<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inter Milan Sudah Pelajari Permainan Shakhtar Donetsk</title><description>Inter Milan bakal melakoni pertandingan babak semifinal Liga Eropa 2019-2020 dengan menghadapi wakil Ukraina, Shakhtar Donetsk.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/17/51/2263237/inter-milan-sudah-pelajari-permainan-shakhtar-donetsk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/08/17/51/2263237/inter-milan-sudah-pelajari-permainan-shakhtar-donetsk"/><item><title>Inter Milan Sudah Pelajari Permainan Shakhtar Donetsk</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/17/51/2263237/inter-milan-sudah-pelajari-permainan-shakhtar-donetsk</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/08/17/51/2263237/inter-milan-sudah-pelajari-permainan-shakhtar-donetsk</guid><pubDate>Senin 17 Agustus 2020 09:20 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/17/51/2263237/inter-milan-sudah-pelajari-permainan-shkahtar-donetsk-f9c3tLnfvc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemain Inter Milan berlatih (Foto: UEFA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/17/51/2263237/inter-milan-sudah-pelajari-permainan-shkahtar-donetsk-f9c3tLnfvc.jpg</image><title>Pemain Inter Milan berlatih (Foto: UEFA)</title></images><description>DUSSELDORF &amp;ndash; Inter Milan bakal melakoni pertandingan babak semifinal Liga Eropa 2019-2020 dengan menghadapi wakil Ukraina, Shakhtar Donetsk. Pertandingan tersebut akan dilangsungkan pada Selasa 18 Agustus 2020 dini hari WIB.
Bek Inter Milan, Diego Godin, menilai Shakhtar tak akan menjadi lawan yang mudah. Maka dari itu ia bersama dengan rekan-rekannya dan juga pelatih telah mempelajari permainan Shakhtar jelang pertandingan nanti.
Di babak perempatfinal, Shakhtar pasalnya memetik kemenangan telak dengan skor 4-1 atas FC Basel. Menurut Godin, hal itu bisa terjadi karena Shakhtar memiliki permainan yang solid.
Baca juga: Sevilla vs Man United, Lopetegui: Kami Pantas Mencapai Final

Lini serang Shakhtar juga dinilai cukup tajam karena mampu mengkonversi banyak peluang yang mereka peroleh menjadi gol. Itulah mengapa sebagai seorang bek, Godin akan berusaha untuk memutus serangan dari Shakhtar di laga nanti.
&amp;ldquo;Kami menonton banyak video, termasuk perempatfinal mereka dengan Basel. Mereka suka menguasai bola, memainkannya dengan kaki, mendorong bek sayap ke depan,&amp;rdquo; terang Godin, seperti dilansir dari Football Italia, Senin (17/8/2020).
&amp;ldquo;Mereka memiliki banyak pemain berkualitas, jadi kami harus menekan mereka dan memusnahkan sirkuit umpan mereka, lalu kami bisa melukai mereka dengan gaya sepakbola kami sendiri,&amp;rdquo; lanjut bek berpaspor Uruguay tersebut.Godin sendiri sebenarnya memiliki pengalaman yang hebat di ajang Liga  Eropa. Sebab, ia pernah menjuarai turnamen ini kala berseragam Atletico  Madrid.
Kendati demikian, Godin harus mengakui bahwa cara bermain di Inter  berbeda dengan saat bersama Atletico. Ia masih harus memahami kemauan  pelatih Inter, Antonio Conte. Maklum saja, Godin pasalnya baru bergabung  dengan Inter di musim panas 2019.
&amp;ldquo;Merupakan tantangan bagi saya untuk memahami apa yang diinginkan  Antonio Conte. Ini sangat berbeda dengan cara saya bermain dan bergerak  selama 15-20 tahun,&amp;rdquo; beber Godin.
&amp;ldquo;Saya harus berubah secara mental dan juga fisik, mengubah cara saya  memandang sepakbola, dan saya telah belajar banyak dari pelatih. Itu  tidak mudah, tapi sekarang saya mengerti apa yang diinginkan Conte dari  saya,&amp;rdquo; imbuhnya.</description><content:encoded>DUSSELDORF &amp;ndash; Inter Milan bakal melakoni pertandingan babak semifinal Liga Eropa 2019-2020 dengan menghadapi wakil Ukraina, Shakhtar Donetsk. Pertandingan tersebut akan dilangsungkan pada Selasa 18 Agustus 2020 dini hari WIB.
Bek Inter Milan, Diego Godin, menilai Shakhtar tak akan menjadi lawan yang mudah. Maka dari itu ia bersama dengan rekan-rekannya dan juga pelatih telah mempelajari permainan Shakhtar jelang pertandingan nanti.
Di babak perempatfinal, Shakhtar pasalnya memetik kemenangan telak dengan skor 4-1 atas FC Basel. Menurut Godin, hal itu bisa terjadi karena Shakhtar memiliki permainan yang solid.
Baca juga: Sevilla vs Man United, Lopetegui: Kami Pantas Mencapai Final

Lini serang Shakhtar juga dinilai cukup tajam karena mampu mengkonversi banyak peluang yang mereka peroleh menjadi gol. Itulah mengapa sebagai seorang bek, Godin akan berusaha untuk memutus serangan dari Shakhtar di laga nanti.
&amp;ldquo;Kami menonton banyak video, termasuk perempatfinal mereka dengan Basel. Mereka suka menguasai bola, memainkannya dengan kaki, mendorong bek sayap ke depan,&amp;rdquo; terang Godin, seperti dilansir dari Football Italia, Senin (17/8/2020).
&amp;ldquo;Mereka memiliki banyak pemain berkualitas, jadi kami harus menekan mereka dan memusnahkan sirkuit umpan mereka, lalu kami bisa melukai mereka dengan gaya sepakbola kami sendiri,&amp;rdquo; lanjut bek berpaspor Uruguay tersebut.Godin sendiri sebenarnya memiliki pengalaman yang hebat di ajang Liga  Eropa. Sebab, ia pernah menjuarai turnamen ini kala berseragam Atletico  Madrid.
Kendati demikian, Godin harus mengakui bahwa cara bermain di Inter  berbeda dengan saat bersama Atletico. Ia masih harus memahami kemauan  pelatih Inter, Antonio Conte. Maklum saja, Godin pasalnya baru bergabung  dengan Inter di musim panas 2019.
&amp;ldquo;Merupakan tantangan bagi saya untuk memahami apa yang diinginkan  Antonio Conte. Ini sangat berbeda dengan cara saya bermain dan bergerak  selama 15-20 tahun,&amp;rdquo; beber Godin.
&amp;ldquo;Saya harus berubah secara mental dan juga fisik, mengubah cara saya  memandang sepakbola, dan saya telah belajar banyak dari pelatih. Itu  tidak mudah, tapi sekarang saya mengerti apa yang diinginkan Conte dari  saya,&amp;rdquo; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
