<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>6 Pelatih yang Raih Treble Winner di Era Liga Champions</title><description>Berikut enam pelatih yang sukses membawa timnya meraih treble winner di era Liga Champions.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/26/261/2267707/6-pelatih-yang-raih-treble-winner-di-era-liga-champions</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/08/26/261/2267707/6-pelatih-yang-raih-treble-winner-di-era-liga-champions"/><item><title>6 Pelatih yang Raih Treble Winner di Era Liga Champions</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/26/261/2267707/6-pelatih-yang-raih-treble-winner-di-era-liga-champions</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/08/26/261/2267707/6-pelatih-yang-raih-treble-winner-di-era-liga-champions</guid><pubDate>Rabu 26 Agustus 2020 19:30 WIB</pubDate><dc:creator>Admiraldy Eka Saputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/26/261/2267707/6-pelatih-yang-raih-treble-winner-di-era-liga-champions-88Lj1UGWOs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hansi Flick bawa Bayern Munich juarai Liga Champions 2019-2020 (Foto: UEFA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/26/261/2267707/6-pelatih-yang-raih-treble-winner-di-era-liga-champions-88Lj1UGWOs.jpg</image><title>Hansi Flick bawa Bayern Munich juarai Liga Champions 2019-2020 (Foto: UEFA)</title></images><description>BAYERN Munich sukses memastikan gelar Liga Champions 2019-2020 setelah mengalahkan wakil Prancis, Paris Saint-Germain (PSG) lewat skor tipis 1-0 pada babak final yang berlangsung di Stadion Da Luz, Lisbon, Portugal, Senin 24 Agustus 2020 dini hari WIB.
Pencapaian tersebut membawa Die Rotten &amp;ndash;julukan Bayern&amp;ndash;  menutup 2019-2020 dengan raihan treble winner atau raihan tiga trofi bergengsi dalam satu musim. Selain merajai kompetisi Eropa, tim arahan pelatih Hansi Flick juga menunjukkan dominasi di ajang domestik.
Bayern Munich berhasil mempertahankan dua gelar juara yakni Bundesliga Jerman 2019-2020 dan DFB-Pokal. Flick rupanya bukan satu-satunya pelatih yang berhasil membawa timnya meraih treble winner. Melansir dari laman Sportskeeda, berikut enam pelatih yang sukses membawa timnya meraih treble winner di era Liga Champions.
6. Sir Alex Fergusson (Manchester United 1998-1999)

Musim 1998-1999 menjadi salah satu puncak kesuksesan Setan Merah &amp;ndash;julukan Man United&amp;ndash; di bawah arahan Ferguson. Keberhasilan Man United mengalahkan Bayern Munich di babak final liga Champions melengkapi raihan gelar mereka pada musim tersebut.
Pada kompetisi Liga Inggris, Man United juga berhasil menyudahi musim di posisi teratas dengan unggul satu poin dari pesaing terdekat yakni Arsenal. Trofi Piala FA kemudian menjadi pelengkap treble winner Manchester Merah.
5. Pep Guardiola (Barcelona 2008-2009)

Josep Guardiola mencatatkan perjalanan luar biasa di musim perdananya  menangani skuad Blaugrana. Pelatih asal Spanyol itu langsung  mempersembahkan tiga trofi juara, termasuk Trofi Liga Champions  2008-2009.
Barcelona sukses mempecundangi Manchester United di partai final  lewat skor akhir 2-0. Masing-masing gol Samuel Eto&amp;rsquo;o dan Lionel Messi  mempersembahkan trofi Liga Champions ketiga untuk tim katalan.
Tidak hanya itu, Barcelona juga sangat dominan di kompetisi Liga  Spanyol. Lionel Messi dan kolega berhasil meraih 37 kemenangan dari dari  38 laga yang dipertandingkan. Gelar Copa Del Rey usai menumbangkan  Athletic Bilbao menjadi penutup raihan treble winner mereka pada musim  tersebut.
4. Jose Mourinho (Inter Milan 2009-2010)

Satu musim setelahnya, Inter Milan kemudian mengikuti jejak  keberhasilan Barcelona bersama pelatih mereka, Jose Mourinho. La  Beneamata sebenarnya menjalani musim 2009-2010 tampa performa yang  terlalu mencolok ketimbang tim lain.
Terlebih tiga penyerang mereka yakni Samuel Eto&amp;rsquo;o, Diego Milito dan  Goran Pandev tampil kurang menjanjikan di awal musim. Akan tetapi,  tangan dingin Mourinho seakan menyulap penampilan Inter mulai  pertangahan musim.
Hasilnya, gelar scudetto sukses mereka raih dengan menempati urutan  teratas di klasemen akhir Liga Italia 2009-2020. Trofi Coppa Italia  kemudian menyusul usai mereka berhasil menang tipis 1-0 atas AS Roma.
Mourinho akhirnya berhasil menjawab keraguan timnya dengan raihan  treble winner pada musim tersebut. Gelar Liga Champions jadi pelengkap  usai mereka mengalahkan Bayern Munich dengan skor telak 2-0.3. Jupp Heynckes (Bayern Munich 2012-2013)

