pelatih 51 tahun itu dikabarkan memiliki hubungan yang tak harmonis dengan jajaran Dewan Direksi Inter. Utamanya, Conte disebut masalah dengan CEO Inter, Giuseppe Marotta.
Maka dari itu, dalam pertemuan yang baru saja dilakukan, Conte hanya berbicara empat mata dengan Presiden Inter, Steven Zhang. Marotta dan anggota Dewan Direksi Inter lainnya tidak ikut dilibatkan.
Baca juga: Moratti Yakin Inter Akan Coba Datangkan Messi ke Giuseppe Meazza

Banyak yang berspekulasi bahwa pertemuan tersebut akan berakhir dengan kedua belah pihak mengakhiri kerja sama. Sebab, sempat tersiar kabar bahwa Conte enggan tetap berada di Inter selama masih ada Marotta.
Kendati demikian, yang terjadi malah Conte terus melanjutkan proyeknya bersama Nerazzurri. Kontrak Conte sendiri bersama Inter sejatinya masih akan berlaku hingga 30 Juni 2022.
Dengan begitu, masih ada waktu dua tahun tersisa. Maka, seandainya Inter memecat Conte, maka Nerazzurri harus membayar kompensasi yang cukup besar jumlahnya kepada sang allenatore.
&amp;ldquo;Klub dan Antonio Conte mengadakan pertemuan konstruktif hari ini  yang berfokus pada kesinambungan dan strategi, di mana kedua pihak  meletakkan dasar untuk terus bekerja sama dalam proyek klub,&amp;rdquo; tulis  pernyataan dari pihak Inter, Rabu (26/8/2020).
Dengan begini, maka berakhir juga spekulasi mengenai calon pelatih  Inter berikutnya. Sebelum ini, santer diisukan Massimiliano Allegri  bakal menggantikan Conte sebagai juru taktik Nerazzurri.
Nama Allegri menjadi yang paling difavoritkan karena pelatih 52 tahun  itu tidak sedang menangani tim mana pun. Sejak berpisah jalan dengan  Juventus pada akhir musim 2018-2019, Allegri belum melatih lagi.
Selain itu, Allegri juga memiliki hubungan yang baik dengan Marotta.  Sebab, Marotta adalah orang yang memilih Allegri untuk menangani  Juventus pada 2014. Sebab, saat itu Conte mendapat panggilan untuk  menangani Timnas Italia dan harus meninggalkan Juve.
</content:encoded></item></channel></rss>
