<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Messi Dituding Ikut Ambil Bagian Dalam Kehancuran Barcelona</title><description>Lionel Messi dinilai ikut bertanggung jawab atas keterpurukan Barcelona sekarang.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/17/46/2263211/messi-dituding-ikut-ambil-bagian-dalam-kehancuran-barcelona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/08/17/46/2263211/messi-dituding-ikut-ambil-bagian-dalam-kehancuran-barcelona"/><item><title>Messi Dituding Ikut Ambil Bagian Dalam Kehancuran Barcelona</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/17/46/2263211/messi-dituding-ikut-ambil-bagian-dalam-kehancuran-barcelona</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/08/17/46/2263211/messi-dituding-ikut-ambil-bagian-dalam-kehancuran-barcelona</guid><pubDate>Senin 17 Agustus 2020 02:09 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/17/46/2263211/messi-dituding-ikut-ambil-bagian-dalam-kehancuran-barcelona-8WjLFLPtiT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lionel Messi (Foto: Media Barcelona)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/17/46/2263211/messi-dituding-ikut-ambil-bagian-dalam-kehancuran-barcelona-8WjLFLPtiT.jpg</image><title>Lionel Messi (Foto: Media Barcelona)</title></images><description>LIVERPOOL &amp;ndash; Kekalahan telak yang didapat Barcelona dengan skor 2-8 dari Bayern Munich di ajang Liga Champions 2019-2020 dinilai banyak pihak sebagai akhir dari era keemasan Blaugrana. Menanggapi hal ini, eks pemain Liverpool, Steve Nicol, menilai bahwa Lionel Messi sebenarnya ikut ambil bagian dalam kehancuran Barcelona.
Messi sejatinya adalah pemain terbaik yang dimiliki Barca selama satu dekade lebih. Hal ini tak ayal membuat Barca sangat bergantung kepada peraih trofi Ballon d&amp;rsquo;Or enam kali itu.
Berdasarkan fakta tersebut, muncullah isu yang mengatakan bahwa Messi sebenarnya ikut campur dalam setiap pengambilan keputusan manajerial di Barcelona. Bahkan, Messi disebut memiliki hak untuk menentukan siapa-siapa saja pemain yang boleh direkrut Blaugrana.
Baca juga: Ronald Koeman Diyakini Jadi Pelatih Barcelona Berikutnya

Menurut Nicol, jika hal itu benar-benar nyata, maka Barca sebenarnya telah menjadi klub yang tidak sehat. Karena biar bagaimanapun, Messi adalah seorang pemain dan tugasnya hanyalah fokus ke pertandingan, bukan mencampuri urusan manajerial klub.
Presiden Barca, Josep Maria Bartomeu pun tak lepas dari kritik yang dilayangkan Nicol. Menurutnya, Bartomeu tak memiliki sikap sebagai seorang pemimpin klub karena membiarkan pemain merecoki urusan menajerial.
Dengan kata lain, jika saat ini Barca mengalami kehancuran karena transfer pemain yang tidak tepat, maka Messi tentunya ikut bertanggung jawab. Maka dari itu, Nicol berharap agar Bartomeu mau mengambil sikap tegas dan tidak memberikan hak istimewa kepada Messi untuk terlibat dalam urusan manajerial klub.
&amp;ldquo;Kemerosotan ini berlangsung selama tiga tahun, mungkin? Sejak Neymar  pergi. Dan setiap kali ada krisis atau sesuatu yang salah, itu selalu  berakhir dengan baris terakhir yang biasanya berbunyi, 'Dan tentu saja  Lionel Messi akan datang ke pengambilan keputusan,'&amp;rdquo; sebut Nicol,  mengutip dari Express, Senin (17/8/2020).
&amp;ldquo;Mengapa Anda masih akan memiliki Lionel Messi dalam pengambilan  keputusan setelah selama tiga tahun Anda berpikir dia telah terlibat dan  semua keputusan buruk ini dibuat? Tentunya sekaranglah waktunya untuk  mengatakan, 'Messi, kami ingin Anda bermain sepakbola dan kami ingin  Anda memilah-milah tim, kami akan melakukan semua hal lain, kami tidak  membutuhkan Anda terlibat,'&amp;rdquo; lanjutnya.
