<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lampard Menyesal Lontarkan Kata-Kata Kasar untuk Liverpool</title><description>Perseteruan sempat terjadi antara Manajer Chelsea, Frank Lampard, dengan Liverpool saat kedua tim bersua di matchday ke-37 Liga Inggris.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/25/45/2251806/lampard-menyesal-lontarkan-kata-kata-kasar-untuk-liverpool</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/07/25/45/2251806/lampard-menyesal-lontarkan-kata-kata-kasar-untuk-liverpool"/><item><title>Lampard Menyesal Lontarkan Kata-Kata Kasar untuk Liverpool</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/25/45/2251806/lampard-menyesal-lontarkan-kata-kata-kasar-untuk-liverpool</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/07/25/45/2251806/lampard-menyesal-lontarkan-kata-kata-kasar-untuk-liverpool</guid><pubDate>Sabtu 25 Juli 2020 02:29 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/25/45/2251806/lampard-menyesal-lontarkan-kata-kata-kasar-untuk-liverpool-SUM3cy7u5g.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Manajer Chelsea, Frank Lampard (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/25/45/2251806/lampard-menyesal-lontarkan-kata-kata-kasar-untuk-liverpool-SUM3cy7u5g.jpg</image><title>Manajer Chelsea, Frank Lampard (Foto: AFP)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Perseteruan sempat terjadi antara Manajer Chelsea, Frank Lampard, dengan Liverpool saat kedua tim bersua di matchday ke-37 Liga Inggris 2019-2020. Pada saat itu, Lampard sempat dibuat kesal sehingga ia pun melontarkan kata-kata kasar terhadap Liverpool.
Kala pertandingan berlangsung, Lampard sempat dibuat kesal karena wasit memberi hadiah tendangan bebas untuk The Reds karena menganggap Mateo Kovacic melakukan pelanggaran. Tendangan bebas yang kemudian dieksekusi oleh Trent Alexander-Arnold itu pun berbuah gol.
Tak terima dengan keputusan tersebut, Lampard pun melontarkan kekesalannya di pinggir lapangan. Apalagi, setelah ia melihat selebrasi dari para penghuni bangku cadangan Liverpool, maka semakin geramlah legenda Chelsea itu.
Baca juga: Menanti Aksi Pulisic di Laga Chelsea vs Wolverhampton

Lampard bahkan sempat beradu argumen dengan asisten Klopp, Pep Lijnders. Lampard sempat menyebut Lijnders dengan kata &amp;lsquo;sialan&amp;rsquo; dan ia pun mengancam akan mengatai Klopp juga.
Tak berhenti sampai di situ, saat melakukan wawancara pasca-pertandingan, Lampard kembali mengungkit insiden tersebut. Ia menyebut Liverpool sebagai tim yang sombong karena melakukan selebrasi secara berlebihan -merujuk pada gol yang dicetak Arnold lewat tendangan bebas.
Kendati demikian, Lampard sadar bahwa sikapnya tersebut adalah salah. Ia mengaku menyesal telah melontarkan ucapan kasar karena tak patut ditiru. Lampard sendiri sebenarnya tak memiliki masalah personal dengan Klopp.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNy8yMy83LzEyMTg0NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Ia bahkan memandang manajer asal Jerman itu sebagai sosok yang hebat.  Hanya saja, Lampard tidak suka dengan sikap sejumlah orang di bangku  cadangan Liverpool yang melakukan selebrasi secara berlebihan. Karena  seolah mereka sedang meledek Chelsea.
&amp;ldquo;Saya pikir dalam hal bahasa yang saya gunakan, saya menyesalinya.  Karena saya pikir hal-hal ini sering diputar ulang di media sosial. Saya  punya dua anak perempuan muda yang menggunakan media sosial, jadi saya  menyesalinya,&amp;rdquo; ucap Lampard, menyadur dari Goal, Sabtu (25/7/2020).

