<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tatap Final Liga Eropa 2019-2020, Conte Waspadai Kekuatan Sevilla</title><description>Sevilla jadi klub paling sukses di Liga Eropa dengan raihan lima trofi juara.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/18/51/2263806/tatap-final-liga-eropa-2019-2020-conte-waspadai-kekuatan-sevilla</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/08/18/51/2263806/tatap-final-liga-eropa-2019-2020-conte-waspadai-kekuatan-sevilla"/><item><title>Tatap Final Liga Eropa 2019-2020, Conte Waspadai Kekuatan Sevilla</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/18/51/2263806/tatap-final-liga-eropa-2019-2020-conte-waspadai-kekuatan-sevilla</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/08/18/51/2263806/tatap-final-liga-eropa-2019-2020-conte-waspadai-kekuatan-sevilla</guid><pubDate>Selasa 18 Agustus 2020 13:10 WIB</pubDate><dc:creator>Admiraldy Eka Saputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/18/51/2263806/tatap-final-liga-eropa-2019-2020-conte-waspadai-kekuatan-sevilla-SkZKB3GPae.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Skuad Inter Milan (Foto: ForzaInter)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/18/51/2263806/tatap-final-liga-eropa-2019-2020-conte-waspadai-kekuatan-sevilla-SkZKB3GPae.jpg</image><title>Skuad Inter Milan (Foto: ForzaInter)</title></images><description>DUSSELDORF &amp;ndash; Inter Milan akan menghadapi Sevilla di babak final Liga Eropa 2019-2020. Kedua tim akan saling berhadapan di  Stadion RheinEnergie, Koln, Jerman, pada Sabtu 22 Agustus 2020 dini hari WIB.
Inter sendiri memastikan tempat di partai final usai mengalahkan Shakhtar Donetsk pada Selasa (18/8/2020. Skuad La Beneamata &amp;ndash;julukan Inter&amp;ndash; menang telak 5-0 lewat gol Lautaro Martinez (19&amp;rsquo;&amp;rsquo;,74&amp;rsquo;), Danilo D&amp;rsquo;Ambrosio (64&amp;rsquo;), dan Romelu Lukaku (78&amp;rsquo;, 83&amp;rsquo;).

Jelang laga final pelatih Inter, Antonio Conte, mengaku cukup mewaspadai kekuatan lawan. Meski timnya lebih diunggulkan, Conte menanggap Sevilla bukan sebagai lawan yang muda bagi timnya.
Sevilla sendiri lolos ke final usai menumbangkan Man United di babak semifinal. Luuk de Jong dan kolega menyudahi perlawanan Setan Merah lewat skor tipis 2-1.
Baca juga: Bawa Inter ke Final Liga Eropa 2019-2020, Bukti Conte Bisa Bersaing di Eropa
Kemenangan atas Man United kemarin sekaligus mencatatkan Sevilla sebagai klub yang belum pernah terkalahkan ketika tampil di babak semifinal Liga Eropa. Skuad arahan Julen Leopetegui sampai saat ini memang masih berstatus tim tersukses dalam sejarah Liga Eropa dengan koleksi lima gelar juara.
Lima trofi juara Sevilla didapat pada musim 2005-2006, 2006-2007, 2013-2014, 2014-2015, dan 2015-2016. Melihat catatan tersebut, wajar sepertinya jika Antonio Conte mengimbau kepada para pemainnya untuk lebih mewaspadai kekuatan Los Nervionenses &amp;ndash;julukan Sevilla.



