<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kembali Rebut Posisi Dua, Conte Enggan Sesali Kegagalan Pepet Juventus</title><description>Inter Milan naik ke posisi kedua klasemen setelah kalahkan Genoa.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/26/47/2252173/kembali-rebut-posisi-dua-conte-enggan-sesali-kegagalan-pepet-juventus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/07/26/47/2252173/kembali-rebut-posisi-dua-conte-enggan-sesali-kegagalan-pepet-juventus"/><item><title>Kembali Rebut Posisi Dua, Conte Enggan Sesali Kegagalan Pepet Juventus</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/26/47/2252173/kembali-rebut-posisi-dua-conte-enggan-sesali-kegagalan-pepet-juventus</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/07/26/47/2252173/kembali-rebut-posisi-dua-conte-enggan-sesali-kegagalan-pepet-juventus</guid><pubDate>Minggu 26 Juli 2020 05:41 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/26/47/2252173/kembali-rebut-posisi-dua-conte-enggan-sesali-kegagalan-pepet-juventus-cPQdEh1ONI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Alexis Sanchez dan Romelu Lukaku (Foto: Media Inter Milan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/26/47/2252173/kembali-rebut-posisi-dua-conte-enggan-sesali-kegagalan-pepet-juventus-cPQdEh1ONI.jpg</image><title>Alexis Sanchez dan Romelu Lukaku (Foto: Media Inter Milan)</title></images><description>GENOA &amp;ndash; Inter Milan kembali naik ke posisi kedua klasemen Liga Italia 2019-2020 setelah memetik kemenangan dengan skor telak 3-0 atas tuan rumah Genoa. Saat ini, Nerazzurri mengumpulkan 76 poin setelah 36 kali bertanding.
Inter sejatinya hanya terpaut empat poin dari Juventus yang menempati posisi puncak. Akan tetapi, mengingat Juve menyimpan satu pertandingan lebih banyak, maka akan sulit bagi Romelu Lukaku dan kawan-kawan untuk melakukan kudeta.
Sejak restart kompetisi pada pertengahan Juni 2020, Juve sebenarnya cukup banyak membuang poin. Pada pertandingan teranyar, tim besutan Maurizio Sarri itu tumbang dengan skor 1-2 dari Udinese.
Baca juga: Marotta: Messi ke Inter Milan? Itu Sepakbola Fantasi 

Seandainya Inter mampu tampil konsisten setelah restart, mereka sebenarnya memiliki kesempatan untuk menjuarai Liga Italia musim ini. Akan tetapi, sama halnya dengan Juve, Inter pun cukup sering kehilangan poin.
Menanggapi hal ini, Pelatih Inter Milan, Antoni Conte, mencoba untuk tidak menyesalinya. Dalam artian, Conte mencoba memaklumi tim asuhannya yang gagal mendulang banyak poin, utamanya sejak restart kompetisi.
Conte menerangkan bahwa Inter sempat mengalami kesulitan karena banyak pemainnya yang diterpa cedera. Selain itu, kondisi fisik para pemain yang kelelahan akibat jadwal bertanding yang padat juga menjadi faktor lainnya yang menyebabkan Nerazzurri tak mampu meraih poin maksimal.
Maka dari itu, saat ini Conte hanya bisa bersyukur karena Inter sudah  mengamankan tempat di posisi empat besar, sehingga bisa tampil dalam  ajang Liga Champions musim depan. Adapun target Inter sekarang adalah  untuk finis di posisi yang sebaik mungkin.
&amp;ldquo;Bukan itu masalahnya. Kami harus berurusan dengan cedera yang tidak  kami harapkan, seperti Matias Vecino dan Alexis Sanchez. Saya tidak akan  pernah berhenti berterima kasih kepada Borja Valero, atau Santo Borja  Valero, sebagaimana saya memanggilnya,&amp;rdquo; ujar Conte, menyadur dari  Football Italia, Minggu (26/7/2020).

