<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Zlatan Ibrahimovic Harus Tetap Berada di AC Milan</title><description>Stefano Pioli berharap Zlatan Ibrahimovic tetap bela AC Milan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/11/47/2260148/zlatan-ibrahimovic-harus-tetap-berada-di-ac-milan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/08/11/47/2260148/zlatan-ibrahimovic-harus-tetap-berada-di-ac-milan"/><item><title>Zlatan Ibrahimovic Harus Tetap Berada di AC Milan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/11/47/2260148/zlatan-ibrahimovic-harus-tetap-berada-di-ac-milan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/08/11/47/2260148/zlatan-ibrahimovic-harus-tetap-berada-di-ac-milan</guid><pubDate>Selasa 11 Agustus 2020 07:07 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/11/47/2260148/zlatan-ibrahimovic-harus-tetap-berada-di-ac-milan-WtNxH57S6h.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Zlatan Ibrahimovic (Foto: Media AC Milan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/11/47/2260148/zlatan-ibrahimovic-harus-tetap-berada-di-ac-milan-WtNxH57S6h.jpg</image><title>Zlatan Ibrahimovic (Foto: Media AC Milan)</title></images><description>MILAN &amp;ndash; AC Milan menampilkan performa yang memuaskan di sepanjang kalender 2020. Tak bisa dimungkiri, bahwa salah satu faktor yang menjadi kebangkitan Milan sekarang adalah bergabungnya Zlatan Ibrahimovic.
Sejak kedatangan Ibra pada bursa transfer musim dingin 2020, Milan sejatinya hanya kalah dua kali dari 25 pertandingan yang mereka lakoni. Bahkan, jika hanya menghitung kalender 2020, Milan adalah tim dengan perolehan poin terbanyak kedua di ajang Liga Italia.
Perolehan poin Rossoneri hanya kalah dari Atalanta. Pelatih Milan, Stefano Pioli pun tidak memungkiri bahwa kehadiran Ibra memberi dampak positif terhadap skuadnya secara keseluruhan.
Baca juga: Selain Chiesa, Milan Juga Upayakan Transfer 2 Pemain Fiorentina Lainnya

&amp;ldquo;Pada 2020, hanya Atalanta yang meraih lebih banyak poin. Kami hanya kalah dalam derby, setelah babak pertama yang hebat. Tidak semuanya berjalan mulus dalam satu musim. Tapi dia (Ibra) membuat segalanya mudah,&amp;rdquo; sebut Pioli, seperti dikutip dari Football Italia, Selasa (11/8/2020).
Saat ini, manajemen Milan tengah berupaya untuk memperbarui kontrak Ibra. Sebab, masa kontrak bomber Swedia itu di Milan sebenarnya sudah berakhir setelah musim kompetisi 2019-2020 selesai.
Pioli sendiri merupakan salah satu orang yang menyatakan bahwa Ibra harus tetap berada di Milan. Karena, meski sudah berusia 38 tahun, namun Ibra tetap mampu membuktikan diri sebagai striker yang disegani dan haus gol.

Tidak hanya itu, Ibra juga mampu menjadi mentor yang hebat bagi para  pemain muda Milan. Diakui oleh Pioli bahwa Ibra membuat para pemain  Rossoneri lainnya berlatih dengan lebih giat.
Maka dari itu, Pioli tak terkejut melihat hasil positif yang didapat  timnya tahun ini. Sebab, selama sesi latihan, Ibra telah menggembleng  para pemain Milan untuk menjadi kompetitif.

&amp;ldquo;Salah menyebut usianya, dia 100 persen profesional.  Zlatan  mengajari para pemain yang lebih muda untuk serius dan kompetitif di  setiap sesi latihan. Dia yang pertama sampai pada latihan dan yang  terakhir pergi. Kita semua belajar darinya, terutama tentang tidak  pernah puas dengan diri sendiri,&amp;rdquo; jelas Pioli.
&amp;ldquo;Dia meningkatkan seluruh level daya saing: bahkan selama  pertandingan putaran dia akan marah karena umpan yang salah. Kami semua  sangat yakin bahwa dia perlu bertahan di sini bersama kami,&amp;rdquo; lanjut  pelatih 54 tahun tersebut.</description><content:encoded>MILAN &amp;ndash; AC Milan menampilkan performa yang memuaskan di sepanjang kalender 2020. Tak bisa dimungkiri, bahwa salah satu faktor yang menjadi kebangkitan Milan sekarang adalah bergabungnya Zlatan Ibrahimovic.
Sejak kedatangan Ibra pada bursa transfer musim dingin 2020, Milan sejatinya hanya kalah dua kali dari 25 pertandingan yang mereka lakoni. Bahkan, jika hanya menghitung kalender 2020, Milan adalah tim dengan perolehan poin terbanyak kedua di ajang Liga Italia.
Perolehan poin Rossoneri hanya kalah dari Atalanta. Pelatih Milan, Stefano Pioli pun tidak memungkiri bahwa kehadiran Ibra memberi dampak positif terhadap skuadnya secara keseluruhan.
Baca juga: Selain Chiesa, Milan Juga Upayakan Transfer 2 Pemain Fiorentina Lainnya

&amp;ldquo;Pada 2020, hanya Atalanta yang meraih lebih banyak poin. Kami hanya kalah dalam derby, setelah babak pertama yang hebat. Tidak semuanya berjalan mulus dalam satu musim. Tapi dia (Ibra) membuat segalanya mudah,&amp;rdquo; sebut Pioli, seperti dikutip dari Football Italia, Selasa (11/8/2020).
Saat ini, manajemen Milan tengah berupaya untuk memperbarui kontrak Ibra. Sebab, masa kontrak bomber Swedia itu di Milan sebenarnya sudah berakhir setelah musim kompetisi 2019-2020 selesai.
Pioli sendiri merupakan salah satu orang yang menyatakan bahwa Ibra harus tetap berada di Milan. Karena, meski sudah berusia 38 tahun, namun Ibra tetap mampu membuktikan diri sebagai striker yang disegani dan haus gol.

Tidak hanya itu, Ibra juga mampu menjadi mentor yang hebat bagi para  pemain muda Milan. Diakui oleh Pioli bahwa Ibra membuat para pemain  Rossoneri lainnya berlatih dengan lebih giat.
Maka dari itu, Pioli tak terkejut melihat hasil positif yang didapat  timnya tahun ini. Sebab, selama sesi latihan, Ibra telah menggembleng  para pemain Milan untuk menjadi kompetitif.

&amp;ldquo;Salah menyebut usianya, dia 100 persen profesional.  Zlatan  mengajari para pemain yang lebih muda untuk serius dan kompetitif di  setiap sesi latihan. Dia yang pertama sampai pada latihan dan yang  terakhir pergi. Kita semua belajar darinya, terutama tentang tidak  pernah puas dengan diri sendiri,&amp;rdquo; jelas Pioli.
&amp;ldquo;Dia meningkatkan seluruh level daya saing: bahkan selama  pertandingan putaran dia akan marah karena umpan yang salah. Kami semua  sangat yakin bahwa dia perlu bertahan di sini bersama kami,&amp;rdquo; lanjut  pelatih 54 tahun tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
