<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Moses Beri Kode Conte Segera Tinggalkan Inter Milan</title><description>Moses memberi kode sang pelatih, Antonio Conte, akan meninggalkan Inter Milan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/19/51/2264721/moses-beri-kode-conte-segera-tinggalkan-inter-milan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/08/19/51/2264721/moses-beri-kode-conte-segera-tinggalkan-inter-milan"/><item><title>Moses Beri Kode Conte Segera Tinggalkan Inter Milan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/19/51/2264721/moses-beri-kode-conte-segera-tinggalkan-inter-milan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/08/19/51/2264721/moses-beri-kode-conte-segera-tinggalkan-inter-milan</guid><pubDate>Rabu 19 Agustus 2020 20:53 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/19/51/2264721/moses-beri-kode-conte-segera-tinggalkan-inter-milan-GWzrl4mY7Y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Conte bawa Inter lolos ke final Liga Eropa 2019-2020. (Foto: Twitter/@Inter)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/19/51/2264721/moses-beri-kode-conte-segera-tinggalkan-inter-milan-GWzrl4mY7Y.jpg</image><title>Conte bawa Inter lolos ke final Liga Eropa 2019-2020. (Foto: Twitter/@Inter)</title></images><description>MILAN &amp;ndash; Wing back kanan Inter Milan, Victor Moses, siap mempersembahkan trofi Liga Eropa 2019-2020 untuk sang pelatih, Antonio Conte. Moses menilai, Conte selalu meminta para pemainnya memberikan kemampuan 110 persen di setiap pertandingan. Hal itu yang membuat Moses selalu bersemangat di setiap laga yang dijalani Inter.
&amp;ldquo;Conte adalah pelatih yang penuh semangat dan memiliki banyak rencana. Ia ingin kami memberikan 110 persen kekuatan di setiap pertandingan,&amp;rdquo; kata Moses mengutip dari Football Italia, Rabu (19/8/2020).

&amp;ldquo;Ia juga selalu ekspresif bersama para stafnya. Kami ingin bermain dan memenangkan trofi Liga Eropa untuknya. Tapi, pada akhirnya kami ingin menikmati gaya bermain sepakbola kami,&amp;rdquo; lanjut Moses yang sempat membantu Conte mengantarkan Chelsea juara Liga Inggris 2016-2017.
Dari komentar Moses di atas, pertanda ia dan rekan-rekannya bersiap memberikan trofi pertama dan terakhir kepada sang pelatih? Sekadar informasi, masa depan Conte sebagai pelatih Inter menjadi pertanyaan.
Setelah Inter menang 2-0 atas Atalanta di pekan pamungkas Liga Italia 2019-2020, Conte menyerang manajemen Inter. Secara terang-terangan, pelatih 51 tahun itu mengaku tak lagi dilindungi manajemen Inter, terutama dari serangan media Italia yang terkenal vokal.
BACA JUGA: 3 Pemain Jadi Bidikan Inter Milan pada Musim Panas 2020
Setelah ungkapan di atas, masa depan Conte pun menjadi pergunjingan. Menurut laporan media-media Italia, Massimiliano Allegri dilaporkan siap menjadi suksesor eks pelatih Juventus tersebut.Kabarnya, manajemen Inter akan memutuskan masa depan Conte kelar Liga Eropa 2019-2020. Terlepas dari dipecat atau tidaknya Conte, merah trofi Liga Eropa 2019-2020 menjadi kewajibannya.

Jika membawa Inter juara Liga Eropa 2019-2020, Conte akan mencetak sejarah dalam karier kepelatihannya. Conte akan meraih trofi kompetisi antarklub Eropa pertamanya sebagai pelatih.
Sebelumnya, Conte dikenal jago meraih trofi di kompetisi domestik, namun tidak di kompetisi antarklub Eropa. Pencapaian terbaik Conte di percaturan sepakbola Eropa hanya membawa Juventus lolos ke perempatfinal Liga Champions 2012-2013.
Bahkan pada 2013-2014, Juventus racikan Conte terhenti di fase grup. Karena itu, Conte akan berjuang sekuat tenaga demi meraih trofi pertamanya di kompetisi antarklub Eropa. Inter sendiri akan menghadapi Sevilla di final Liga Eropa yang dilangsungkan di RheinEnergiStadion, Sabtu 22 Agustus 2020 dini hari WIB.</description><content:encoded>MILAN &amp;ndash; Wing back kanan Inter Milan, Victor Moses, siap mempersembahkan trofi Liga Eropa 2019-2020 untuk sang pelatih, Antonio Conte. Moses menilai, Conte selalu meminta para pemainnya memberikan kemampuan 110 persen di setiap pertandingan. Hal itu yang membuat Moses selalu bersemangat di setiap laga yang dijalani Inter.
&amp;ldquo;Conte adalah pelatih yang penuh semangat dan memiliki banyak rencana. Ia ingin kami memberikan 110 persen kekuatan di setiap pertandingan,&amp;rdquo; kata Moses mengutip dari Football Italia, Rabu (19/8/2020).

&amp;ldquo;Ia juga selalu ekspresif bersama para stafnya. Kami ingin bermain dan memenangkan trofi Liga Eropa untuknya. Tapi, pada akhirnya kami ingin menikmati gaya bermain sepakbola kami,&amp;rdquo; lanjut Moses yang sempat membantu Conte mengantarkan Chelsea juara Liga Inggris 2016-2017.
Dari komentar Moses di atas, pertanda ia dan rekan-rekannya bersiap memberikan trofi pertama dan terakhir kepada sang pelatih? Sekadar informasi, masa depan Conte sebagai pelatih Inter menjadi pertanyaan.
Setelah Inter menang 2-0 atas Atalanta di pekan pamungkas Liga Italia 2019-2020, Conte menyerang manajemen Inter. Secara terang-terangan, pelatih 51 tahun itu mengaku tak lagi dilindungi manajemen Inter, terutama dari serangan media Italia yang terkenal vokal.
BACA JUGA: 3 Pemain Jadi Bidikan Inter Milan pada Musim Panas 2020
Setelah ungkapan di atas, masa depan Conte pun menjadi pergunjingan. Menurut laporan media-media Italia, Massimiliano Allegri dilaporkan siap menjadi suksesor eks pelatih Juventus tersebut.Kabarnya, manajemen Inter akan memutuskan masa depan Conte kelar Liga Eropa 2019-2020. Terlepas dari dipecat atau tidaknya Conte, merah trofi Liga Eropa 2019-2020 menjadi kewajibannya.

Jika membawa Inter juara Liga Eropa 2019-2020, Conte akan mencetak sejarah dalam karier kepelatihannya. Conte akan meraih trofi kompetisi antarklub Eropa pertamanya sebagai pelatih.
Sebelumnya, Conte dikenal jago meraih trofi di kompetisi domestik, namun tidak di kompetisi antarklub Eropa. Pencapaian terbaik Conte di percaturan sepakbola Eropa hanya membawa Juventus lolos ke perempatfinal Liga Champions 2012-2013.
Bahkan pada 2013-2014, Juventus racikan Conte terhenti di fase grup. Karena itu, Conte akan berjuang sekuat tenaga demi meraih trofi pertamanya di kompetisi antarklub Eropa. Inter sendiri akan menghadapi Sevilla di final Liga Eropa yang dilangsungkan di RheinEnergiStadion, Sabtu 22 Agustus 2020 dini hari WIB.</content:encoded></item></channel></rss>
