<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jelang Lawan RB Leipzig, Oblak Tak Mau Atletico Disebut Favorit</title><description>Duel panas bakal tersaji dalam lanjutan babak perempatfinal Liga Champions 2019-2020 kala Atletico Madrid berhadapan dengan RB Leipzig.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/13/261/2261881/jelang-lawan-rb-leipzig-oblak-tak-mau-atletico-disebut-favorit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/08/13/261/2261881/jelang-lawan-rb-leipzig-oblak-tak-mau-atletico-disebut-favorit"/><item><title>Jelang Lawan RB Leipzig, Oblak Tak Mau Atletico Disebut Favorit</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/13/261/2261881/jelang-lawan-rb-leipzig-oblak-tak-mau-atletico-disebut-favorit</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/08/13/261/2261881/jelang-lawan-rb-leipzig-oblak-tak-mau-atletico-disebut-favorit</guid><pubDate>Kamis 13 Agustus 2020 20:46 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/13/261/2261881/jelang-lawan-rb-leipzig-oblak-tak-mau-atletico-disebut-favorit-BYhAYADyoN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Para pemain Atletico Madrid berlatih (Foto: UEFA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/13/261/2261881/jelang-lawan-rb-leipzig-oblak-tak-mau-atletico-disebut-favorit-BYhAYADyoN.jpg</image><title>Para pemain Atletico Madrid berlatih (Foto: UEFA)</title></images><description>LISBON &amp;ndash; Duel panas bakal tersaji dalam lanjutan babak perempatfinal Liga Champions 2019-2020 kala Atletico Madrid berhadapan dengan RB Leipzig. Adapun pertandingan ini akan dimainkan pada Jumat 14 Agustus 2020 dini hari WIB.
Dalam pertandingan tersebut, Atletico sejatinya lebih difavoritkan untuk meraih kemenangan dan melaju ke babak semifinal. Sebab, jika dibandingkan dengan Leipzig, Atletico jauh lebih unggul dalam hal pengalaman.
Leipzig sejatinya adalah klub yang baru terbentuk pada 2009. Pada musim 2013-2014, mereka bahkan masih berlaga di kasta ketiga kompetisi sepakbola Liga Jerman.
Baca juga: 6 Pelatih dengan Raihan Trofi Liga Champions Terbanyak

Tercatat, Leipzig baru dua kali berlaga di pentas Liga Champions. Adapun musim ini, menjadi sejarah bagi mereka karena untuk pertama kalinya sukses menembus fase gugur Liga Champions.
Sementara itu, Atletico merupakan klub yang telah menorehkan banyak pengalaman dan prestasi di kancah Eropa. Mereka tercatat telah sebanyak dua kali tampil di partai final Liga Champions dalam kurun waktu satu dekade terakhir, yakni pada musim 2013-2014 dan 2015-2016.
Ditambah lagi, dalam kurun waktu yang sama, mereka juga telah tampil sebagai juara Liga Eropa sebanyak tiga kali. Mereka meraih mahkota juara pada musim 2009-2010, 2011-2012, dan 2017-2018.
Selain itu, secara materi pemain, Atletico juga bisa dibilang lebih  baik ketimbang Leipzig. Meski tak bisa diperkuat Angel Correa dan Sime  Vrslajko yang terinfeksi Covid-19, namun Atletico masih memiliki Alvaro  Morata, Diego Costa, Saul Niguez, hingga Joao Felix.
Kendati demikian, Oblak enggan merasa jemawa. Menurutnya, segala  kemungkinan dapat terjadi di pertandingan nanti. Apalagi, duel hanya  akan dimainkan dalam satu leg. Dengan demikian, jika Atletico melakukan  kesalahan, maka mereka bisa langsung tersingkir tanpa sempat membalas.
&amp;ldquo;Aneh bagi kami bahwa orang-orang menjadikan kami favorit. Kami tidak  memikirkannya. Kami tahu bahwa Leipzig adalah tim yang bagus, yang  menyerang dan bertahan dengan baik,&amp;rdquo; terang Oblak, seperti dilansir dari  ESPN, Kamis (13/8/2020).
&amp;ldquo;Ini pertandingan yang sulit dan saya tidak melihat tim mana pun  sebagai favorit dalam pertandingan satu leg. Banyak hal yang bisa  terjadi,&quot; lanjut penjaga gawang 27 tahun tersebut.
</description><content:encoded>LISBON &amp;ndash; Duel panas bakal tersaji dalam lanjutan babak perempatfinal Liga Champions 2019-2020 kala Atletico Madrid berhadapan dengan RB Leipzig. Adapun pertandingan ini akan dimainkan pada Jumat 14 Agustus 2020 dini hari WIB.
Dalam pertandingan tersebut, Atletico sejatinya lebih difavoritkan untuk meraih kemenangan dan melaju ke babak semifinal. Sebab, jika dibandingkan dengan Leipzig, Atletico jauh lebih unggul dalam hal pengalaman.
Leipzig sejatinya adalah klub yang baru terbentuk pada 2009. Pada musim 2013-2014, mereka bahkan masih berlaga di kasta ketiga kompetisi sepakbola Liga Jerman.
Baca juga: 6 Pelatih dengan Raihan Trofi Liga Champions Terbanyak

Tercatat, Leipzig baru dua kali berlaga di pentas Liga Champions. Adapun musim ini, menjadi sejarah bagi mereka karena untuk pertama kalinya sukses menembus fase gugur Liga Champions.
Sementara itu, Atletico merupakan klub yang telah menorehkan banyak pengalaman dan prestasi di kancah Eropa. Mereka tercatat telah sebanyak dua kali tampil di partai final Liga Champions dalam kurun waktu satu dekade terakhir, yakni pada musim 2013-2014 dan 2015-2016.
Ditambah lagi, dalam kurun waktu yang sama, mereka juga telah tampil sebagai juara Liga Eropa sebanyak tiga kali. Mereka meraih mahkota juara pada musim 2009-2010, 2011-2012, dan 2017-2018.
Selain itu, secara materi pemain, Atletico juga bisa dibilang lebih  baik ketimbang Leipzig. Meski tak bisa diperkuat Angel Correa dan Sime  Vrslajko yang terinfeksi Covid-19, namun Atletico masih memiliki Alvaro  Morata, Diego Costa, Saul Niguez, hingga Joao Felix.
Kendati demikian, Oblak enggan merasa jemawa. Menurutnya, segala  kemungkinan dapat terjadi di pertandingan nanti. Apalagi, duel hanya  akan dimainkan dalam satu leg. Dengan demikian, jika Atletico melakukan  kesalahan, maka mereka bisa langsung tersingkir tanpa sempat membalas.
&amp;ldquo;Aneh bagi kami bahwa orang-orang menjadikan kami favorit. Kami tidak  memikirkannya. Kami tahu bahwa Leipzig adalah tim yang bagus, yang  menyerang dan bertahan dengan baik,&amp;rdquo; terang Oblak, seperti dilansir dari  ESPN, Kamis (13/8/2020).
&amp;ldquo;Ini pertandingan yang sulit dan saya tidak melihat tim mana pun  sebagai favorit dalam pertandingan satu leg. Banyak hal yang bisa  terjadi,&quot; lanjut penjaga gawang 27 tahun tersebut.
</content:encoded></item></channel></rss>