&amp;ldquo;Pasalnya, dia menyelamatkan kami dalam begitu banyak situasi di mana  kami berada di batas. Dia datang lagi hari ini (menggantikan Christian  Eriksen) dan menyelesaikan semuanya. Adalah benar bahwa evaluasi  tertentu dibuat untuk menghindari membuat kesalahan tertentu lagi,&quot;  lanjut Conte.
Di dua giornata terakhir Inter akan berhadapan dengan lawan-lawan  berat, yakni Napoli dan Atalanta. Setelah itu, Nerazzurri akan berlaga  di babak 16 besar Liga Eropa 2019-2020 menghadapi Getafe.
</description><content:encoded>GENOA &amp;ndash; Inter Milan kembali naik ke posisi kedua klasemen Liga Italia 2019-2020 setelah memetik kemenangan dengan skor telak 3-0 atas tuan rumah Genoa. Saat ini, Nerazzurri mengumpulkan 76 poin setelah 36 kali bertanding.
Inter sejatinya hanya terpaut empat poin dari Juventus yang menempati posisi puncak. Akan tetapi, mengingat Juve menyimpan satu pertandingan lebih banyak, maka akan sulit bagi Romelu Lukaku dan kawan-kawan untuk melakukan kudeta.
Sejak restart kompetisi pada pertengahan Juni 2020, Juve sebenarnya cukup banyak membuang poin. Pada pertandingan teranyar, tim besutan Maurizio Sarri itu tumbang dengan skor 1-2 dari Udinese.
Baca juga: Marotta: Messi ke Inter Milan? Itu Sepakbola Fantasi 

Seandainya Inter mampu tampil konsisten setelah restart, mereka sebenarnya memiliki kesempatan untuk menjuarai Liga Italia musim ini. Akan tetapi, sama halnya dengan Juve, Inter pun cukup sering kehilangan poin.
Menanggapi hal ini, Pelatih Inter Milan, Antoni Conte, mencoba untuk tidak menyesalinya. Dalam artian, Conte mencoba memaklumi tim asuhannya yang gagal mendulang banyak poin, utamanya sejak restart kompetisi.
Conte menerangkan bahwa Inter sempat mengalami kesulitan karena banyak pemainnya yang diterpa cedera. Selain itu, kondisi fisik para pemain yang kelelahan akibat jadwal bertanding yang padat juga menjadi faktor lainnya yang menyebabkan Nerazzurri tak mampu meraih poin maksimal.
Maka dari itu, saat ini Conte hanya bisa bersyukur karena Inter sudah  mengamankan tempat di posisi empat besar, sehingga bisa tampil dalam  ajang Liga Champions musim depan. Adapun target Inter sekarang adalah  untuk finis di posisi yang sebaik mungkin.
&amp;ldquo;Bukan itu masalahnya. Kami harus berurusan dengan cedera yang tidak  kami harapkan, seperti Matias Vecino dan Alexis Sanchez. Saya tidak akan  pernah berhenti berterima kasih kepada Borja Valero, atau Santo Borja  Valero, sebagaimana saya memanggilnya,&amp;rdquo; ujar Conte, menyadur dari  Football Italia, Minggu (26/7/2020).

&amp;ldquo;Pasalnya, dia menyelamatkan kami dalam begitu banyak situasi di mana  kami berada di batas. Dia datang lagi hari ini (menggantikan Christian  Eriksen) dan menyelesaikan semuanya. Adalah benar bahwa evaluasi  tertentu dibuat untuk menghindari membuat kesalahan tertentu lagi,&quot;  lanjut Conte.
Di dua giornata terakhir Inter akan berhadapan dengan lawan-lawan  berat, yakni Napoli dan Atalanta. Setelah itu, Nerazzurri akan berlaga  di babak 16 besar Liga Eropa 2019-2020 menghadapi Getafe.
</content:encoded></item></channel></rss>
