<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tersingkir dari Piala FA, Solskjaer Dinilai Salah Ambil Langkah</title><description>Manchester United tersingkir dari ajang Piala FA 2019-2020 setelah ditumbangkan Chelsea dengan skor 1-3 di babak semifinal.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/22/45/2250537/tersingkir-dari-piala-fa-solskjaer-dinilai-salah-ambil-langkah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/07/22/45/2250537/tersingkir-dari-piala-fa-solskjaer-dinilai-salah-ambil-langkah"/><item><title>Tersingkir dari Piala FA, Solskjaer Dinilai Salah Ambil Langkah</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/22/45/2250537/tersingkir-dari-piala-fa-solskjaer-dinilai-salah-ambil-langkah</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/07/22/45/2250537/tersingkir-dari-piala-fa-solskjaer-dinilai-salah-ambil-langkah</guid><pubDate>Rabu 22 Juli 2020 18:51 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/22/45/2250537/tersingkir-dari-piala-fa-solskjaer-dinilai-salah-ambil-langkah-ARMymqJnFr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Manajer Man United, Ole Gunnar Solskjaer (Foto: Media Man United)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/22/45/2250537/tersingkir-dari-piala-fa-solskjaer-dinilai-salah-ambil-langkah-ARMymqJnFr.jpg</image><title>Manajer Man United, Ole Gunnar Solskjaer (Foto: Media Man United)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Manchester United tersingkir dari ajang Piala FA 2019-2020 setelah ditumbangkan Chelsea dengan skor 1-3 di babak semifinal. Legenda Arsenal, Paul Merson pun mengkritik Manajer Man United, Ole Gunnar Solskjaer, yang dinilainya salah mengambil langkah.
Menurut Merson, Solskjaer tidak memandang serius pertandingan melawan Chelsea tersebut. Hal itu bisa dilihat dari susunan pemain dan formasi yang diterapkan Solskjaer.
Berbeda dengan laga-laga sebelumnya di mana Solskjaer menggunakan formasi andalan 4-2-3-1, pada pertandingan melawan Chelsea, manajer asal Norwegia itu menerapkan skema 3-4-1-2. Selain itu, Solskjaer juga tak menurunkan sejumlah pemain andalannya sejak awal, seperti Paul Pogba, Mason Greenwood, dan Anthony Martial.
Baca juga: Man United vs West Ham, David De Gea Berpotensi Pecahkan Rekor sang Legenda

Merson sebenarnya cukup memahami bahwa saat ini dua pertandingan tersisa di Liga Inggris merupakan prioritas Man United ketimbang Piala FA. Sebab, finis di empat besar akan membuat Setan Merah berlaga di Liga Champions musim depan.
Kendati demikian, menjuarai Piala FA disebut Merson memiliki nilai tersendiri. Sebab, jika Solskjaer mampu memenangkannya, itu akan menjadi trofi pertamanya untuk Setan Merah. Tidak hanya itu, memenangkan trofi juga bisa mengangkat moral tim secara keseluruhan.
Menurut Merson, jika Jose Mourinho yang berada di posisi Solskjaer, maka manajer asal Portugal itu pasti akan memanfaatkan laga semifinal tersebut sebaik mungkin. Sebab, hanya tinggal selangkah lagi untuk bisa meraih trofi.&amp;ldquo;Sudah jelas bahwa dua pertandingan di liga bagi Man United  berikutnya lebih penting daripada semifinal Piala FA. Lebih penting  daripada memenangkan trofi. Namun, jika itu Jose Mourinho, ia akan  memainkan tim terkuatnya,&amp;rdquo; tutur Merson, seperti dilansir dari The Sport  Review, Rabu (22/7/2020).
&amp;ldquo;Anda memenangkan trofi. Anda dinilai berdasarkan trofi! Ole Gunnar  Solskjaer harus memenangkan sesuatu! Jika dia memenangkan Piala FA, itu  luar biasa baginya! Hanya ada beberapa trofi yang bisa dimenangkannya  dalam satu musim!&amp;rdquo; lanjut Merson.

