<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lawan Man United, Copenhagen Merasa Beruntung Laga Hanya Digelar Sekali</title><description>Pelatih Copenhagen menatap positif perubahan format pertandingan di Liga Eropa 2019-2020 usai jeda akibat virus corona.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/10/51/2259643/lawan-man-united-copenhagen-merasa-beruntung-laga-hanya-digelar-sekali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/08/10/51/2259643/lawan-man-united-copenhagen-merasa-beruntung-laga-hanya-digelar-sekali"/><item><title>Lawan Man United, Copenhagen Merasa Beruntung Laga Hanya Digelar Sekali</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/10/51/2259643/lawan-man-united-copenhagen-merasa-beruntung-laga-hanya-digelar-sekali</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/08/10/51/2259643/lawan-man-united-copenhagen-merasa-beruntung-laga-hanya-digelar-sekali</guid><pubDate>Senin 10 Agustus 2020 11:06 WIB</pubDate><dc:creator>Djanti Virantika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/10/51/2259643/lawan-man-united-copenhagen-merasa-beruntung-laga-hanya-digelar-sekali-gld73vmN1t.jpg" expression="full" type="image/jpeg">FC Copenhagen. (Foto: Twitter FC Copenhagen)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/10/51/2259643/lawan-man-united-copenhagen-merasa-beruntung-laga-hanya-digelar-sekali-gld73vmN1t.jpg</image><title>FC Copenhagen. (Foto: Twitter FC Copenhagen)</title></images><description>KOLN &amp;ndash; Pelatih FC Copenhagen, Stale Solbakken, menyambut positif format baru yang tersaji di Liga Eropa 2019-2020. Dengan format baru ini, Solbakken merasa beruntung karena hanya satu kali akan berhadapan dengan Manchester United di babak perempatfinal.
Kompetisi Liga Eropa 2019-2020 memang menerapkan format baru yang diterapkan sejak bergulir kembali usai jeda akibat merebaknya virus corona. Dalam format baru itu, seluruh pertandingan di babak perempatfinal dan semifinal dipastikan hanya digelar satu kali, tak lagi memainkan dua leg.

Pertandingan sejak babak perempatfinal juga akan digelar di tempat netral. Dengan begitu, seluruh laga di babak perempatfinal, semifinal, dan final nantinya akan digelar di Jerman.
BACA JUGA: Pelatih Copenhagen Turut Akui Man United Sangat Difavoritkan Juara Liga Eropa
Dengan format baru ini, Copenhagen pun hanya akan berhadapan satu kali dengan Man United di babak perempatfinal yang berlangsung di Stadion Rhein Energie, Selasa 11 Agustus 2020 dini hari WIB. Hal itu dinilai memberi keuntungan karena membuat apa pun bisa terjadi bagi kedua tim.
Meski ada perubahan format, Solbakken  mengatakan bahwa persiapan timnya tidak berubah. Mereka tetap melakukan hal-hal yang sama persis seperti yang dijalani saat berlaga di kompetisi Eropa.Apalagi, Solbakken menyadari lawan yang akan dihadapi Copenhagen saat ini tidaklah mudah. Mereka akan bersua Man United yang dipandang Solbakken sebagai tim sangat kuat. Ketangguhan mereka pun telah ditunjukkan sejak melakoni lagi pertandingan pasca-penghentian sementara kompetisi-kompetisi sepakbola akibat virus corona.
&quot;Kami mempersiapkan diri persis seperti yang biasa kami lakukan untuk pertandingan Eropa dan kami seperti biasa sangat siap menghadapi lawan. Kami harus bertemu tim terbaik setelah jeda akibat virus corona di Liga Inggris,&amp;rdquo; ujar Solbakken, sebagaimana dikutip dari laman resmi Copenhagen, Senin (10/8/2020).

&amp;ldquo;Kita telah melihat bagaimana mereka mengalahkan LASK 5-0 dengan tim B, jadi tidak peduli dengan siapa mereka bermain, kami tentu sangat menghormati. Namun, ini hanya satu pertandingan dalam 90 menit, jadi apa pun bisa terjadi,&amp;rdquo; lanjutnya.
&quot;Namun, itu adalah keuntungan besar bagi kami karena diputuskan melalui satu pertandingan di lapangan netral dan tanpa penonton, daripada jika kami harus bertemu mereka baik di tandang maupun di rumah,&quot; &amp;nbsp;tukasnya.</description><content:encoded>KOLN &amp;ndash; Pelatih FC Copenhagen, Stale Solbakken, menyambut positif format baru yang tersaji di Liga Eropa 2019-2020. Dengan format baru ini, Solbakken merasa beruntung karena hanya satu kali akan berhadapan dengan Manchester United di babak perempatfinal.
Kompetisi Liga Eropa 2019-2020 memang menerapkan format baru yang diterapkan sejak bergulir kembali usai jeda akibat merebaknya virus corona. Dalam format baru itu, seluruh pertandingan di babak perempatfinal dan semifinal dipastikan hanya digelar satu kali, tak lagi memainkan dua leg.

Pertandingan sejak babak perempatfinal juga akan digelar di tempat netral. Dengan begitu, seluruh laga di babak perempatfinal, semifinal, dan final nantinya akan digelar di Jerman.
BACA JUGA: Pelatih Copenhagen Turut Akui Man United Sangat Difavoritkan Juara Liga Eropa
Dengan format baru ini, Copenhagen pun hanya akan berhadapan satu kali dengan Man United di babak perempatfinal yang berlangsung di Stadion Rhein Energie, Selasa 11 Agustus 2020 dini hari WIB. Hal itu dinilai memberi keuntungan karena membuat apa pun bisa terjadi bagi kedua tim.
Meski ada perubahan format, Solbakken  mengatakan bahwa persiapan timnya tidak berubah. Mereka tetap melakukan hal-hal yang sama persis seperti yang dijalani saat berlaga di kompetisi Eropa.Apalagi, Solbakken menyadari lawan yang akan dihadapi Copenhagen saat ini tidaklah mudah. Mereka akan bersua Man United yang dipandang Solbakken sebagai tim sangat kuat. Ketangguhan mereka pun telah ditunjukkan sejak melakoni lagi pertandingan pasca-penghentian sementara kompetisi-kompetisi sepakbola akibat virus corona.
&quot;Kami mempersiapkan diri persis seperti yang biasa kami lakukan untuk pertandingan Eropa dan kami seperti biasa sangat siap menghadapi lawan. Kami harus bertemu tim terbaik setelah jeda akibat virus corona di Liga Inggris,&amp;rdquo; ujar Solbakken, sebagaimana dikutip dari laman resmi Copenhagen, Senin (10/8/2020).

&amp;ldquo;Kita telah melihat bagaimana mereka mengalahkan LASK 5-0 dengan tim B, jadi tidak peduli dengan siapa mereka bermain, kami tentu sangat menghormati. Namun, ini hanya satu pertandingan dalam 90 menit, jadi apa pun bisa terjadi,&amp;rdquo; lanjutnya.
&quot;Namun, itu adalah keuntungan besar bagi kami karena diputuskan melalui satu pertandingan di lapangan netral dan tanpa penonton, daripada jika kami harus bertemu mereka baik di tandang maupun di rumah,&quot; &amp;nbsp;tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
