<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kini Kena Batunya, Barcelona Ternyata Pernah Tolak Alphonso Davies</title><description>Presiden Barcelona pernah menolak perekrutan Alphonso Davies.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/16/51/2262921/kini-kena-batunya-barcelona-ternyata-pernah-tolak-alphonso-davies</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/08/16/51/2262921/kini-kena-batunya-barcelona-ternyata-pernah-tolak-alphonso-davies"/><item><title>Kini Kena Batunya, Barcelona Ternyata Pernah Tolak Alphonso Davies</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/16/51/2262921/kini-kena-batunya-barcelona-ternyata-pernah-tolak-alphonso-davies</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/08/16/51/2262921/kini-kena-batunya-barcelona-ternyata-pernah-tolak-alphonso-davies</guid><pubDate>Minggu 16 Agustus 2020 08:20 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/16/51/2262921/kini-kena-batunya-barcelona-ternyata-pernah-tolak-alphonso-davies-6X4fnCOP28.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Alphonso Davies (Foto: Instagram/@alphonsodaviess)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/16/51/2262921/kini-kena-batunya-barcelona-ternyata-pernah-tolak-alphonso-davies-6X4fnCOP28.jpg</image><title>Alphonso Davies (Foto: Instagram/@alphonsodaviess)</title></images><description>LISBON &amp;ndash; Barcelona baru saja tersingkir dari ajang Liga Champions 2019-2020 setelah digilas Bayern Munich dengan skor telak 2-8. Adapun salah satu pemain yang mencuri perhatian dalam pertandingan tersebut adalah bek kiri Bayern, Alphonso Davies.
Davies pasalnya tidak hanya sukses menghentikan pergerakan kapten Barcelona, Lionel Messi, namun ia juga menunjukkan kemampuannya mampu berlari dengan sangat cepat dan memberikan umpan akurat. Tak ayal, bek 19 tahun itu pun memperoleh banyak pujian.
Davies sejatinya memang sudah menjadi pembicaraan di sepanjang musim kompetisi 2019-2020 karena kemampuannya itu. Apalagi ia berhasil terpilih mengisi posisi starting XI Die Roten dengan menyingkirkan Lucas Hernandez yang ditebus Bayern seharga 80 juta euro dari Atletico Madrid.
Baca juga: Thierry Henry Masuk Dalam Daftar Bursa Transfer Pelatih Barcelona

Karena kemampuan berlarinya yang luar biasa, Davies pun dijuluki Road Runner oleh rekan-rekan setimnya di Bayern. Sebelum pertandingan melawan Barca, CEO Bayern, Karl-Heinz Rummenigge, bahkan sudah memiliki keyakinan kuat bahwa Davies akan bisa menghentikan Messi.
Kendati demikian, tak banyak yang tahu bahwa sebelum bergabung dengan Bayern pada Januari 2019, Davies ternyata pernah ditolak oleh Barcelona. Hal ini disampaikan oleh jurnalis olahraga kenamaan Spanyol, Luis Omar Tapia.
Tapia menerangkan bahwa Davies sebenarnya sempat ditawarkan ke Barca oleh legenda sepakbola Bulgaria, Hristo Stoichkov, beberapa bulan sebelum si pemain bergabung dengan Bayern. Akan tetapi, tawaran tersebut langsung ditolak oleh Presiden Barca, Josep Maria Bartomeu.
Menurut penjelasan Tapia yang ia sampaikan melalui Twitter  pribadinya, alasan Bartomeu menolak Davies adalah karena si pemain  berkebangsaan Kanada. Bartomeu nampaknya tidak yakin bahwa ada orang  Kanada yang jago bermain sepakbola.
Sebagaimana diketahui, Kanada bukanlah negara yang memiliki kultur  kuat dalam sepakbola. Jika dibandingkan dengan Meksiko, Brasil,  Argentina, atau Uruguay, tentunya Kanada bukanlah nama yang sebanding.
Kendati begitu, Davies nyatanya mampu membuktikan bahwa dirinya  memiliki talenta yang luar biasa meski berkebangsaan Kanada. Davies  sendiri sebenarnya bukanlah keturunan Kanada asli. Keluarga Davies  merupakan imigran dari Liberia.
Karena penolakan tersebut, Davies pun pada akhirnya merapat ke Bayern  dan membuat namanya kini diperhitungkan oleh klub-klub besar dunia.  Kala itu Bayern menebus Davies dengan harga 10 juta euro dari Vancouver  Whitecaps.
</description><content:encoded>LISBON &amp;ndash; Barcelona baru saja tersingkir dari ajang Liga Champions 2019-2020 setelah digilas Bayern Munich dengan skor telak 2-8. Adapun salah satu pemain yang mencuri perhatian dalam pertandingan tersebut adalah bek kiri Bayern, Alphonso Davies.
Davies pasalnya tidak hanya sukses menghentikan pergerakan kapten Barcelona, Lionel Messi, namun ia juga menunjukkan kemampuannya mampu berlari dengan sangat cepat dan memberikan umpan akurat. Tak ayal, bek 19 tahun itu pun memperoleh banyak pujian.
Davies sejatinya memang sudah menjadi pembicaraan di sepanjang musim kompetisi 2019-2020 karena kemampuannya itu. Apalagi ia berhasil terpilih mengisi posisi starting XI Die Roten dengan menyingkirkan Lucas Hernandez yang ditebus Bayern seharga 80 juta euro dari Atletico Madrid.
Baca juga: Thierry Henry Masuk Dalam Daftar Bursa Transfer Pelatih Barcelona

Karena kemampuan berlarinya yang luar biasa, Davies pun dijuluki Road Runner oleh rekan-rekan setimnya di Bayern. Sebelum pertandingan melawan Barca, CEO Bayern, Karl-Heinz Rummenigge, bahkan sudah memiliki keyakinan kuat bahwa Davies akan bisa menghentikan Messi.
Kendati demikian, tak banyak yang tahu bahwa sebelum bergabung dengan Bayern pada Januari 2019, Davies ternyata pernah ditolak oleh Barcelona. Hal ini disampaikan oleh jurnalis olahraga kenamaan Spanyol, Luis Omar Tapia.
Tapia menerangkan bahwa Davies sebenarnya sempat ditawarkan ke Barca oleh legenda sepakbola Bulgaria, Hristo Stoichkov, beberapa bulan sebelum si pemain bergabung dengan Bayern. Akan tetapi, tawaran tersebut langsung ditolak oleh Presiden Barca, Josep Maria Bartomeu.
Menurut penjelasan Tapia yang ia sampaikan melalui Twitter  pribadinya, alasan Bartomeu menolak Davies adalah karena si pemain  berkebangsaan Kanada. Bartomeu nampaknya tidak yakin bahwa ada orang  Kanada yang jago bermain sepakbola.
Sebagaimana diketahui, Kanada bukanlah negara yang memiliki kultur  kuat dalam sepakbola. Jika dibandingkan dengan Meksiko, Brasil,  Argentina, atau Uruguay, tentunya Kanada bukanlah nama yang sebanding.
Kendati begitu, Davies nyatanya mampu membuktikan bahwa dirinya  memiliki talenta yang luar biasa meski berkebangsaan Kanada. Davies  sendiri sebenarnya bukanlah keturunan Kanada asli. Keluarga Davies  merupakan imigran dari Liberia.
Karena penolakan tersebut, Davies pun pada akhirnya merapat ke Bayern  dan membuat namanya kini diperhitungkan oleh klub-klub besar dunia.  Kala itu Bayern menebus Davies dengan harga 10 juta euro dari Vancouver  Whitecaps.
</content:encoded></item></channel></rss>
