<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Arsenal Akan Kesulitan Rekrut Pemain Baru jika Masih Ada Ozil</title><description>Arsenal harus lepas Ozil terlebih dahulu agar bisa merekrut pemain dengan lebih leluasa.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/21/45/2265193/arsenal-akan-kesulitan-rekrut-pemain-baru-jika-masih-ada-ozil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/08/21/45/2265193/arsenal-akan-kesulitan-rekrut-pemain-baru-jika-masih-ada-ozil"/><item><title>Arsenal Akan Kesulitan Rekrut Pemain Baru jika Masih Ada Ozil</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/21/45/2265193/arsenal-akan-kesulitan-rekrut-pemain-baru-jika-masih-ada-ozil</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/08/21/45/2265193/arsenal-akan-kesulitan-rekrut-pemain-baru-jika-masih-ada-ozil</guid><pubDate>Jum'at 21 Agustus 2020 02:55 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/21/45/2265193/arsenal-akan-kesulitan-rekrut-pemain-baru-jika-masih-ada-ozil-O0Ezt0kg1O.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mesut Ozil (Foto: Instagram/@m10_official)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/21/45/2265193/arsenal-akan-kesulitan-rekrut-pemain-baru-jika-masih-ada-ozil-O0Ezt0kg1O.jpg</image><title>Mesut Ozil (Foto: Instagram/@m10_official)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Memasuki bursa transfer musim panas 2020, klub-klub Liga Inggris tengah berbenah mendatangkan pemain baru untuk meningkatkan kualitas mereka. Akan tetapi, menurut mantan pemain Liverpool, Jamie Carragher, Arsenal akan kesulitan untuk bisa merekrut pemain anyar.
Sejauh ini, satu-satunya pemain yang baru direkrut oleh Arsenal adalah Willian Borges. Itu pun The Gunners mendapatkannya secara gratis karena masa kontrak Willian di Chelsea telah berakhir.
Menurut Carragher, salah satu penyebab yang membuat Arsenal kesulitan mendatangkan pemain baru adalah karena mereka masih memiliki Mesut Ozil. Pasalnya, kehadiran Ozil membuat kondisi keuangan Arsenal menjadi tidak stabil.

Baca juga: Arteta Tantang Para Pemain Arsenal untuk Naik Level
Di Arsenal, Ozil merupakan pemain dengan gaji terbesar, yakni 350 ribu pounds atau sekira Rp6,4 miliar per pekan. Meski begitu, di era Mikel Arteta, gelandang berpaspor Jerman itu justru tidak menampilkan performa memuaskan dan kerap hanya menjadi penghuni bangku cadangan.
Tak ayal, kondisi itu pun disayangkan oleh Carragher. Karena dengan besarnya gaji Ozil sekarang, itu juga berdampak pada kebijakan transfer klub. Bisa dibilang, Arsenal mengeluarkan biaya yang sia-sia. Pasalnya, dengan gaji sebesar itu, Ozil harusnya tampil sebagai tulang punggung tim.
Carragher menilai bahwa seharusnya Arsenal memilih manajer baru  dengan seksama saat mereka mencoba mengganti Arsene Wenger. Pasalnya, di  era Wenger, Ozil selalu menjadi pemain inti sehingga sang gelandang pun  diganjar gaji besar.
Kendati demikian, saat Arsenal berada di bawah komando Unai Emery,  Ozil lebih banyak tidak dipakai dan kondisi tim pun tidak stabil.  Bahkan, meski sekarang Arsenal sudah berganti manajer lagi menjadi  Arteta, Ozil tetap menjadi pemain yang tak terpakai.
&amp;ldquo;Bagaimana mereka bisa memberi gaji kontrak mingguan 350 ribu pounds  untuk Mesut Ozil? Tentunya mereka perlu memastikan manajer berikutnya  menghargai Ozil sebanyak Wenger,&quot; ujar Carragher, seperti dilansir dari  Express, Jumat (21/8/2020).
Saat ini masa kontrak Ozil bersama Arsenal hanya akan berlaku hingga  30 Juni 2021. Meski begitu, Dewan Arsenal dikabarkan memiliki rencana  untuk melego Ozil musim panas ini. Sayangnya, bukan hal yang mudah untuk  menemukan klub yang mau menampung Ozil dengan tingginya tuntutan gaji  yang diminta.
</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Memasuki bursa transfer musim panas 2020, klub-klub Liga Inggris tengah berbenah mendatangkan pemain baru untuk meningkatkan kualitas mereka. Akan tetapi, menurut mantan pemain Liverpool, Jamie Carragher, Arsenal akan kesulitan untuk bisa merekrut pemain anyar.
Sejauh ini, satu-satunya pemain yang baru direkrut oleh Arsenal adalah Willian Borges. Itu pun The Gunners mendapatkannya secara gratis karena masa kontrak Willian di Chelsea telah berakhir.
Menurut Carragher, salah satu penyebab yang membuat Arsenal kesulitan mendatangkan pemain baru adalah karena mereka masih memiliki Mesut Ozil. Pasalnya, kehadiran Ozil membuat kondisi keuangan Arsenal menjadi tidak stabil.

Baca juga: Arteta Tantang Para Pemain Arsenal untuk Naik Level
Di Arsenal, Ozil merupakan pemain dengan gaji terbesar, yakni 350 ribu pounds atau sekira Rp6,4 miliar per pekan. Meski begitu, di era Mikel Arteta, gelandang berpaspor Jerman itu justru tidak menampilkan performa memuaskan dan kerap hanya menjadi penghuni bangku cadangan.
Tak ayal, kondisi itu pun disayangkan oleh Carragher. Karena dengan besarnya gaji Ozil sekarang, itu juga berdampak pada kebijakan transfer klub. Bisa dibilang, Arsenal mengeluarkan biaya yang sia-sia. Pasalnya, dengan gaji sebesar itu, Ozil harusnya tampil sebagai tulang punggung tim.
Carragher menilai bahwa seharusnya Arsenal memilih manajer baru  dengan seksama saat mereka mencoba mengganti Arsene Wenger. Pasalnya, di  era Wenger, Ozil selalu menjadi pemain inti sehingga sang gelandang pun  diganjar gaji besar.
Kendati demikian, saat Arsenal berada di bawah komando Unai Emery,  Ozil lebih banyak tidak dipakai dan kondisi tim pun tidak stabil.  Bahkan, meski sekarang Arsenal sudah berganti manajer lagi menjadi  Arteta, Ozil tetap menjadi pemain yang tak terpakai.
&amp;ldquo;Bagaimana mereka bisa memberi gaji kontrak mingguan 350 ribu pounds  untuk Mesut Ozil? Tentunya mereka perlu memastikan manajer berikutnya  menghargai Ozil sebanyak Wenger,&quot; ujar Carragher, seperti dilansir dari  Express, Jumat (21/8/2020).
Saat ini masa kontrak Ozil bersama Arsenal hanya akan berlaku hingga  30 Juni 2021. Meski begitu, Dewan Arsenal dikabarkan memiliki rencana  untuk melego Ozil musim panas ini. Sayangnya, bukan hal yang mudah untuk  menemukan klub yang mau menampung Ozil dengan tingginya tuntutan gaji  yang diminta.
</content:encoded></item></channel></rss>
