<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Statistik saat Hadapi Aston Villa Tunjukkan Arsenal Kehilangan Kreativitas</title><description>Arsenal harus menelan luka lantaran tumbang dari tim yang tengah berjuang menghindari zona degradasi, Aston Villa.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/22/45/2250295/statistik-saat-hadapi-aston-villa-tunjukkan-arsenal-kehilangan-kreativitas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/07/22/45/2250295/statistik-saat-hadapi-aston-villa-tunjukkan-arsenal-kehilangan-kreativitas"/><item><title>Statistik saat Hadapi Aston Villa Tunjukkan Arsenal Kehilangan Kreativitas</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/22/45/2250295/statistik-saat-hadapi-aston-villa-tunjukkan-arsenal-kehilangan-kreativitas</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/07/22/45/2250295/statistik-saat-hadapi-aston-villa-tunjukkan-arsenal-kehilangan-kreativitas</guid><pubDate>Rabu 22 Juli 2020 13:42 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/22/45/2250295/statistik-saat-hadapi-aston-villa-tunjukkan-arsenal-kehilangan-kreativitas-GEnttqG1d7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Aston Villa vs Arsenal (Foto: Twitter Aston Villa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/22/45/2250295/statistik-saat-hadapi-aston-villa-tunjukkan-arsenal-kehilangan-kreativitas-GEnttqG1d7.jpg</image><title>Aston Villa vs Arsenal (Foto: Twitter Aston Villa)</title></images><description>BIRMINGHAM &amp;ndash; Arsenal harus menelan luka lantaran tumbang dari tim yang tengah berjuang menghindari zona degradasi, Aston Villa. Dalam matchday ke-37 Liga Inggris 2019-2020 itu, Arsenal kalah dengan skor tipis 0-1.
Melakoni pertandingan tandang di Villa Park, Arsenal bermain dengan formasi 3-4-3. Formasi ini sejatinya sama dengan yang mereka gunakan saat meraih kemenangan atas Liverpool dan Manchester City. Hanya komposisi pemainnya saja yang berebda.
Berbeda dengan dua laga sebelumnya tersebut, pada pertandingan kontra Aston Villa, The Gunners sukses menjadi tim yang memiliki lebih banyak penguasaan bola, 69%-31%. Namun, hal itu justru tidak dimanfaatkan dengan baik oleh skuad besutan Mikel Arteta tersebut.
Baca juga: Lampard Takkan Kecewa Andai Chelsea Terdepak dari Zona Liga Champions

Meski unggul dalam penguasaan bola, namun Arsenal tak memiliki kreativitas. Pasalnya, Pierre-Emerick Aubameyang dan kawan-kawan tak mampu membongkar lini pertahanan tuan rumah.
Dalam pertandingan tersebut, Arsenal tercatat melepaskan tujuh tembakan. Kendati demikian, tak satu pun yang mengarah ke gawang Aston Villa. Hal ini semakin membuktikan bahwa The Gunners kehilangan sosok kreatif di lini tengah.
Arsenal sebenarnya mengandalkan Dani Ceballos untuk menjadi jenderal lapangan tengah di laga kontra Aston Villa tersebut. Sayangnya, Ceballos tak bisa memberikan suplai bola yang bagus kepada barisan penyerang The Gunners.
Arsenal juga sejatinya memiliki Mesut Ozil, seorang pemain yang  diketahui mampu menciptakan peluang-peluang bagus untuk tim. Akan  tetapi, Ozil tak dimainkan di pertandingan semalam. Bahkan, mantan  gelandang Timnas Jerman itu tak masuk ke dalam skuad.
Melihat kondisi ini, tentunya Arsenal butuh mendatangkan seorang  gelandang yang mampu menciptakan kreativitas di lapangan. Sebab, Arsenal  disebut akan berpisah jalan dengan Ozil pada bursa transfer musim panas  2020.

Sementara itu, menanggapi kekalahan ini, Arteta beralasan bahwa  timnya mengalami kelelahan. Sebab, The Gunners memiliki jadwal padat.  Apalagi, mereka secara berurutan baru saja menghadapi Liverpool dan Man  City.
&amp;ldquo;Secara emosional dan fisik, ini merupakan pekan yang sangat berat.  Akan tetapi, saya melihat tim ini ingin terus bertarung sampai akhir.  Saya tidak kecewa dengan sikap yang ditunjukkan para pemain. Kami perlu  meningkatkan lebih banyak lagi,&amp;rdquo; ungkap Arteta, mengutip dari Football  London, Rabu (22/7/2020).</description><content:encoded>BIRMINGHAM &amp;ndash; Arsenal harus menelan luka lantaran tumbang dari tim yang tengah berjuang menghindari zona degradasi, Aston Villa. Dalam matchday ke-37 Liga Inggris 2019-2020 itu, Arsenal kalah dengan skor tipis 0-1.
Melakoni pertandingan tandang di Villa Park, Arsenal bermain dengan formasi 3-4-3. Formasi ini sejatinya sama dengan yang mereka gunakan saat meraih kemenangan atas Liverpool dan Manchester City. Hanya komposisi pemainnya saja yang berebda.
Berbeda dengan dua laga sebelumnya tersebut, pada pertandingan kontra Aston Villa, The Gunners sukses menjadi tim yang memiliki lebih banyak penguasaan bola, 69%-31%. Namun, hal itu justru tidak dimanfaatkan dengan baik oleh skuad besutan Mikel Arteta tersebut.
Baca juga: Lampard Takkan Kecewa Andai Chelsea Terdepak dari Zona Liga Champions

Meski unggul dalam penguasaan bola, namun Arsenal tak memiliki kreativitas. Pasalnya, Pierre-Emerick Aubameyang dan kawan-kawan tak mampu membongkar lini pertahanan tuan rumah.
Dalam pertandingan tersebut, Arsenal tercatat melepaskan tujuh tembakan. Kendati demikian, tak satu pun yang mengarah ke gawang Aston Villa. Hal ini semakin membuktikan bahwa The Gunners kehilangan sosok kreatif di lini tengah.
Arsenal sebenarnya mengandalkan Dani Ceballos untuk menjadi jenderal lapangan tengah di laga kontra Aston Villa tersebut. Sayangnya, Ceballos tak bisa memberikan suplai bola yang bagus kepada barisan penyerang The Gunners.
Arsenal juga sejatinya memiliki Mesut Ozil, seorang pemain yang  diketahui mampu menciptakan peluang-peluang bagus untuk tim. Akan  tetapi, Ozil tak dimainkan di pertandingan semalam. Bahkan, mantan  gelandang Timnas Jerman itu tak masuk ke dalam skuad.
Melihat kondisi ini, tentunya Arsenal butuh mendatangkan seorang  gelandang yang mampu menciptakan kreativitas di lapangan. Sebab, Arsenal  disebut akan berpisah jalan dengan Ozil pada bursa transfer musim panas  2020.

Sementara itu, menanggapi kekalahan ini, Arteta beralasan bahwa  timnya mengalami kelelahan. Sebab, The Gunners memiliki jadwal padat.  Apalagi, mereka secara berurutan baru saja menghadapi Liverpool dan Man  City.
&amp;ldquo;Secara emosional dan fisik, ini merupakan pekan yang sangat berat.  Akan tetapi, saya melihat tim ini ingin terus bertarung sampai akhir.  Saya tidak kecewa dengan sikap yang ditunjukkan para pemain. Kami perlu  meningkatkan lebih banyak lagi,&amp;rdquo; ungkap Arteta, mengutip dari Football  London, Rabu (22/7/2020).</content:encoded></item></channel></rss>