&amp;ldquo;Saya pikir Liverpool harus merayakan sebanyak yang mereka inginkan  mengingat musim yang mereka miliki. Mereka dapat merayakan seperti yang  mereka lakukan setelah pertandingan, seperti mereka dapat merayakan  setiap gol yang mereka cetak,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;ldquo;Saya akan minum bir dengan Jurgen Klopp setelah pertandingan dan  bersulang atas kinerja yang telah mereka lakukan tahun ini. Tapi ada  hal-hal yang tidak saya sukai dari bangku cadangan mereka, bukan Klopp,  orang-orang di belakang bangku itu, yang saya rasa melewati batas, dan  itulah yang membuat saya gelisah,&amp;rdquo; tandas Lampard.
</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Perseteruan sempat terjadi antara Manajer Chelsea, Frank Lampard, dengan Liverpool saat kedua tim bersua di matchday ke-37 Liga Inggris 2019-2020. Pada saat itu, Lampard sempat dibuat kesal sehingga ia pun melontarkan kata-kata kasar terhadap Liverpool.
Kala pertandingan berlangsung, Lampard sempat dibuat kesal karena wasit memberi hadiah tendangan bebas untuk The Reds karena menganggap Mateo Kovacic melakukan pelanggaran. Tendangan bebas yang kemudian dieksekusi oleh Trent Alexander-Arnold itu pun berbuah gol.
Tak terima dengan keputusan tersebut, Lampard pun melontarkan kekesalannya di pinggir lapangan. Apalagi, setelah ia melihat selebrasi dari para penghuni bangku cadangan Liverpool, maka semakin geramlah legenda Chelsea itu.
Baca juga: Menanti Aksi Pulisic di Laga Chelsea vs Wolverhampton

Lampard bahkan sempat beradu argumen dengan asisten Klopp, Pep Lijnders. Lampard sempat menyebut Lijnders dengan kata &amp;lsquo;sialan&amp;rsquo; dan ia pun mengancam akan mengatai Klopp juga.
Tak berhenti sampai di situ, saat melakukan wawancara pasca-pertandingan, Lampard kembali mengungkit insiden tersebut. Ia menyebut Liverpool sebagai tim yang sombong karena melakukan selebrasi secara berlebihan -merujuk pada gol yang dicetak Arnold lewat tendangan bebas.
Kendati demikian, Lampard sadar bahwa sikapnya tersebut adalah salah. Ia mengaku menyesal telah melontarkan ucapan kasar karena tak patut ditiru. Lampard sendiri sebenarnya tak memiliki masalah personal dengan Klopp.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNy8yMy83LzEyMTg0NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Ia bahkan memandang manajer asal Jerman itu sebagai sosok yang hebat.  Hanya saja, Lampard tidak suka dengan sikap sejumlah orang di bangku  cadangan Liverpool yang melakukan selebrasi secara berlebihan. Karena  seolah mereka sedang meledek Chelsea.
&amp;ldquo;Saya pikir dalam hal bahasa yang saya gunakan, saya menyesalinya.  Karena saya pikir hal-hal ini sering diputar ulang di media sosial. Saya  punya dua anak perempuan muda yang menggunakan media sosial, jadi saya  menyesalinya,&amp;rdquo; ucap Lampard, menyadur dari Goal, Sabtu (25/7/2020).

&amp;ldquo;Saya pikir Liverpool harus merayakan sebanyak yang mereka inginkan  mengingat musim yang mereka miliki. Mereka dapat merayakan seperti yang  mereka lakukan setelah pertandingan, seperti mereka dapat merayakan  setiap gol yang mereka cetak,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;ldquo;Saya akan minum bir dengan Jurgen Klopp setelah pertandingan dan  bersulang atas kinerja yang telah mereka lakukan tahun ini. Tapi ada  hal-hal yang tidak saya sukai dari bangku cadangan mereka, bukan Klopp,  orang-orang di belakang bangku itu, yang saya rasa melewati batas, dan  itulah yang membuat saya gelisah,&amp;rdquo; tandas Lampard.
</content:encoded></item></channel></rss>