Sebelum meraih treble winner musim ini bersama pelatih Hansi Flick,   FC Hollywood &amp;ndash;julukan Bayern&amp;ndash; juga pernah melakukan pencapaian serupa   pada 2012-2013.
Prestasi tersebut mereka raih saat berada di bawah arahan pelatih   Jupp Heynckes. Musim 2012-2013 bisa dikatakan sebagai momen kebangkitan   bagi Bayern Munich.
Setelah melepaskan gelar Bundesliga pada tahun 2012 ke Borussia   Dortmund dan juga kalah di final Liga Champions dari Chelsea di kandang   sendiri, Bayern kembali dengan sepenuh hati untuk meraih hasil  maksimal.
Tidak tanggung-tanggung, Die Rotten langsung meraih tiga trofi   bergengsi dengan rincian dua trofi di kompetisi domestik dan satu trofi   Liga Champions. Pada final Liga Champions 2012-2013 mereka berhasil   mengatasi perlawanan wakil Jerman lainnya yakni Borussia Dortmund.
2. Luis Enrique (Barcelona 2014-2015)

Seperti yang terjadi pada 2008-2009 saat masih di bawah asuhan Pep   GUardiola, Barcelona kembali meraih treble winner pada 2014-2015.   Prestasi tersebut mereka raih pada musim perdana era kepelatihan Luis   Enrique.
Blaugrana meraih trofi Liga Spanyol dengan unggul dua poin dari Real   Madrid di posisi kedua. Kemudian pada ajang Copa Del Rey, tim katalan   meraih gelar juara usai menumbangkan Athletic Bilbao.
Kemudian di final Liga Champions mereka menghadapi Juventus, yang   juga sedang berburu treble. Barcelona akhirnya menang 3-1 berkat   masing-masing sumbangan satu gol dari Luis Suarez, Ivan Rakitic dan   Neymar Jr.1. Hansi Flick (Bayern Munich 2019-2020)

Musim 2019-2020 jadi momen yang tidak akan terlupakan bagi Bayern    Munich. Mereka menciptakan sejarah mereka sendiri dengan menjadi tim    Jerman pertama yang melakukan dua treble winner.
Bayern sebenarnya mengawali musim dengan kurang baik saat masih    ditangani pelatih Niko Kovac. Akan tetapi, kedatangan Flick pada    November 2019 seakan mengembalikan taji Die Rotten.
Secara tidak terduga, Bayern unggul hingga 13 poin sebelum akhirnya    memastikan gelar juara Liga Jerman 2019-2020. Kemudian di ajang    DFB-Pokal mereka berhasil menumbangkan Bayer Leverkusen dengan skor    meyakinkan 4-2.
Mereka juga mengalahkan PSG 1-0 di final Liga Champions di Lisbon,    berkat gol babak kedua dari Kingsley Coman untuk menjadi pendatang    terbaru ke klub treble. Manuel Neuer juga menjadi penjaga gawang pertama    yang meraih dua treble dalam karirnya.</description><content:encoded>BAYERN Munich sukses memastikan gelar Liga Champions 2019-2020 setelah mengalahkan wakil Prancis, Paris Saint-Germain (PSG) lewat skor tipis 1-0 pada babak final yang berlangsung di Stadion Da Luz, Lisbon, Portugal, Senin 24 Agustus 2020 dini hari WIB.
Pencapaian tersebut membawa Die Rotten &amp;ndash;julukan Bayern&amp;ndash;  menutup 2019-2020 dengan raihan treble winner atau raihan tiga trofi bergengsi dalam satu musim. Selain merajai kompetisi Eropa, tim arahan pelatih Hansi Flick juga menunjukkan dominasi di ajang domestik.
Bayern Munich berhasil mempertahankan dua gelar juara yakni Bundesliga Jerman 2019-2020 dan DFB-Pokal. Flick rupanya bukan satu-satunya pelatih yang berhasil membawa timnya meraih treble winner. Melansir dari laman Sportskeeda, berikut enam pelatih yang sukses membawa timnya meraih treble winner di era Liga Champions.
6. Sir Alex Fergusson (Manchester United 1998-1999)

Musim 1998-1999 menjadi salah satu puncak kesuksesan Setan Merah &amp;ndash;julukan Man United&amp;ndash; di bawah arahan Ferguson. Keberhasilan Man United mengalahkan Bayern Munich di babak final liga Champions melengkapi raihan gelar mereka pada musim tersebut.
Pada kompetisi Liga Inggris, Man United juga berhasil menyudahi musim di posisi teratas dengan unggul satu poin dari pesaing terdekat yakni Arsenal. Trofi Piala FA kemudian menjadi pelengkap treble winner Manchester Merah.
5. Pep Guardiola (Barcelona 2008-2009)

