<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ander Herrera Mengaku Jadi Pecundang Usai PSG Kalah dari Bayern Munich</title><description>Kingsley Coman memanfaatkan umpan silang Joshua Kimmich yang diselesaikannya lewat sundulan pada menit 59.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/24/261/2266700/ander-herrera-mengaku-jadi-pecundang-usai-psg-kalah-dari-bayern-munich</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/08/24/261/2266700/ander-herrera-mengaku-jadi-pecundang-usai-psg-kalah-dari-bayern-munich"/><item><title>Ander Herrera Mengaku Jadi Pecundang Usai PSG Kalah dari Bayern Munich</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/24/261/2266700/ander-herrera-mengaku-jadi-pecundang-usai-psg-kalah-dari-bayern-munich</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/08/24/261/2266700/ander-herrera-mengaku-jadi-pecundang-usai-psg-kalah-dari-bayern-munich</guid><pubDate>Senin 24 Agustus 2020 17:49 WIB</pubDate><dc:creator>Rachmat Fahzry</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/24/261/2266700/ander-herrera-mengaku-jadi-pecundang-usai-psg-kalah-dari-bayern-munich-nPVSKbwxkq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ander Herrera dan Neymar Jr. (Foto/Twitter Ander Herrera)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/24/261/2266700/ander-herrera-mengaku-jadi-pecundang-usai-psg-kalah-dari-bayern-munich-nPVSKbwxkq.jpg</image><title>Ander Herrera dan Neymar Jr. (Foto/Twitter Ander Herrera)</title></images><description>LISBON &amp;ndash; Gelandang Paris Saint-Germain (PSG), Ander mengakui bahwa kekalahannya di partai puncak Liga Champions 2019-2020 dari Bayern Munich membuatnya merasa seperti pecundang.
Klub asal Prancis tersebut kalah dari wakil Jerman dengan skor 1-0 di Stadion Da Luz, Portugal, Senin (24/8/2020).

Gol semata wayang Bayern dicetak produk akademi PSG, Kingsley Coman memanfaatkan umpan silang Joshua Kimmich yang diselesaikannya lewat sundulan pada menit 59.
Baca juga:&amp;nbsp;Pemain Bayern Munich Ejek Neymar dalam Perayaan Kemenangan Liga Champions
Baca juga:&amp;nbsp;Jadi Pahlawan Bayern Juarai Liga Champions, Coman Nyaris Pensiun di Usia 22 Tahun&amp;nbsp;
PSG mencoba mengejar ketertinggalan dengan mengganti beberapa pemain termasuk Herrera yang digantikan Julian Draxler saat pertandingan tersisa 20 menit. Namun, tim asuhan Thomas Tuchel gagal mencetak gol penyeimbang.
&quot;Mereka tahu bagaimana caranya menang, dan kami juga tahu bagaimana kalah dalam pertandingan,&quot; kata Herrera kepada Viaplay Fotball mengutip Daily Mail, Senin (24/8/2020).
&amp;ldquo;Ketika Anda kalah, Anda pecundang selama beberapa hari, tetapi ketika Anda  kalah, Anda dapat mengambil pelajaran untuk membuatmu lebih kuat,&amp;rdquo; tambahnya.Ketika ditanya bagaimana bermain di final Liga Champions tanpa dihadiri penontong.
&amp;ldquo;Sial, mengerikan. Bagi saya, penggemar adalah kunci dalam olahraga ini, mereka adalah hal terpenting dalam sepakbola,&amp;rdquo; jawabnya.

&amp;ldquo;Sepak bola tanpa penggemar tak berarti. Saya berharap semua orang menyadari sepakbola adalah untuk penggemar. Bisnis itu harus dilanjutkan karena ini bisnis besar,&amp;rdquo; tambah eks Man United tersebut.
&quot;Bagi sebagia orang, menonton sepakbola merupakan pelarian yang baik untuk mereka,&amp;rdquo; pungkas dia.

</description><content:encoded>LISBON &amp;ndash; Gelandang Paris Saint-Germain (PSG), Ander mengakui bahwa kekalahannya di partai puncak Liga Champions 2019-2020 dari Bayern Munich membuatnya merasa seperti pecundang.
Klub asal Prancis tersebut kalah dari wakil Jerman dengan skor 1-0 di Stadion Da Luz, Portugal, Senin (24/8/2020).

Gol semata wayang Bayern dicetak produk akademi PSG, Kingsley Coman memanfaatkan umpan silang Joshua Kimmich yang diselesaikannya lewat sundulan pada menit 59.
Baca juga:&amp;nbsp;Pemain Bayern Munich Ejek Neymar dalam Perayaan Kemenangan Liga Champions
Baca juga:&amp;nbsp;Jadi Pahlawan Bayern Juarai Liga Champions, Coman Nyaris Pensiun di Usia 22 Tahun&amp;nbsp;
PSG mencoba mengejar ketertinggalan dengan mengganti beberapa pemain termasuk Herrera yang digantikan Julian Draxler saat pertandingan tersisa 20 menit. Namun, tim asuhan Thomas Tuchel gagal mencetak gol penyeimbang.
&quot;Mereka tahu bagaimana caranya menang, dan kami juga tahu bagaimana kalah dalam pertandingan,&quot; kata Herrera kepada Viaplay Fotball mengutip Daily Mail, Senin (24/8/2020).
&amp;ldquo;Ketika Anda kalah, Anda pecundang selama beberapa hari, tetapi ketika Anda  kalah, Anda dapat mengambil pelajaran untuk membuatmu lebih kuat,&amp;rdquo; tambahnya.Ketika ditanya bagaimana bermain di final Liga Champions tanpa dihadiri penontong.
&amp;ldquo;Sial, mengerikan. Bagi saya, penggemar adalah kunci dalam olahraga ini, mereka adalah hal terpenting dalam sepakbola,&amp;rdquo; jawabnya.

&amp;ldquo;Sepak bola tanpa penggemar tak berarti. Saya berharap semua orang menyadari sepakbola adalah untuk penggemar. Bisnis itu harus dilanjutkan karena ini bisnis besar,&amp;rdquo; tambah eks Man United tersebut.
&quot;Bagi sebagia orang, menonton sepakbola merupakan pelarian yang baik untuk mereka,&amp;rdquo; pungkas dia.

</content:encoded></item></channel></rss>
