<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Neymar Serahkan Gelar Man of The Match untuk Choupo-Moting</title><description>Choupo-Moting menjadi salah satu pemain yang punya peran penting dalam kemenangan Paris Saint-Germain (PSG) atas Atalanta.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/13/261/2261655/neymar-serahkan-gelar-man-of-the-match-untuk-choupo-moting</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/08/13/261/2261655/neymar-serahkan-gelar-man-of-the-match-untuk-choupo-moting"/><item><title>Neymar Serahkan Gelar Man of The Match untuk Choupo-Moting</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/13/261/2261655/neymar-serahkan-gelar-man-of-the-match-untuk-choupo-moting</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/08/13/261/2261655/neymar-serahkan-gelar-man-of-the-match-untuk-choupo-moting</guid><pubDate>Kamis 13 Agustus 2020 15:35 WIB</pubDate><dc:creator>Admiraldy Eka Saputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/13/261/2261655/neymar-serahkan-gelar-man-of-the-match-untuk-choupo-moting-UNsSuAFC2E.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Choupo-Moting dan Neymar Jr (Foto: UEFA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/13/261/2261655/neymar-serahkan-gelar-man-of-the-match-untuk-choupo-moting-UNsSuAFC2E.jpg</image><title>Choupo-Moting dan Neymar Jr (Foto: UEFA)</title></images><description>LISBON &amp;ndash; Bintang Paris Saint-Germain (PSG) terpilih sebagai Man of The Match di laga semifinal antara PSG kontra Atalanta, Kamis (13/8/2020) dini hari tadi. Winger asal Brasil itu membawa timnya menang tipis lewat skor akhir 2-1.
Akan tetapi usai laga, Neymar yang baru saja menerima penghargaan tersebut langsung memberikan kepada rekan satu timnya yang tak lain adalah Eric Maxim Choupo-Moting. Melihat kontribusi yang diberikan, Neymar  merasa Choupo-Moting lebih layak mendapatkan gelar tersebut.

Seperti dikethaui, Choupo-Moting menjadi salah satu pemain yang punya peran penting dalam kemenangan Paris Saint-Germain  (PSG) atas Atalanta di perempatfinal Liga Champions 2019-2020 dini hari tadi.
Penyerang berpaspor Kamerun itu mencetak gol penentu kemenangan Les Parisiens &amp;ndash;julukan PSG&amp;ndash; tepat di menit-menit akhir pertandingan.
Baca juga: Terakhir PSG ke Semifinal Liga Champions, Neymar Masih Bocah dan Mbappe Belum Lahir 
Choupo-Moting sendiri sebenarnya baru berkontribusi untuk PSG di babak kedua. Pada menit ke-79 pelatih Thomas Tuchel menunjuknya untuk menggantikan peran Mauro Icardi di lini depan tim.
Keputusan yang diambil Tuchel berbuah hasil di luar dugaan bagi timnya. Choupo-Moting mencetak gol penentu kemenangan Les Parisiens &amp;ndash;julukan PSG&amp;ndash; tepat di menit-menit akhir pertandingan.


Berkat golnya inilah, PSG akhirnya memastikan satu tempat di babak  semifinal Liga Champions 2019-2020. Performa Choupo-Moting pun membuat  mendapat pujian dari berbagai pihak.
Salah satunya datang dari rekan satu timnya, Ander Herrera. Eks  penggawa Manchester United itu salut dengan pemain asal Kamerun itu yang  tetap menujukkan totalitas meski kontraknya di klub akan habis dalam  waktu dekat.

&amp;ldquo;Saya harus memberi penghormatan kepada Choupo, yang kontraknya  dengan klub akan segera berakhir dan yang berusaha keras untuk menjadi  pemain terbaik,&amp;rdquo; ujar Herrera usai pertandingan.
Sebagai catatan, kemenangan atas Atalanta ini membuat Les Parisiens  untuk pertama kalinya lolos ke semifinal dalam 25 tahun terakhir. PSG  terakhir kali lolos ke semifinal pada musim 1994-1995. Langkah PSG pada  waktu itu terhenti setelah kalah telak 0-3 dari raksasa Italia, AC  Milan.</description><content:encoded>LISBON &amp;ndash; Bintang Paris Saint-Germain (PSG) terpilih sebagai Man of The Match di laga semifinal antara PSG kontra Atalanta, Kamis (13/8/2020) dini hari tadi. Winger asal Brasil itu membawa timnya menang tipis lewat skor akhir 2-1.
Akan tetapi usai laga, Neymar yang baru saja menerima penghargaan tersebut langsung memberikan kepada rekan satu timnya yang tak lain adalah Eric Maxim Choupo-Moting. Melihat kontribusi yang diberikan, Neymar  merasa Choupo-Moting lebih layak mendapatkan gelar tersebut.

Seperti dikethaui, Choupo-Moting menjadi salah satu pemain yang punya peran penting dalam kemenangan Paris Saint-Germain  (PSG) atas Atalanta di perempatfinal Liga Champions 2019-2020 dini hari tadi.
Penyerang berpaspor Kamerun itu mencetak gol penentu kemenangan Les Parisiens &amp;ndash;julukan PSG&amp;ndash; tepat di menit-menit akhir pertandingan.
Baca juga: Terakhir PSG ke Semifinal Liga Champions, Neymar Masih Bocah dan Mbappe Belum Lahir 
Choupo-Moting sendiri sebenarnya baru berkontribusi untuk PSG di babak kedua. Pada menit ke-79 pelatih Thomas Tuchel menunjuknya untuk menggantikan peran Mauro Icardi di lini depan tim.
Keputusan yang diambil Tuchel berbuah hasil di luar dugaan bagi timnya. Choupo-Moting mencetak gol penentu kemenangan Les Parisiens &amp;ndash;julukan PSG&amp;ndash; tepat di menit-menit akhir pertandingan.


Berkat golnya inilah, PSG akhirnya memastikan satu tempat di babak  semifinal Liga Champions 2019-2020. Performa Choupo-Moting pun membuat  mendapat pujian dari berbagai pihak.
Salah satunya datang dari rekan satu timnya, Ander Herrera. Eks  penggawa Manchester United itu salut dengan pemain asal Kamerun itu yang  tetap menujukkan totalitas meski kontraknya di klub akan habis dalam  waktu dekat.

&amp;ldquo;Saya harus memberi penghormatan kepada Choupo, yang kontraknya  dengan klub akan segera berakhir dan yang berusaha keras untuk menjadi  pemain terbaik,&amp;rdquo; ujar Herrera usai pertandingan.
Sebagai catatan, kemenangan atas Atalanta ini membuat Les Parisiens  untuk pertama kalinya lolos ke semifinal dalam 25 tahun terakhir. PSG  terakhir kali lolos ke semifinal pada musim 1994-1995. Langkah PSG pada  waktu itu terhenti setelah kalah telak 0-3 dari raksasa Italia, AC  Milan.</content:encoded></item></channel></rss>