&amp;ldquo;Dia tidak akan menjadi manajer di Manchester United selama 15 tahun  ke depan, bukan? Cepat atau lambat ketika dia melakukan pekerjaan yang  buruk, dia akan keluar dari pekerjaan. Itulah sepakbola sekarang. Saat  Anda kalah, Anda keluar,&amp;rdquo; tegas pria asal Inggris tersebut.
&amp;ldquo;Jika dia kehilangan pekerjaannya dan dia memiliki Piala FA, dia  memiliki CV yang hebat! Jika Mourinho berada di posisi itu, mengetahui  bahwa ia akan melawan Arsenal di final, ia akan memainkan tim terkuatnya  (melawan Chelsea). Ini semua tentang trofi!&amp;rdquo; pungkas Merson.
</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Manchester United tersingkir dari ajang Piala FA 2019-2020 setelah ditumbangkan Chelsea dengan skor 1-3 di babak semifinal. Legenda Arsenal, Paul Merson pun mengkritik Manajer Man United, Ole Gunnar Solskjaer, yang dinilainya salah mengambil langkah.
Menurut Merson, Solskjaer tidak memandang serius pertandingan melawan Chelsea tersebut. Hal itu bisa dilihat dari susunan pemain dan formasi yang diterapkan Solskjaer.
Berbeda dengan laga-laga sebelumnya di mana Solskjaer menggunakan formasi andalan 4-2-3-1, pada pertandingan melawan Chelsea, manajer asal Norwegia itu menerapkan skema 3-4-1-2. Selain itu, Solskjaer juga tak menurunkan sejumlah pemain andalannya sejak awal, seperti Paul Pogba, Mason Greenwood, dan Anthony Martial.
Baca juga: Man United vs West Ham, David De Gea Berpotensi Pecahkan Rekor sang Legenda

Merson sebenarnya cukup memahami bahwa saat ini dua pertandingan tersisa di Liga Inggris merupakan prioritas Man United ketimbang Piala FA. Sebab, finis di empat besar akan membuat Setan Merah berlaga di Liga Champions musim depan.
Kendati demikian, menjuarai Piala FA disebut Merson memiliki nilai tersendiri. Sebab, jika Solskjaer mampu memenangkannya, itu akan menjadi trofi pertamanya untuk Setan Merah. Tidak hanya itu, memenangkan trofi juga bisa mengangkat moral tim secara keseluruhan.
Menurut Merson, jika Jose Mourinho yang berada di posisi Solskjaer, maka manajer asal Portugal itu pasti akan memanfaatkan laga semifinal tersebut sebaik mungkin. Sebab, hanya tinggal selangkah lagi untuk bisa meraih trofi.&amp;ldquo;Sudah jelas bahwa dua pertandingan di liga bagi Man United  berikutnya lebih penting daripada semifinal Piala FA. Lebih penting  daripada memenangkan trofi. Namun, jika itu Jose Mourinho, ia akan  memainkan tim terkuatnya,&amp;rdquo; tutur Merson, seperti dilansir dari The Sport  Review, Rabu (22/7/2020).
&amp;ldquo;Anda memenangkan trofi. Anda dinilai berdasarkan trofi! Ole Gunnar  Solskjaer harus memenangkan sesuatu! Jika dia memenangkan Piala FA, itu  luar biasa baginya! Hanya ada beberapa trofi yang bisa dimenangkannya  dalam satu musim!&amp;rdquo; lanjut Merson.

&amp;ldquo;Dia tidak akan menjadi manajer di Manchester United selama 15 tahun  ke depan, bukan? Cepat atau lambat ketika dia melakukan pekerjaan yang  buruk, dia akan keluar dari pekerjaan. Itulah sepakbola sekarang. Saat  Anda kalah, Anda keluar,&amp;rdquo; tegas pria asal Inggris tersebut.
&amp;ldquo;Jika dia kehilangan pekerjaannya dan dia memiliki Piala FA, dia  memiliki CV yang hebat! Jika Mourinho berada di posisi itu, mengetahui  bahwa ia akan melawan Arsenal di final, ia akan memainkan tim terkuatnya  (melawan Chelsea). Ini semua tentang trofi!&amp;rdquo; pungkas Merson.
</content:encoded></item></channel></rss>