Josep Guardiola mencatatkan perjalanan luar biasa di musim perdananya  menangani skuad Blaugrana. Pelatih asal Spanyol itu langsung  mempersembahkan tiga trofi juara, termasuk Trofi Liga Champions  2008-2009.
Barcelona sukses mempecundangi Manchester United di partai final  lewat skor akhir 2-0. Masing-masing gol Samuel Eto&amp;rsquo;o dan Lionel Messi  mempersembahkan trofi Liga Champions ketiga untuk tim katalan.
Tidak hanya itu, Barcelona juga sangat dominan di kompetisi Liga  Spanyol. Lionel Messi dan kolega berhasil meraih 37 kemenangan dari dari  38 laga yang dipertandingkan. Gelar Copa Del Rey usai menumbangkan  Athletic Bilbao menjadi penutup raihan treble winner mereka pada musim  tersebut.
4. Jose Mourinho (Inter Milan 2009-2010)

Satu musim setelahnya, Inter Milan kemudian mengikuti jejak  keberhasilan Barcelona bersama pelatih mereka, Jose Mourinho. La  Beneamata sebenarnya menjalani musim 2009-2010 tampa performa yang  terlalu mencolok ketimbang tim lain.
Terlebih tiga penyerang mereka yakni Samuel Eto&amp;rsquo;o, Diego Milito dan  Goran Pandev tampil kurang menjanjikan di awal musim. Akan tetapi,  tangan dingin Mourinho seakan menyulap penampilan Inter mulai  pertangahan musim.
Hasilnya, gelar scudetto sukses mereka raih dengan menempati urutan  teratas di klasemen akhir Liga Italia 2009-2020. Trofi Coppa Italia  kemudian menyusul usai mereka berhasil menang tipis 1-0 atas AS Roma.
Mourinho akhirnya berhasil menjawab keraguan timnya dengan raihan  treble winner pada musim tersebut. Gelar Liga Champions jadi pelengkap  usai mereka mengalahkan Bayern Munich dengan skor telak 2-0.3. Jupp Heynckes (Bayern Munich 2012-2013)

Sebelum meraih treble winner musim ini bersama pelatih Hansi Flick,   FC Hollywood &amp;ndash;julukan Bayern&amp;ndash; juga pernah melakukan pencapaian serupa   pada 2012-2013.
Prestasi tersebut mereka raih saat berada di bawah arahan pelatih   Jupp Heynckes. Musim 2012-2013 bisa dikatakan sebagai momen kebangkitan   bagi Bayern Munich.
Setelah melepaskan gelar Bundesliga pada tahun 2012 ke Borussia   Dortmund dan juga kalah di final Liga Champions dari Chelsea di kandang   sendiri, Bayern kembali dengan sepenuh hati untuk meraih hasil  maksimal.
Tidak tanggung-tanggung, Die Rotten langsung meraih tiga trofi   bergengsi dengan rincian dua trofi di kompetisi domestik dan satu trofi   Liga Champions. Pada final Liga Champions 2012-2013 mereka berhasil   mengatasi perlawanan wakil Jerman lainnya yakni Borussia Dortmund.
2. Luis Enrique (Barcelona 2014-2015)

Seperti yang terjadi pada 2008-2009 saat masih di bawah asuhan Pep   GUardiola, Barcelona kembali meraih treble winner pada 2014-2015.   Prestasi tersebut mereka raih pada musim perdana era kepelatihan Luis   Enrique.
Blaugrana meraih trofi Liga Spanyol dengan unggul dua poin dari Real   Madrid di posisi kedua. Kemudian pada ajang Copa Del Rey, tim katalan   meraih gelar juara usai menumbangkan Athletic Bilbao.
Kemudian di final Liga Champions mereka menghadapi Juventus, yang   juga sedang berburu treble. Barcelona akhirnya menang 3-1 berkat   masing-masing sumbangan satu gol dari Luis Suarez, Ivan Rakitic dan   Neymar Jr.1. Hansi Flick (Bayern Munich 2019-2020)

Musim 2019-2020 jadi momen yang tidak akan terlupakan bagi Bayern    Munich. Mereka menciptakan sejarah mereka sendiri dengan menjadi tim    Jerman pertama yang melakukan dua treble winner.
Bayern sebenarnya mengawali musim dengan kurang baik saat masih    ditangani pelatih Niko Kovac. Akan tetapi, kedatangan Flick pada    November 2019 seakan mengembalikan taji Die Rotten.
Secara tidak terduga, Bayern unggul hingga 13 poin sebelum akhirnya    memastikan gelar juara Liga Jerman 2019-2020. Kemudian di ajang    DFB-Pokal mereka berhasil menumbangkan Bayer Leverkusen dengan skor    meyakinkan 4-2.
Mereka juga mengalahkan PSG 1-0 di final Liga Champions di Lisbon,    berkat gol babak kedua dari Kingsley Coman untuk menjadi pendatang    terbaru ke klub treble. Manuel Neuer juga menjadi penjaga gawang pertama    yang meraih dua treble dalam karirnya.</content:encoded></item></channel></rss>
