<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Maguire Bingung Man United Kalah dari Sevilla di Semifinal Liga Eropa 2019-2020</title><description>Man United kalah 1-2 dari Sevilla di semifinal Liga Eropa 2019-2020</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/17/51/2263400/maguire-bingung-man-united-kalah-dari-sevilla-di-semifinal-liga-eropa-2019-2020</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/08/17/51/2263400/maguire-bingung-man-united-kalah-dari-sevilla-di-semifinal-liga-eropa-2019-2020"/><item><title>Maguire Bingung Man United Kalah dari Sevilla di Semifinal Liga Eropa 2019-2020</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/17/51/2263400/maguire-bingung-man-united-kalah-dari-sevilla-di-semifinal-liga-eropa-2019-2020</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/08/17/51/2263400/maguire-bingung-man-united-kalah-dari-sevilla-di-semifinal-liga-eropa-2019-2020</guid><pubDate>Senin 17 Agustus 2020 14:00 WIB</pubDate><dc:creator>Admiraldy Eka Saputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/17/51/2263400/maguire-bingung-man-united-kalah-dari-sevilla-di-semifinal-liga-eropa-2019-2020-dWbFqfyXJL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Man United gagal lewati hadangan Sevilla di babak semifinal Liga Eropa 2019-2020 (Foto: UEFA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/17/51/2263400/maguire-bingung-man-united-kalah-dari-sevilla-di-semifinal-liga-eropa-2019-2020-dWbFqfyXJL.jpg</image><title>Man United gagal lewati hadangan Sevilla di babak semifinal Liga Eropa 2019-2020 (Foto: UEFA)</title></images><description>KOLN &amp;ndash; Bek sekaligus kapten Mancehster United, Harry Maguire, belum bisa sepenuhnya menerima kekalahan timnya dari Sevilla di laga dini hari tadi. Sebab menurutnya, Man United tampil lebih agresif dan punya lebih banyak peluang ketimbang tim lawan.
Skuad besutan Ole Gunnar Solskjaer memang tampil api, terutama di awal babak pertama. Mereka langsung menerapkan tempo cepat dan segera mencari peluang ke daerah pertahanan lawan.

Setan Merah &amp;ndash;julukan Man United&amp;ndash; tercatat berhasil menciptakan 20 peluang  di laga ini hari tadi. Jumlah tersebut jelas berbanding cukup jauh dengan Sevilla yang hanya membuat sembilan kali peluang ke gawang Man United.
Namun, Sevilla berhasil membuktikan kalau mereka lebih baik di laga kali ini. Tim arahan Julen Lopetegui  sukses mengatasi perlawanan Man United dengan skor akhir 2-1.
Baca juga: Lindelof Jadi Biang Kekalahan Man United, Scholes: Setan Merah Harus Cari Bek Lain
Dua gol Sevilla masing-masing dicetak Suso (26&amp;rsquo;) dan Luukde Jong (78&amp;rsquo;). Sementara gol tunggal Setan Merah pada laga kali ini tercipta lewat eksekusi penalti Bruno Fernandes di menit kesembilan.
&amp;ldquo;Kami mulai dengan langsung melancarkan serangan dalam tempo yang tinggi, dan kami mencetak gol, dan kemudian kami mungkin sedikit melakukan kesalahan dengan membiarkan mereka bermain lebih menyerang,&amp;rdquo; ujar Maguire, seperti dilansir dari laman resmi Man United, Senin (17/8/2020).&amp;ldquo;Saat itu kami mulai kehilangan penguasaan bola. Ini hasil yang cukup  membingungkan karena seperti  yang Anda lihat kami terus menciptakan  peluang di laga kali ini,&amp;rdquo; lanjut Maguire.
&amp;ldquo;Sementara, jujur saja mereka tidak menciptakan banyak peluang. Tapi  kami harus menjadikan ini pelajaran untuk bisa meraih hasil lebih baik  musim depan,&amp;rdquo; sambung mantan penggawa Leicester City tersebut.

Kemenangan atas Man United di laga dini hari tadi sekaligus  mencatatkan Sevilla sebagai klub yang belum pernah terkalahkan ketika  tampil di babak semifinal Liga Eropa. Sevilla sampai saat ini memang  masih berstatus tim tersukses dalam sejarah Liga Europa dengan koleksi  lima gelar juara.
Lima trofi juara Sevilla didapat pada musim 2005-2006, 2006-2007,  2013-2014, 2014-2015, dan 2015-2016. Melihat catatan tersebut, wajar  sepertinya jika Los Nervionenes punya mental cukup baik di laga dini  hari tadi.</description><content:encoded>KOLN &amp;ndash; Bek sekaligus kapten Mancehster United, Harry Maguire, belum bisa sepenuhnya menerima kekalahan timnya dari Sevilla di laga dini hari tadi. Sebab menurutnya, Man United tampil lebih agresif dan punya lebih banyak peluang ketimbang tim lawan.
Skuad besutan Ole Gunnar Solskjaer memang tampil api, terutama di awal babak pertama. Mereka langsung menerapkan tempo cepat dan segera mencari peluang ke daerah pertahanan lawan.

Setan Merah &amp;ndash;julukan Man United&amp;ndash; tercatat berhasil menciptakan 20 peluang  di laga ini hari tadi. Jumlah tersebut jelas berbanding cukup jauh dengan Sevilla yang hanya membuat sembilan kali peluang ke gawang Man United.
Namun, Sevilla berhasil membuktikan kalau mereka lebih baik di laga kali ini. Tim arahan Julen Lopetegui  sukses mengatasi perlawanan Man United dengan skor akhir 2-1.
Baca juga: Lindelof Jadi Biang Kekalahan Man United, Scholes: Setan Merah Harus Cari Bek Lain
Dua gol Sevilla masing-masing dicetak Suso (26&amp;rsquo;) dan Luukde Jong (78&amp;rsquo;). Sementara gol tunggal Setan Merah pada laga kali ini tercipta lewat eksekusi penalti Bruno Fernandes di menit kesembilan.
&amp;ldquo;Kami mulai dengan langsung melancarkan serangan dalam tempo yang tinggi, dan kami mencetak gol, dan kemudian kami mungkin sedikit melakukan kesalahan dengan membiarkan mereka bermain lebih menyerang,&amp;rdquo; ujar Maguire, seperti dilansir dari laman resmi Man United, Senin (17/8/2020).&amp;ldquo;Saat itu kami mulai kehilangan penguasaan bola. Ini hasil yang cukup  membingungkan karena seperti  yang Anda lihat kami terus menciptakan  peluang di laga kali ini,&amp;rdquo; lanjut Maguire.
&amp;ldquo;Sementara, jujur saja mereka tidak menciptakan banyak peluang. Tapi  kami harus menjadikan ini pelajaran untuk bisa meraih hasil lebih baik  musim depan,&amp;rdquo; sambung mantan penggawa Leicester City tersebut.

Kemenangan atas Man United di laga dini hari tadi sekaligus  mencatatkan Sevilla sebagai klub yang belum pernah terkalahkan ketika  tampil di babak semifinal Liga Eropa. Sevilla sampai saat ini memang  masih berstatus tim tersukses dalam sejarah Liga Europa dengan koleksi  lima gelar juara.
Lima trofi juara Sevilla didapat pada musim 2005-2006, 2006-2007,  2013-2014, 2014-2015, dan 2015-2016. Melihat catatan tersebut, wajar  sepertinya jika Los Nervionenes punya mental cukup baik di laga dini  hari tadi.</content:encoded></item></channel></rss>