&quot;Karena jika dia terlalu banyak bicara, maka tidak heran klub  melakukan kesalahan, membuat semua perubahan ini. Tiga direktur  sepakbola berbeda dalam lima tahun atau lebih, maksud saya itu konyol,&amp;rdquo;  jelas Nicol.
&quot;Masalahnya berhenti pada presiden, dialah yang membuat semua pilihan  buruk. Dan jika dia benar-benar memutuskan untuk melibatkan Messi dalam  pengambilan keputusan, maka itu adalah pilihan buruk lainnya,&quot;  tandasnya.
</description><content:encoded>LIVERPOOL &amp;ndash; Kekalahan telak yang didapat Barcelona dengan skor 2-8 dari Bayern Munich di ajang Liga Champions 2019-2020 dinilai banyak pihak sebagai akhir dari era keemasan Blaugrana. Menanggapi hal ini, eks pemain Liverpool, Steve Nicol, menilai bahwa Lionel Messi sebenarnya ikut ambil bagian dalam kehancuran Barcelona.
Messi sejatinya adalah pemain terbaik yang dimiliki Barca selama satu dekade lebih. Hal ini tak ayal membuat Barca sangat bergantung kepada peraih trofi Ballon d&amp;rsquo;Or enam kali itu.
Berdasarkan fakta tersebut, muncullah isu yang mengatakan bahwa Messi sebenarnya ikut campur dalam setiap pengambilan keputusan manajerial di Barcelona. Bahkan, Messi disebut memiliki hak untuk menentukan siapa-siapa saja pemain yang boleh direkrut Blaugrana.
Baca juga: Ronald Koeman Diyakini Jadi Pelatih Barcelona Berikutnya

Menurut Nicol, jika hal itu benar-benar nyata, maka Barca sebenarnya telah menjadi klub yang tidak sehat. Karena biar bagaimanapun, Messi adalah seorang pemain dan tugasnya hanyalah fokus ke pertandingan, bukan mencampuri urusan manajerial klub.
Presiden Barca, Josep Maria Bartomeu pun tak lepas dari kritik yang dilayangkan Nicol. Menurutnya, Bartomeu tak memiliki sikap sebagai seorang pemimpin klub karena membiarkan pemain merecoki urusan menajerial.
Dengan kata lain, jika saat ini Barca mengalami kehancuran karena transfer pemain yang tidak tepat, maka Messi tentunya ikut bertanggung jawab. Maka dari itu, Nicol berharap agar Bartomeu mau mengambil sikap tegas dan tidak memberikan hak istimewa kepada Messi untuk terlibat dalam urusan manajerial klub.
&amp;ldquo;Kemerosotan ini berlangsung selama tiga tahun, mungkin? Sejak Neymar  pergi. Dan setiap kali ada krisis atau sesuatu yang salah, itu selalu  berakhir dengan baris terakhir yang biasanya berbunyi, 'Dan tentu saja  Lionel Messi akan datang ke pengambilan keputusan,'&amp;rdquo; sebut Nicol,  mengutip dari Express, Senin (17/8/2020).
&amp;ldquo;Mengapa Anda masih akan memiliki Lionel Messi dalam pengambilan  keputusan setelah selama tiga tahun Anda berpikir dia telah terlibat dan  semua keputusan buruk ini dibuat? Tentunya sekaranglah waktunya untuk  mengatakan, 'Messi, kami ingin Anda bermain sepakbola dan kami ingin  Anda memilah-milah tim, kami akan melakukan semua hal lain, kami tidak  membutuhkan Anda terlibat,'&amp;rdquo; lanjutnya.
&quot;Karena jika dia terlalu banyak bicara, maka tidak heran klub  melakukan kesalahan, membuat semua perubahan ini. Tiga direktur  sepakbola berbeda dalam lima tahun atau lebih, maksud saya itu konyol,&amp;rdquo;  jelas Nicol.
&quot;Masalahnya berhenti pada presiden, dialah yang membuat semua pilihan  buruk. Dan jika dia benar-benar memutuskan untuk melibatkan Messi dalam  pengambilan keputusan, maka itu adalah pilihan buruk lainnya,&quot;  tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
