<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mourinho Soroti Mental Pemain Zaman Sekarang</title><description>Jose Mourinho menilai mental pemain sekarang lemah.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/24/45/2266828/mourinho-soroti-mental-pemain-zaman-sekarang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/08/24/45/2266828/mourinho-soroti-mental-pemain-zaman-sekarang"/><item><title>Mourinho Soroti Mental Pemain Zaman Sekarang</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/24/45/2266828/mourinho-soroti-mental-pemain-zaman-sekarang</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/08/24/45/2266828/mourinho-soroti-mental-pemain-zaman-sekarang</guid><pubDate>Senin 24 Agustus 2020 23:12 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/24/45/2266828/mourinho-soroti-mental-pemain-zaman-sekarang-2HSXjUw4wq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jose Mourinho (Foto: Twitter Premier League)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/24/45/2266828/mourinho-soroti-mental-pemain-zaman-sekarang-2HSXjUw4wq.jpg</image><title>Jose Mourinho (Foto: Twitter Premier League)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Bukan rahasia lagi kalau Jose Mourinho memiliki hubungan yang tak harmonis dengan sejumlah pemainnya ketika menangani Manchester United. Salah satu faktor yang membuat Mourinho kehilangan kontrol di ruang ganti adalah karena sikapnya yang terlalu terbuka (blak-blakan).
Kendati demikian, Mourinho justru menilai kalau para pemain zaman sekarang yang bermental lemah. Mourinho merupakan salah satu pelatih sepakbola yang kerap mengkritik pemainnya di depan umum.
Baca juga: Mourinho Nilai Mbappe Belum Layak Menangi Ballon d'Or

Bahkan, pelatih berjuluk The Special One itu tak ragu melontarkan kritik terhadap pemainnya di hadapan awak media. Mourinho sebenarnya memiliki maksud baik dengan tindakannya tersebut. Ia berharap pemainnya mampu bangkit dan tampil lebih baik setelah dikritik di depan umum.
Hanya saja, yang terjadi justru sebaliknya. Para pemain malah menjadi kesal atas perlakuan Mourinho tersebut dan akhirnya bermain semakin buruk.
Mourinho membeberkan kalau ia pernah mendapat keluhan dari salah satu anak asuhnya lantaran pemain tersebut tidak suka jika The Special One mengkritiknya di hadapan rekan-rekannya yang lain.

&amp;ldquo;Ketika saya melatih di lapangan saya suka melihat diri saya bebas  karena saya merasa ada di keluarga dan saya ingin bisa mengkritik semua  orang,&amp;rdquo; beber Mourinho, seperti disampaiknnya dalam wawancara beIN  Sport, Senin (24/8/2020).
&amp;ldquo;Saya punya satu pemain, dia sangat sopan dan tidak konfrontatif,  yang mengatakan, 'Tolong ketika Anda mengkritik saya, dapatkah Anda  melakukannya secara pribadi?'&amp;rdquo; ungkap The Special One.
&amp;ldquo;Saya menanyakan alasannya dan dia berkata, 'Karena itu perawakan  saya di depan pemain lain. Ketika Anda mengkritik saya, saya tidak  merasa nyaman.' Dia adalah salah satu pemain top di generasinya. Saat  ini Anda harus sangat pintar dalam cara Anda membaca pemain dan  kepribadian mereka,&quot; pungkas Mourinho yang kini menangani Tottenham  Hotspur.</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Bukan rahasia lagi kalau Jose Mourinho memiliki hubungan yang tak harmonis dengan sejumlah pemainnya ketika menangani Manchester United. Salah satu faktor yang membuat Mourinho kehilangan kontrol di ruang ganti adalah karena sikapnya yang terlalu terbuka (blak-blakan).
Kendati demikian, Mourinho justru menilai kalau para pemain zaman sekarang yang bermental lemah. Mourinho merupakan salah satu pelatih sepakbola yang kerap mengkritik pemainnya di depan umum.
Baca juga: Mourinho Nilai Mbappe Belum Layak Menangi Ballon d'Or

Bahkan, pelatih berjuluk The Special One itu tak ragu melontarkan kritik terhadap pemainnya di hadapan awak media. Mourinho sebenarnya memiliki maksud baik dengan tindakannya tersebut. Ia berharap pemainnya mampu bangkit dan tampil lebih baik setelah dikritik di depan umum.
Hanya saja, yang terjadi justru sebaliknya. Para pemain malah menjadi kesal atas perlakuan Mourinho tersebut dan akhirnya bermain semakin buruk.
Mourinho membeberkan kalau ia pernah mendapat keluhan dari salah satu anak asuhnya lantaran pemain tersebut tidak suka jika The Special One mengkritiknya di hadapan rekan-rekannya yang lain.

&amp;ldquo;Ketika saya melatih di lapangan saya suka melihat diri saya bebas  karena saya merasa ada di keluarga dan saya ingin bisa mengkritik semua  orang,&amp;rdquo; beber Mourinho, seperti disampaiknnya dalam wawancara beIN  Sport, Senin (24/8/2020).
&amp;ldquo;Saya punya satu pemain, dia sangat sopan dan tidak konfrontatif,  yang mengatakan, 'Tolong ketika Anda mengkritik saya, dapatkah Anda  melakukannya secara pribadi?'&amp;rdquo; ungkap The Special One.
&amp;ldquo;Saya menanyakan alasannya dan dia berkata, 'Karena itu perawakan  saya di depan pemain lain. Ketika Anda mengkritik saya, saya tidak  merasa nyaman.' Dia adalah salah satu pemain top di generasinya. Saat  ini Anda harus sangat pintar dalam cara Anda membaca pemain dan  kepribadian mereka,&quot; pungkas Mourinho yang kini menangani Tottenham  Hotspur.</content:encoded></item></channel></rss>
