<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Optimis ke Perempatfinal, Nedved Yakin Juventus Lewati Hadangan Lyon</title><description>Juventus terlebih dulu hadapi Lyon di babak 16 besar Liga Champions 2019-2020.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/07/261/2258769/optimis-ke-perempatfinal-nedved-yakin-juventus-lewati-hadangan-lyon</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/08/07/261/2258769/optimis-ke-perempatfinal-nedved-yakin-juventus-lewati-hadangan-lyon"/><item><title>Optimis ke Perempatfinal, Nedved Yakin Juventus Lewati Hadangan Lyon</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/07/261/2258769/optimis-ke-perempatfinal-nedved-yakin-juventus-lewati-hadangan-lyon</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/08/07/261/2258769/optimis-ke-perempatfinal-nedved-yakin-juventus-lewati-hadangan-lyon</guid><pubDate>Jum'at 07 Agustus 2020 20:11 WIB</pubDate><dc:creator>Admiraldy Eka Saputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/07/261/2258769/optimis-ke-perempatfinal-nedved-yakin-juventus-lewati-hadangan-lyon-hfLQDY0zh5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Skuad Juventus di sesi latihan bersama (Foto: JuventusFC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/07/261/2258769/optimis-ke-perempatfinal-nedved-yakin-juventus-lewati-hadangan-lyon-hfLQDY0zh5.jpg</image><title>Skuad Juventus di sesi latihan bersama (Foto: JuventusFC)</title></images><description>TURIN &amp;ndash; Legenda Juventus yang saat ini menjabat sebagai Wakil Presiden Tim, Pavel Nedved, ikut memberikan komentar jelang laga yang mempertemukan timnya kontra Lyon di leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2019-2020.
Nedved mengaku cukup optimis timnya bisa mengatasi kekuatan wakil Prancis tersebut. Meski kalah pada pertemuan sebelumnya, ia mengaku cukup optimis Juventus bisa melaju mulus ke babak berikutnya.

&amp;ldquo;Pertama dan terutama, kami harus melewati babak 16 besar dulu. Kami sadar ada pertandingan sulit di leg kedua yang sudah menanti Juventus. Tujuan utama kami sekarang adalah pergi ke Portugal,&amp;rdquo; ujar Nedved, seperti dilansir dari laman Sky Sports, Jumat (7/8/2020).
Baca juga: Liga Champions Tanpa Penonton, Sarri: Ini Tidak Menyenangkan
Andai benar-benar berhasil melangkah ke babak berikutnya, Juventus akan menghadapi pemenang antara Manchester City vs Real Madrid. Siapapun lawannya Nedved yakin laga perempatfinal takkan mudah bagi skuad Bianconeri.
Seperti diketahui, Manchester City mungkin punya beberapa faktor yang membuat mereka lebih diunggulkan untuk melaju ke babak  berikutnya.Pertama adalah karena mereka berhasil menang tas Madrid di Santiago Bernabeu di leg pertama.Selain itu, keuntungan lainnya adalah karena leg kedua akan dimainkan  di Etihad Stadium. Meski begitu, Manchester Biru harus tetap waspada  sebab lawan yang mereka hadapi kali ini adalah Madrid.
Los Blancos &amp;ndash;julukan Madrid&amp;ndash; diketahui sebagai salah satu tim yang  kerap membuat momen comeback luar biasa ketika berlaga di kompetisi Liga  Champions. Salah satu yang paling diingat adalah  saat mereka  mengalahkan Atletico Madrid di partai final pada 2013-2014 lalu.

&amp;ldquo;Hasil pengundian ini benar-benar menarik. Akan tetapi, memang selalu  sulit untuk memilih lawan sejak babak perempatfinal hingga seterusnya,  karena semua tim sangat kuat pada fase ini,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;ldquo;Real Madrid dan Man City adalah dua kandidat juara. Laga tersebut  sangat sulit. Format baru ini, dengan tiga babak gugur, sangat menarik  untuk penikmat sepakbola, terutama karena dimainkan pada periode yang  biasanya tidak ada pertandingan sepakbola,&amp;rdquo;
</description><content:encoded>TURIN &amp;ndash; Legenda Juventus yang saat ini menjabat sebagai Wakil Presiden Tim, Pavel Nedved, ikut memberikan komentar jelang laga yang mempertemukan timnya kontra Lyon di leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2019-2020.
Nedved mengaku cukup optimis timnya bisa mengatasi kekuatan wakil Prancis tersebut. Meski kalah pada pertemuan sebelumnya, ia mengaku cukup optimis Juventus bisa melaju mulus ke babak berikutnya.

&amp;ldquo;Pertama dan terutama, kami harus melewati babak 16 besar dulu. Kami sadar ada pertandingan sulit di leg kedua yang sudah menanti Juventus. Tujuan utama kami sekarang adalah pergi ke Portugal,&amp;rdquo; ujar Nedved, seperti dilansir dari laman Sky Sports, Jumat (7/8/2020).
Baca juga: Liga Champions Tanpa Penonton, Sarri: Ini Tidak Menyenangkan
Andai benar-benar berhasil melangkah ke babak berikutnya, Juventus akan menghadapi pemenang antara Manchester City vs Real Madrid. Siapapun lawannya Nedved yakin laga perempatfinal takkan mudah bagi skuad Bianconeri.
Seperti diketahui, Manchester City mungkin punya beberapa faktor yang membuat mereka lebih diunggulkan untuk melaju ke babak  berikutnya.Pertama adalah karena mereka berhasil menang tas Madrid di Santiago Bernabeu di leg pertama.Selain itu, keuntungan lainnya adalah karena leg kedua akan dimainkan  di Etihad Stadium. Meski begitu, Manchester Biru harus tetap waspada  sebab lawan yang mereka hadapi kali ini adalah Madrid.
Los Blancos &amp;ndash;julukan Madrid&amp;ndash; diketahui sebagai salah satu tim yang  kerap membuat momen comeback luar biasa ketika berlaga di kompetisi Liga  Champions. Salah satu yang paling diingat adalah  saat mereka  mengalahkan Atletico Madrid di partai final pada 2013-2014 lalu.

&amp;ldquo;Hasil pengundian ini benar-benar menarik. Akan tetapi, memang selalu  sulit untuk memilih lawan sejak babak perempatfinal hingga seterusnya,  karena semua tim sangat kuat pada fase ini,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;ldquo;Real Madrid dan Man City adalah dua kandidat juara. Laga tersebut  sangat sulit. Format baru ini, dengan tiga babak gugur, sangat menarik  untuk penikmat sepakbola, terutama karena dimainkan pada periode yang  biasanya tidak ada pertandingan sepakbola,&amp;rdquo;
</content:encoded></item></channel></rss>