&amp;ldquo;Sevilla memiliki pengalaman yang luar biasa, mereka telah  memenangkan kompetisi ini beberapa kali dan itu menjadi bukti kalau  mereka punya mental sangat baik di kompetisi ini,&amp;rdquo; ujar Conte, seperti  dilansir dari laman resmi UEFA, Selasa (18/8/2020).
Meski paham betul lawan yang akan dihadapi bukanlah tim sembarangan,  Conte mengaku tetap yakin timnya bisa tampil dengan maksimal di laga  final nanti. Pelatih 54 tahun itu juga berambisi menyumbangkan trofi  juara untuk para fans Inter.
&amp;ldquo;Tetapi kami siap untuk mencoba memberikan kegembiraan yang besar  kepada seluruh orang dan para fans yang mendukung. Mereka harus bangga  pada para pemain karena mereka memberikan segalanya,&amp;rdquo; lanjutnya.
&quot;Banyak pemain kami menghadapi pertandingan seperti ini untuk pertama  kalinya dalam karir mereka. Jadi jelas kami harus melakukan persiapan  leibih untuk menghadapi lawan seperti mereka (Sevilla),&amp;rdquo; tandas pelatih  Italia tersebut.</description><content:encoded>DUSSELDORF &amp;ndash; Inter Milan akan menghadapi Sevilla di babak final Liga Eropa 2019-2020. Kedua tim akan saling berhadapan di  Stadion RheinEnergie, Koln, Jerman, pada Sabtu 22 Agustus 2020 dini hari WIB.
Inter sendiri memastikan tempat di partai final usai mengalahkan Shakhtar Donetsk pada Selasa (18/8/2020. Skuad La Beneamata &amp;ndash;julukan Inter&amp;ndash; menang telak 5-0 lewat gol Lautaro Martinez (19&amp;rsquo;&amp;rsquo;,74&amp;rsquo;), Danilo D&amp;rsquo;Ambrosio (64&amp;rsquo;), dan Romelu Lukaku (78&amp;rsquo;, 83&amp;rsquo;).

Jelang laga final pelatih Inter, Antonio Conte, mengaku cukup mewaspadai kekuatan lawan. Meski timnya lebih diunggulkan, Conte menanggap Sevilla bukan sebagai lawan yang muda bagi timnya.
Sevilla sendiri lolos ke final usai menumbangkan Man United di babak semifinal. Luuk de Jong dan kolega menyudahi perlawanan Setan Merah lewat skor tipis 2-1.
Baca juga: Bawa Inter ke Final Liga Eropa 2019-2020, Bukti Conte Bisa Bersaing di Eropa
Kemenangan atas Man United kemarin sekaligus mencatatkan Sevilla sebagai klub yang belum pernah terkalahkan ketika tampil di babak semifinal Liga Eropa. Skuad arahan Julen Leopetegui sampai saat ini memang masih berstatus tim tersukses dalam sejarah Liga Eropa dengan koleksi lima gelar juara.
Lima trofi juara Sevilla didapat pada musim 2005-2006, 2006-2007, 2013-2014, 2014-2015, dan 2015-2016. Melihat catatan tersebut, wajar sepertinya jika Antonio Conte mengimbau kepada para pemainnya untuk lebih mewaspadai kekuatan Los Nervionenses &amp;ndash;julukan Sevilla.



&amp;ldquo;Sevilla memiliki pengalaman yang luar biasa, mereka telah  memenangkan kompetisi ini beberapa kali dan itu menjadi bukti kalau  mereka punya mental sangat baik di kompetisi ini,&amp;rdquo; ujar Conte, seperti  dilansir dari laman resmi UEFA, Selasa (18/8/2020).
Meski paham betul lawan yang akan dihadapi bukanlah tim sembarangan,  Conte mengaku tetap yakin timnya bisa tampil dengan maksimal di laga  final nanti. Pelatih 54 tahun itu juga berambisi menyumbangkan trofi  juara untuk para fans Inter.
&amp;ldquo;Tetapi kami siap untuk mencoba memberikan kegembiraan yang besar  kepada seluruh orang dan para fans yang mendukung. Mereka harus bangga  pada para pemain karena mereka memberikan segalanya,&amp;rdquo; lanjutnya.
&quot;Banyak pemain kami menghadapi pertandingan seperti ini untuk pertama  kalinya dalam karir mereka. Jadi jelas kami harus melakukan persiapan  leibih untuk menghadapi lawan seperti mereka (Sevilla),&amp;rdquo; tandas pelatih  Italia tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
