<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PSG Lebih Diunggulkan dari Leipzig, Marquinhos: Jangan Andalkan Gengsi!</title><description>Marqunihos memperingatkan rekan-rekan setimnya untuk tidak meremehkan RB Leipzig di semifinal Liga Champions 2019-2020.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/18/261/2263942/psg-lebih-diunggulkan-dari-leipzig-marquinhos-jangan-andalkan-gengsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/08/18/261/2263942/psg-lebih-diunggulkan-dari-leipzig-marquinhos-jangan-andalkan-gengsi"/><item><title>PSG Lebih Diunggulkan dari Leipzig, Marquinhos: Jangan Andalkan Gengsi!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/18/261/2263942/psg-lebih-diunggulkan-dari-leipzig-marquinhos-jangan-andalkan-gengsi</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/08/18/261/2263942/psg-lebih-diunggulkan-dari-leipzig-marquinhos-jangan-andalkan-gengsi</guid><pubDate>Selasa 18 Agustus 2020 15:53 WIB</pubDate><dc:creator>Bagas Abdiel</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/18/261/2263942/psg-lebih-diunggulkan-dari-leipzig-marquinhos-jangan-andalkan-gengsi-pylYJZuD1g.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Marquinhos (Foto: Twitter/@PSG_Inside)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/18/261/2263942/psg-lebih-diunggulkan-dari-leipzig-marquinhos-jangan-andalkan-gengsi-pylYJZuD1g.jpg</image><title>Marquinhos (Foto: Twitter/@PSG_Inside)</title></images><description>LISBON &amp;ndash; Bek Paris Saint-Germain (PSG), Marqunihos, memperingatkan rekan-rekan setimnya untuk tidak meremehkan RB Leipzig di semifinal Liga Champions 2019-2020. Ia pun menekankan bahwa gengsi yang dimiliki PSG tidak akan menjadi jaminan timnya memenangkan laga.
Pada laga yang akan berlangsung di Estadio do Sport Lisboa e Benfica, Rabu 19 Agustus 2020 dini hari WIB itu, PSG sendiri memang lebih diungglkan ketimbang Leipzig. Tetapi, Marquinhos tak ingin status timnya yang lebih diunggulkan justru menjadi ancaman.

Seakan belajar dari berbagai kejutan yang telah dilakukan Leipzig, PSG berharap bisa memetik pelajaran. Menurutnya, meremehkan klub asal Jerman tersebut malah akan menjadi bencana besar untuk  timnya.
Salah satu faktor utama yang ingin diwaspadai PSG adalah keberanian para pemain Leipzig. Sebagai tim yang dihuni para pemain muda, Leipzig muncul sebagai kekuatan yang tak kenal takut untuk menghadapi lawan siapa pun.
Baca juga&amp;nbsp;Kepalang Tanggung, Nagelsmann Ingin Leipzig Tembus Final Liga Champions&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Mereka adalah tim muda dan tak kenal takut, seperti yang telah mereka tunjukkan di Liga Champions musim ini. Mereka bermain bagus,&amp;rdquo; ungkap Marquinhos, mengutip dari Goal, Selasa (18/8/2020).
Marquinhos sendiri mengambil contoh saat Leipzig tampil mendominasi atas Atletico Madrid di babak perempatfinal. Laga itu bisa menjadi bukti bahwa skuad asuhan Julian Nagelsmann bukanlah lawan main-main.&amp;ldquo;Pada pertandingan sebelumnya melawan Atletico Madrid, mereka benar-benar mendominasi permainan,&amp;rdquo; tambah pemain berpaspor Brasil tersebut.
&amp;ldquo;Karena itu, kami tahu kami harus memberikan yang terbaik. Saat ini, mengandalkan gengsi tidak akan membawa Anda kemana-mana,&amp;rdquo; lanjutnya.

PSG sendiri tampil ke semifinal Liga Champions setelah melewati laga yang melelahkan. Pada babak perempatfinal mereka harus susah payah menaklukkan Atalanta dengan skor 2-1.
Namun, pada laga tersebut, PSG telah menunjukkan mental yang besar setelah tertinggal 0-1 mampu membalikkan keadaan. Terlebih aksi comeback PSG terjadi pada pengujung laga dengan mencetak dua gol di menit 90 dan 90+3.</description><content:encoded>LISBON &amp;ndash; Bek Paris Saint-Germain (PSG), Marqunihos, memperingatkan rekan-rekan setimnya untuk tidak meremehkan RB Leipzig di semifinal Liga Champions 2019-2020. Ia pun menekankan bahwa gengsi yang dimiliki PSG tidak akan menjadi jaminan timnya memenangkan laga.
Pada laga yang akan berlangsung di Estadio do Sport Lisboa e Benfica, Rabu 19 Agustus 2020 dini hari WIB itu, PSG sendiri memang lebih diungglkan ketimbang Leipzig. Tetapi, Marquinhos tak ingin status timnya yang lebih diunggulkan justru menjadi ancaman.

Seakan belajar dari berbagai kejutan yang telah dilakukan Leipzig, PSG berharap bisa memetik pelajaran. Menurutnya, meremehkan klub asal Jerman tersebut malah akan menjadi bencana besar untuk  timnya.
Salah satu faktor utama yang ingin diwaspadai PSG adalah keberanian para pemain Leipzig. Sebagai tim yang dihuni para pemain muda, Leipzig muncul sebagai kekuatan yang tak kenal takut untuk menghadapi lawan siapa pun.
Baca juga&amp;nbsp;Kepalang Tanggung, Nagelsmann Ingin Leipzig Tembus Final Liga Champions&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Mereka adalah tim muda dan tak kenal takut, seperti yang telah mereka tunjukkan di Liga Champions musim ini. Mereka bermain bagus,&amp;rdquo; ungkap Marquinhos, mengutip dari Goal, Selasa (18/8/2020).
Marquinhos sendiri mengambil contoh saat Leipzig tampil mendominasi atas Atletico Madrid di babak perempatfinal. Laga itu bisa menjadi bukti bahwa skuad asuhan Julian Nagelsmann bukanlah lawan main-main.&amp;ldquo;Pada pertandingan sebelumnya melawan Atletico Madrid, mereka benar-benar mendominasi permainan,&amp;rdquo; tambah pemain berpaspor Brasil tersebut.
&amp;ldquo;Karena itu, kami tahu kami harus memberikan yang terbaik. Saat ini, mengandalkan gengsi tidak akan membawa Anda kemana-mana,&amp;rdquo; lanjutnya.

PSG sendiri tampil ke semifinal Liga Champions setelah melewati laga yang melelahkan. Pada babak perempatfinal mereka harus susah payah menaklukkan Atalanta dengan skor 2-1.
Namun, pada laga tersebut, PSG telah menunjukkan mental yang besar setelah tertinggal 0-1 mampu membalikkan keadaan. Terlebih aksi comeback PSG terjadi pada pengujung laga dengan mencetak dua gol di menit 90 dan 90+3.</content:encoded></item></channel></rss>
