<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ballon dOr Dibatalkan, CEO Bayern: Tidak Adil buat Lewandowski </title><description>Karl-Heinz Rummenige menilai Robert Lewandowski sangat pantas meraih Ballon dOr 2020 andai diselenggarakan.&amp;nbsp;</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/28/51/2253124/ballon-dor-dibatalkan-ceo-bayern-tidak-adil-buat-lewandowski</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/07/28/51/2253124/ballon-dor-dibatalkan-ceo-bayern-tidak-adil-buat-lewandowski"/><item><title>Ballon dOr Dibatalkan, CEO Bayern: Tidak Adil buat Lewandowski </title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/28/51/2253124/ballon-dor-dibatalkan-ceo-bayern-tidak-adil-buat-lewandowski</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/07/28/51/2253124/ballon-dor-dibatalkan-ceo-bayern-tidak-adil-buat-lewandowski</guid><pubDate>Selasa 28 Juli 2020 08:49 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/28/51/2253124/ballon-dor-dibatalkan-ceo-bayern-tidak-adil-buat-lewandowski-MC2aQO4N7h.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Robert Lewandowski pantas meraih Ballon dOr 2020 (Foto: Bayern Munich)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/28/51/2253124/ballon-dor-dibatalkan-ceo-bayern-tidak-adil-buat-lewandowski-MC2aQO4N7h.jpg</image><title>Robert Lewandowski pantas meraih Ballon dOr 2020 (Foto: Bayern Munich)</title></images><description>MUNICH &amp;ndash; Penghargaan individu Ballon dOr untuk edisi 2020 ditiadakan. Pihak penyelenggara, majalah France Football, menjadikan pandemi Covid-19 sebagai alasan. Keputusan itu langsung diprotes oleh CEO Bayern Munich, Karl-Heinz Rummenigge.
Seperti diketahui, Ballon dOr merupakan penghargaan individu bagi pesepakbola terbaik di dunia versi France Football. Untuk pertama kalinya sejak 1955, penghargaan berbentuk bola emas itu ditiadakan dengan alasan pandemi Covid-19 yang menyebabkan penilaian jadi kurang adil.
Alasan kurang adil itu pula yang diungkapkan Karl-Heinz Rummenige. Menurut pria asal Jerman itu, keputusan meniadakan anugerah Ballon dOr 2020 tidak sepenuhnya adil. Ia merasa, striker Bayern Munich, Robert Lewandowski berpeluang besar menjadi pemenang.
Baca juga: 5 Pemain yang Bersedih karena Ballon dOr 2020 Batal Diselenggarakan

&amp;ldquo;Saya yakin Robert Lewandowski menjalani musim yang fantastis dan dia menampilkan mungkin performa terbaiknya sepanjang karier. Sayangnya, France Football membatalkan Ballon dOr, sesuatu yang tidak membuat kami senang,&amp;rdquo; tutur Karl-Heinz Rummenigge, dikutip dari Goal, Selasa (28/7/2020).
&amp;ldquo;Pada akhirnya, itu tidak terlalu adil. Bukan hanya untuk Bayern, tetapi juga Lewandowski, yang mungkin saja akan menang. Saya yakin sangat penting untuk memberikan penghargaan terhadap pesepakbola terbaik di dunia. Robert mungkin saja memenangi gelar itu untuk pertama kalinya,&amp;rdquo; imbuh pria berusia 64 tahun itu.
Kinerja Robert Lewandowski sepanjang 2019-2020 memang terbilang apik. Striker berkebangsaan Polandia itu sukses mengemas 51 gol di semua kompetisi. Gelontoran golnya mampu mengantarkan Bayern Munich meraih gelar dobel, juara Bundesliga Jerman dan DFB Pokal 2019-2020.Nama Robert Lewandowski kini tengah bersaing untuk gelar sepatu emas alias top skor Eropa. Jumlah 34 golnya di Liga Jerman 2019-2020 sudah berhasil disamai oleh Ciro Immobile dari Lazio. Keduanya sama-sama mengemas 68 poin dalam daftar top skor.
Berbeda dengan striker asal Italia tersebut, gol-gol Robert Lewandowski berarti penting dalam raihan gelar juara. Belum lagi, Bayern Munich masih berpeluang menambah gelar dari Liga Champions 2019-2020. Anak asuh Hansi Flick selangkah lagi lolos ke babak perempat final.
