<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inter Milan Tergusur dari Posisi Kedua, Ini Dalih Antonio Conte</title><description>Inter Milan harus tergusur dari posisi kedua klasemen Liga Italia 2019-2020 setelah hanya bisa bermain imbang 0-0 kontra Fiorentina.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/23/47/2250924/inter-milan-tergusur-dari-posisi-kedua-ini-dalih-antonio-conte</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/07/23/47/2250924/inter-milan-tergusur-dari-posisi-kedua-ini-dalih-antonio-conte"/><item><title>Inter Milan Tergusur dari Posisi Kedua, Ini Dalih Antonio Conte</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/23/47/2250924/inter-milan-tergusur-dari-posisi-kedua-ini-dalih-antonio-conte</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/07/23/47/2250924/inter-milan-tergusur-dari-posisi-kedua-ini-dalih-antonio-conte</guid><pubDate>Kamis 23 Juli 2020 14:38 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/23/47/2250924/inter-milan-tergusur-dari-posisi-kedua-ini-dalih-antonio-conte-Nm6nTSfXLE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelatih Inter Milan, Antonio Conte (Foto: Media Inter Milan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/23/47/2250924/inter-milan-tergusur-dari-posisi-kedua-ini-dalih-antonio-conte-Nm6nTSfXLE.jpg</image><title>Pelatih Inter Milan, Antonio Conte (Foto: Media Inter Milan)</title></images><description>MILAN &amp;ndash; Inter Milan harus tergusur dari posisi kedua klasemen Liga Italia 2019-2020 setelah pada giornata ke-35 hanya bisa bermain imbang 0-0 kontra Fiorentina. Menanggapi hal ini, Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, nyatanya tak ingin ambil pusing.
Karena hasil imbang tersebut, kini Inter harus puas berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan raihan 73 poin. Tim berjuluk La Beneamata itu tertinggal satu angka dari Atalanta yang kini menjadi runner-up.
Kendati demikian, Conte tak ingin terlalu mempersoalkan hal tersebut. Baginya finis di posisi kedua, ketiga, atau keempat adalah hal yang sama. Karena, finis di posisi tersebut menandakan bahwa mereka gagal menjadi juara.
Baca juga: Inter Milan Bantu Juventus Juara Liga Italia Lebih Cepat

Adapun hal yang lebih penting, Inter telah mengunci satu tempat di pentas Liga Champions musim depan. Sebab, perolehan poin Romelu Lukaku dan kawan-kawan sudah tidak bisa dikejar oleh AS Roma yang menghuni posisi kelima klasemen.
&quot;Tempat kedua tidak ada artinya di mata saya. Itu hanya tempat pertama bagi yang kalah. Beberapa setuju untuk itu, tetapi bukan saya. Saya juga tidak ingin para pemain saya puas dengan hal itu,&quot; ujar Conte, seperti dilansir dari Football Italia, Kamis (23/7/2020).
Meski gagal meraih poin penuh saat bersua Fiorentina, namun Conte cukup senang karena timnya dinilai bermaun bagus. Menurutnya, Inter sudah menunjukkan determinasi yang ia inginkan, meskipun tak ada gol yang mampu diciptakan.
Di sisi lain, Conte pun menyanjung performa Fiorentina. Tim berjuluk  La Viola itu disebutnya memiliki pertahanan yang disiplin, sehingga  menyulitkan para pemain Inter mencetak gol.
&quot;Itu adalah pertandingan yang bagus. Kami bermain dengan intensitas  dan pergerakan operan yang tepat, tetapi tidak beruntung ketika  membentur tiang gawang dua kali,&quot; kata Conte.

&quot;Saya tidak bisa mengeluh ketika para pemain memasukkan hasrat ini  dan kami bahkan mengambil risiko mendera kekalahan pada akhirnya karena  keinginan kuat kami untuk menang. Fiorentina layak mendapatkan pujian  karena kinerja defensif yang sangat baik,&amp;rdquo; lanjutnya.
Mengingat masih ada tiga giornata tersisa, Inter sebenarnya masih  memiliki kesempatan untuk kembali menempati posisi kedua. Di tiga laga  terakhirnya, La Beneamata bakal bersua Genoa, Napoli, dan Atalanta.
</description><content:encoded>MILAN &amp;ndash; Inter Milan harus tergusur dari posisi kedua klasemen Liga Italia 2019-2020 setelah pada giornata ke-35 hanya bisa bermain imbang 0-0 kontra Fiorentina. Menanggapi hal ini, Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, nyatanya tak ingin ambil pusing.
Karena hasil imbang tersebut, kini Inter harus puas berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan raihan 73 poin. Tim berjuluk La Beneamata itu tertinggal satu angka dari Atalanta yang kini menjadi runner-up.
Kendati demikian, Conte tak ingin terlalu mempersoalkan hal tersebut. Baginya finis di posisi kedua, ketiga, atau keempat adalah hal yang sama. Karena, finis di posisi tersebut menandakan bahwa mereka gagal menjadi juara.
Baca juga: Inter Milan Bantu Juventus Juara Liga Italia Lebih Cepat

Adapun hal yang lebih penting, Inter telah mengunci satu tempat di pentas Liga Champions musim depan. Sebab, perolehan poin Romelu Lukaku dan kawan-kawan sudah tidak bisa dikejar oleh AS Roma yang menghuni posisi kelima klasemen.
&quot;Tempat kedua tidak ada artinya di mata saya. Itu hanya tempat pertama bagi yang kalah. Beberapa setuju untuk itu, tetapi bukan saya. Saya juga tidak ingin para pemain saya puas dengan hal itu,&quot; ujar Conte, seperti dilansir dari Football Italia, Kamis (23/7/2020).
Meski gagal meraih poin penuh saat bersua Fiorentina, namun Conte cukup senang karena timnya dinilai bermaun bagus. Menurutnya, Inter sudah menunjukkan determinasi yang ia inginkan, meskipun tak ada gol yang mampu diciptakan.
Di sisi lain, Conte pun menyanjung performa Fiorentina. Tim berjuluk  La Viola itu disebutnya memiliki pertahanan yang disiplin, sehingga  menyulitkan para pemain Inter mencetak gol.
&quot;Itu adalah pertandingan yang bagus. Kami bermain dengan intensitas  dan pergerakan operan yang tepat, tetapi tidak beruntung ketika  membentur tiang gawang dua kali,&quot; kata Conte.

&quot;Saya tidak bisa mengeluh ketika para pemain memasukkan hasrat ini  dan kami bahkan mengambil risiko mendera kekalahan pada akhirnya karena  keinginan kuat kami untuk menang. Fiorentina layak mendapatkan pujian  karena kinerja defensif yang sangat baik,&amp;rdquo; lanjutnya.
Mengingat masih ada tiga giornata tersisa, Inter sebenarnya masih  memiliki kesempatan untuk kembali menempati posisi kedua. Di tiga laga  terakhirnya, La Beneamata bakal bersua Genoa, Napoli, dan Atalanta.
</content:encoded></item></channel></rss>
