<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jelang RB Leipzig vs PSG, Tuchel Ungkap Sifat Asli Nagelsmann</title><description>Nagelsmann merupakan anak didik Tuchel saat masih memperkuag FC Augsburg ll</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/18/261/2263834/jelang-rb-leipzig-vs-psg-tuchel-ungkap-sifat-asli-nagelsmann</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/08/18/261/2263834/jelang-rb-leipzig-vs-psg-tuchel-ungkap-sifat-asli-nagelsmann"/><item><title>Jelang RB Leipzig vs PSG, Tuchel Ungkap Sifat Asli Nagelsmann</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/18/261/2263834/jelang-rb-leipzig-vs-psg-tuchel-ungkap-sifat-asli-nagelsmann</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/08/18/261/2263834/jelang-rb-leipzig-vs-psg-tuchel-ungkap-sifat-asli-nagelsmann</guid><pubDate>Selasa 18 Agustus 2020 13:49 WIB</pubDate><dc:creator>Admiraldy Eka Saputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/18/261/2263834/jelang-rb-leipzig-vs-psg-tuchel-ungkap-sifat-asli-nagelsmann-AgeEm7YBzK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelatih PSG, Thomas Tuchel (Foto: UEFA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/18/261/2263834/jelang-rb-leipzig-vs-psg-tuchel-ungkap-sifat-asli-nagelsmann-AgeEm7YBzK.jpg</image><title>Pelatih PSG, Thomas Tuchel (Foto: UEFA)</title></images><description>LISBON &amp;ndash; Paris Saint-Germain (PSG) akan menghadapi RB Leipzig di babak semifinal Liga Champions 2019-2020. Kedua tim akan saling bentrok di Stadion Da Luz, pada Rabu 19 Agustus 2020 dini hari WIB.
Laga PSG kontra RB Leipzig akan menjadi ajang adu strategi antara dua sosok pelatih Thomas Tuchel dengan Julian Nagelsmann. Kedua pelatih dipastikan bakal berusaha sekuat mungkin untum memastikan tiket ke partai final.

Tidak banyak yang mengetahui kalau sebenarnya pada pertemuan dini hari nanti Tuchel akan bertemu dengan mantan anak asuhnya sendiri. Ya, Nagelsmann merupakan anak didik Tuchel saat menangani FC Augsburg ll pada 2007-2008 lalu.
Namun, kebersamaan keduanya hanya berlangsung selama satu musim . Sebab, pada 2008 Nagelsmann memilih untuk pensiun lantaran putus asa dengan cedera yang dideritanya.
Baca juga: RB Leipzig vs PSG, Julian Nagelsmann Sudah Tahu Cara Kalahkan Les Parisiens
Keputusan Nagelsmann untuk mengakhiri kariernya sebagai pemain bisa dikatakan terlalu dini. Sebab, saat itu usianya baru menginjak 20 tahun, usia yang masih cukup muda bagi seorang pemain untuk bisa berkembang.
Tuchel pun menceritakan pengalamannya selama melatih sosok Nagelsmann. Ia mengatakan kalau pelatih RB Leipzig itu sebenarnya punya karakter yang sangat keras kepala.Tidak hanya itu, Tuchel juga mengatakan Nagelsmann menjadi salah satu  pemain yang cukup sering mengajukan pertanyaan kepada pelatih.
&amp;ldquo;Nagelsmann adalah pemain saya hanya untuk satu musim dan dia banyak  cedera. Dia selalu mengajukan pertanyaan kepada para pelatih,&amp;rdquo; ujar  Tuchel, seperti dilansir dari laman resmi UEFA, Selasa (18/8/2020).

&amp;ldquo;Saat itu mungkin masih terlalu dini untuk mengetahui dia akan menjadi seorang pelatih,&amp;rdquo; sambung Tuchel
&amp;ldquo;Dia seorang yang keras kepala. Tapi Anda melihat kecintaannya pada  taktik dan detail, mempersiapkan permainan. Dia punya kemampuan yang  baik untuk itu,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>LISBON &amp;ndash; Paris Saint-Germain (PSG) akan menghadapi RB Leipzig di babak semifinal Liga Champions 2019-2020. Kedua tim akan saling bentrok di Stadion Da Luz, pada Rabu 19 Agustus 2020 dini hari WIB.
Laga PSG kontra RB Leipzig akan menjadi ajang adu strategi antara dua sosok pelatih Thomas Tuchel dengan Julian Nagelsmann. Kedua pelatih dipastikan bakal berusaha sekuat mungkin untum memastikan tiket ke partai final.

Tidak banyak yang mengetahui kalau sebenarnya pada pertemuan dini hari nanti Tuchel akan bertemu dengan mantan anak asuhnya sendiri. Ya, Nagelsmann merupakan anak didik Tuchel saat menangani FC Augsburg ll pada 2007-2008 lalu.
Namun, kebersamaan keduanya hanya berlangsung selama satu musim . Sebab, pada 2008 Nagelsmann memilih untuk pensiun lantaran putus asa dengan cedera yang dideritanya.
Baca juga: RB Leipzig vs PSG, Julian Nagelsmann Sudah Tahu Cara Kalahkan Les Parisiens
Keputusan Nagelsmann untuk mengakhiri kariernya sebagai pemain bisa dikatakan terlalu dini. Sebab, saat itu usianya baru menginjak 20 tahun, usia yang masih cukup muda bagi seorang pemain untuk bisa berkembang.
Tuchel pun menceritakan pengalamannya selama melatih sosok Nagelsmann. Ia mengatakan kalau pelatih RB Leipzig itu sebenarnya punya karakter yang sangat keras kepala.Tidak hanya itu, Tuchel juga mengatakan Nagelsmann menjadi salah satu  pemain yang cukup sering mengajukan pertanyaan kepada pelatih.
&amp;ldquo;Nagelsmann adalah pemain saya hanya untuk satu musim dan dia banyak  cedera. Dia selalu mengajukan pertanyaan kepada para pelatih,&amp;rdquo; ujar  Tuchel, seperti dilansir dari laman resmi UEFA, Selasa (18/8/2020).

&amp;ldquo;Saat itu mungkin masih terlalu dini untuk mengetahui dia akan menjadi seorang pelatih,&amp;rdquo; sambung Tuchel
&amp;ldquo;Dia seorang yang keras kepala. Tapi Anda melihat kecintaannya pada  taktik dan detail, mempersiapkan permainan. Dia punya kemampuan yang  baik untuk itu,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