Bicara soal Liga Champions, Robert Lewandowski lagi-lagi mencuat. Penyerang berusia 31 tahun itu merupakan top skor sementara dengan torehan 11 gol. Ia menjulang sendirian dibandingkan striker-striker lain yang klubnya masih bertahan, seperti Dries Mertens (Napoli) dan rekan setimnya di Bayern Munich, Serge Gnabry, yang sama-sama mengemas enam gol.
Melihat dari rangkaian fakta tersebut, Robert Lewandowski memang pantas masuk kandidat peraih Ballon dOr. Capaiannya bahkan lebih mentereng ketimbang dua nama yang biasa menghiasi daftar pemenang, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, dari segi trofi maupun jumlah gol.
</description><content:encoded>MUNICH &amp;ndash; Penghargaan individu Ballon dOr untuk edisi 2020 ditiadakan. Pihak penyelenggara, majalah France Football, menjadikan pandemi Covid-19 sebagai alasan. Keputusan itu langsung diprotes oleh CEO Bayern Munich, Karl-Heinz Rummenigge.
Seperti diketahui, Ballon dOr merupakan penghargaan individu bagi pesepakbola terbaik di dunia versi France Football. Untuk pertama kalinya sejak 1955, penghargaan berbentuk bola emas itu ditiadakan dengan alasan pandemi Covid-19 yang menyebabkan penilaian jadi kurang adil.
Alasan kurang adil itu pula yang diungkapkan Karl-Heinz Rummenige. Menurut pria asal Jerman itu, keputusan meniadakan anugerah Ballon dOr 2020 tidak sepenuhnya adil. Ia merasa, striker Bayern Munich, Robert Lewandowski berpeluang besar menjadi pemenang.
Baca juga: 5 Pemain yang Bersedih karena Ballon dOr 2020 Batal Diselenggarakan

&amp;ldquo;Saya yakin Robert Lewandowski menjalani musim yang fantastis dan dia menampilkan mungkin performa terbaiknya sepanjang karier. Sayangnya, France Football membatalkan Ballon dOr, sesuatu yang tidak membuat kami senang,&amp;rdquo; tutur Karl-Heinz Rummenigge, dikutip dari Goal, Selasa (28/7/2020).
&amp;ldquo;Pada akhirnya, itu tidak terlalu adil. Bukan hanya untuk Bayern, tetapi juga Lewandowski, yang mungkin saja akan menang. Saya yakin sangat penting untuk memberikan penghargaan terhadap pesepakbola terbaik di dunia. Robert mungkin saja memenangi gelar itu untuk pertama kalinya,&amp;rdquo; imbuh pria berusia 64 tahun itu.
Kinerja Robert Lewandowski sepanjang 2019-2020 memang terbilang apik. Striker berkebangsaan Polandia itu sukses mengemas 51 gol di semua kompetisi. Gelontoran golnya mampu mengantarkan Bayern Munich meraih gelar dobel, juara Bundesliga Jerman dan DFB Pokal 2019-2020.Nama Robert Lewandowski kini tengah bersaing untuk gelar sepatu emas alias top skor Eropa. Jumlah 34 golnya di Liga Jerman 2019-2020 sudah berhasil disamai oleh Ciro Immobile dari Lazio. Keduanya sama-sama mengemas 68 poin dalam daftar top skor.
Berbeda dengan striker asal Italia tersebut, gol-gol Robert Lewandowski berarti penting dalam raihan gelar juara. Belum lagi, Bayern Munich masih berpeluang menambah gelar dari Liga Champions 2019-2020. Anak asuh Hansi Flick selangkah lagi lolos ke babak perempat final.
Bicara soal Liga Champions, Robert Lewandowski lagi-lagi mencuat. Penyerang berusia 31 tahun itu merupakan top skor sementara dengan torehan 11 gol. Ia menjulang sendirian dibandingkan striker-striker lain yang klubnya masih bertahan, seperti Dries Mertens (Napoli) dan rekan setimnya di Bayern Munich, Serge Gnabry, yang sama-sama mengemas enam gol.
Melihat dari rangkaian fakta tersebut, Robert Lewandowski memang pantas masuk kandidat peraih Ballon dOr. Capaiannya bahkan lebih mentereng ketimbang dua nama yang biasa menghiasi daftar pemenang, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, dari segi trofi maupun jumlah gol.
</content:encoded></item></channel></rss>
