<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Atalanta vs Inter, Gasperini Ingin Tutup Liga Italia 2019-2020 dengan Hasil Manis</title><description>Gasperini menyambut antusias Atalanta laga kontra Inter Milan yang akan menjadi pertandingan pamungkas Liga Italia 2019-2020.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/01/47/2255377/atalanta-vs-inter-gasperini-ingin-tutup-liga-italia-2019-2020-dengan-hasil-manis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/08/01/47/2255377/atalanta-vs-inter-gasperini-ingin-tutup-liga-italia-2019-2020-dengan-hasil-manis"/><item><title>Atalanta vs Inter, Gasperini Ingin Tutup Liga Italia 2019-2020 dengan Hasil Manis</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/08/01/47/2255377/atalanta-vs-inter-gasperini-ingin-tutup-liga-italia-2019-2020-dengan-hasil-manis</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/08/01/47/2255377/atalanta-vs-inter-gasperini-ingin-tutup-liga-italia-2019-2020-dengan-hasil-manis</guid><pubDate>Sabtu 01 Agustus 2020 13:49 WIB</pubDate><dc:creator>Bagas Abdiel</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/01/47/2255377/atalanta-vs-inter-gasperini-ingin-tutup-liga-italia-2019-2020-dengan-hasil-manis-CMOV9I9Rgf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Atalanta (Foto: Twitter Atalanta)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/01/47/2255377/atalanta-vs-inter-gasperini-ingin-tutup-liga-italia-2019-2020-dengan-hasil-manis-CMOV9I9Rgf.jpg</image><title>Atalanta (Foto: Twitter Atalanta)</title></images><description>BERGAMO &amp;ndash; Pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini, menyambut antusias laga kontra Inter Milan yang akan menjadi pertandingan pamungkas Liga Italia 2019-2020. Laga tersebut akan dimainkan di Stadion Gewiss, Minggu 2 Agustus 2020 dini hari WIB.
Sebagai tim kuda hitam, Gasperini mengaku tidak menyangka timnya akan bisa berjalan sejauh ini. Bahkan ketika kompetisi comeback pada Juni, Atalanta masih belum memenuhi harapan untuk bisa duduk di posisi empat besar.

Namun berkat kerja keras, Atalanta kemudian secara perlahan mampu menatap papan atas dan menyegel tempat di Liga Champions. Saat ini, Atalanta sedang bersaing untuk memperbutkan peringkat kedua bersama Inter.
Karena itu, laga antara Atalanta dengan Inter akan menjadi laga penentu siapa yang akan finis kedua di Liga Italia 2019-2020. Gasperini pun berharap anak asuhnya bisa menutup kompetisi dengan baik setelah menunjukkan perjuangan untuk duduk di posisi empat besar.
Baca juga&amp;nbsp;Atalanta Hadapi PSG Tanpa Penyerang Tersuburnya di Liga Champions&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ini adalah kampanye yang sangat sulit bagi semua orang, terutama para pemain, dan kami semua ingin mengakhirinya dengan sukses,&amp;rdquo; ungkap Gasperini, mengutip dari Football Italia, Sabtu (1/8/2020).
&amp;ldquo;Ketika musim dimulai kembali, kami melihat Roma dan Napol relatif dekat dengan kami. Tetapi, tujuan kami adalah lolos ke Liga Champions, dengan Lazio dan Inter cukup jauh di depan,&amp;rdquo; tambahnya.&amp;ldquo;Kemudian, kami berhasil mengumpulkan kemenangan dengan segera dan sekarang kami memiliki kesempatan untuk finis kedua,&amp;rdquo; sambungnya.
Akan tetapi, pada laga pamungkas ini, laga kandang Atalanta tidak akan dihadiri para penonton karena pandemi Covid-19. Gasperini pun berharap situasi ini bisa cepat pulih karena ia dan tim sudah merindukan kehadiran para penggemar di dalam stadion.

&amp;ldquo;Sayang sekali kami telah melakukan semua ini tanpa penggemar kami, karena akan ada antusiasme yang luar biasa, mirip dengan yang kami lihat sampai Maret, dengan penggemar di rumah dan di luar,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;ldquo;Saya hanya berharap kami bisa mendapatkan penggemar kami kembali di stadion segera, karena sepakbola kehilangan begitu banyak tanpa kerumunan,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>BERGAMO &amp;ndash; Pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini, menyambut antusias laga kontra Inter Milan yang akan menjadi pertandingan pamungkas Liga Italia 2019-2020. Laga tersebut akan dimainkan di Stadion Gewiss, Minggu 2 Agustus 2020 dini hari WIB.
Sebagai tim kuda hitam, Gasperini mengaku tidak menyangka timnya akan bisa berjalan sejauh ini. Bahkan ketika kompetisi comeback pada Juni, Atalanta masih belum memenuhi harapan untuk bisa duduk di posisi empat besar.

Namun berkat kerja keras, Atalanta kemudian secara perlahan mampu menatap papan atas dan menyegel tempat di Liga Champions. Saat ini, Atalanta sedang bersaing untuk memperbutkan peringkat kedua bersama Inter.
Karena itu, laga antara Atalanta dengan Inter akan menjadi laga penentu siapa yang akan finis kedua di Liga Italia 2019-2020. Gasperini pun berharap anak asuhnya bisa menutup kompetisi dengan baik setelah menunjukkan perjuangan untuk duduk di posisi empat besar.
Baca juga&amp;nbsp;Atalanta Hadapi PSG Tanpa Penyerang Tersuburnya di Liga Champions&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ini adalah kampanye yang sangat sulit bagi semua orang, terutama para pemain, dan kami semua ingin mengakhirinya dengan sukses,&amp;rdquo; ungkap Gasperini, mengutip dari Football Italia, Sabtu (1/8/2020).
&amp;ldquo;Ketika musim dimulai kembali, kami melihat Roma dan Napol relatif dekat dengan kami. Tetapi, tujuan kami adalah lolos ke Liga Champions, dengan Lazio dan Inter cukup jauh di depan,&amp;rdquo; tambahnya.&amp;ldquo;Kemudian, kami berhasil mengumpulkan kemenangan dengan segera dan sekarang kami memiliki kesempatan untuk finis kedua,&amp;rdquo; sambungnya.
Akan tetapi, pada laga pamungkas ini, laga kandang Atalanta tidak akan dihadiri para penonton karena pandemi Covid-19. Gasperini pun berharap situasi ini bisa cepat pulih karena ia dan tim sudah merindukan kehadiran para penggemar di dalam stadion.

&amp;ldquo;Sayang sekali kami telah melakukan semua ini tanpa penggemar kami, karena akan ada antusiasme yang luar biasa, mirip dengan yang kami lihat sampai Maret, dengan penggemar di rumah dan di luar,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;ldquo;Saya hanya berharap kami bisa mendapatkan penggemar kami kembali di stadion segera, karena sepakbola kehilangan begitu banyak tanpa kerumunan,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
