<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tolak Bahas Transfer Zaniolo, CEO Inter Bicara Status Alexis Sanchez</title><description>Giuseppe Marotta membahas strategi transfer Inter Milan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/20/47/2249293/tolak-bahas-transfer-zaniolo-ceo-inter-bicara-status-alexis-sanchez</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/07/20/47/2249293/tolak-bahas-transfer-zaniolo-ceo-inter-bicara-status-alexis-sanchez"/><item><title>Tolak Bahas Transfer Zaniolo, CEO Inter Bicara Status Alexis Sanchez</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/20/47/2249293/tolak-bahas-transfer-zaniolo-ceo-inter-bicara-status-alexis-sanchez</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/07/20/47/2249293/tolak-bahas-transfer-zaniolo-ceo-inter-bicara-status-alexis-sanchez</guid><pubDate>Senin 20 Juli 2020 16:58 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/20/47/2249293/tolak-bahas-transfer-zaniolo-ceo-inter-bicara-status-alexis-sanchez-YyiuKsXN7q.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Alexis Sanchez (Foto: Media Inter Milan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/20/47/2249293/tolak-bahas-transfer-zaniolo-ceo-inter-bicara-status-alexis-sanchez-YyiuKsXN7q.jpg</image><title>Alexis Sanchez (Foto: Media Inter Milan)</title></images><description>MILAN &amp;ndash; Inter Milan cukup santer dikabarkan akan merekrut kembali Nicolo Zaniolo yang sempat mereka jual ke AS Roma pada bursa transfer musim panas 2018. Menanggapi hal ini, CEO Inter Milan, Giuseppe Marotta, nyatanya tak mau bicara banyak.
Marotta tidak memungkiri bahwa Zaniolo adalah salah satu pemain paling menarik di Liga Italia saat ini. Apalagi, musim lalu Zaniolo sukses menyabet status sebagai Pemain Muda Terbaik Liga Italia 2018-2019.
Kendati demikian, untuk saat ini, Marotta dan Inter belum melakukan pembicaraan dengan pihak Roma perihal transfer. Pasalnya, musim kompetisi 2019-2020 masih bergulir, sehingga bukan hal yang bijak untuk membahas masalah transfer pemain.
Baca juga: Performa Timnya Tak Memuaskan, Sarri Tak Takut Didepak Juventus

&amp;ldquo;Dia salah satu pemain paling menarik di liga, tapi kami belum mendekati pejabat Roma dan mungkin tidak akan melakukannya. Agak tidak pantas membicarakan bursa transfer sekarang. Ada kompetisi yang masih harus berakhir dan bursa transfer yang akan datang akan menjadi yang tidak biasa,&amp;rdquo; jelas Marotta, mengutip dari Football Italia, Senin (20/7/2020).
Sebagai otak transfer Inter, Marotta sebenarnya sudah memiliki strategi tersendiri untuk menjadikan Nerazzurri tim yang tangguh. Mantan CEO Juventus itu membeberkan bahwa Inter akan mencoba mengkombinasikan antara pemain muda dengan mereka yang telah berpengalaman.
Maka dari itu, Inter tengah mempertimbangkan untuk mempermanenkan status Alexis Sanchez. Sekadar diketahui, Sanchez adalah pemain pinjaman dari Manchester United.
Meski pada awalnya Sanchez sempat diragukan bakal menampilkan  performa apik di Inter, namun setelah kompetisi restart, penyerang asal  Cile itu mendapat banyak kepercayaan dari pelatih Antonio Conte. Dalam  enam pertandingan terakhir, Sanchez dipercaya tampil sebagai starter  sebanyak lima kali.
Tidak hanya itu, Sanchez bahkan berhasil membukukan tujuh assists  setelah restart kompetisi. Jumlah tersebut membuat Sanchez menjadi  pemain dengan jumlah assist terbanyak kedua setelah restart. Ia hanya  kalah dari Lionel Messi yang mengkreasikan sembilan assists.

&amp;ldquo;Adapun Sanchez, kami akan membuat penilaian yang ditargetkan padanya  dan melihat apa yang bisa dilakukan. Saya pikir menggabungkan pemain  berpengalaman dengan yang lebih muda adalah hal yang benar untuk  dilakukan,&amp;rdquo; terang Marotta.
&amp;ldquo;Kami mencari kedua jenis pemain tersebut. Berinvestasi dalam hal  bakat adalah pekerjaan untuk masa depan. Pemain berpengalaman, di sisi  lain, dapat membuat dampak dengan segera. Kami harus meningkatkan  standar dan lebih dekat ke kemenangan,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>MILAN &amp;ndash; Inter Milan cukup santer dikabarkan akan merekrut kembali Nicolo Zaniolo yang sempat mereka jual ke AS Roma pada bursa transfer musim panas 2018. Menanggapi hal ini, CEO Inter Milan, Giuseppe Marotta, nyatanya tak mau bicara banyak.
Marotta tidak memungkiri bahwa Zaniolo adalah salah satu pemain paling menarik di Liga Italia saat ini. Apalagi, musim lalu Zaniolo sukses menyabet status sebagai Pemain Muda Terbaik Liga Italia 2018-2019.
Kendati demikian, untuk saat ini, Marotta dan Inter belum melakukan pembicaraan dengan pihak Roma perihal transfer. Pasalnya, musim kompetisi 2019-2020 masih bergulir, sehingga bukan hal yang bijak untuk membahas masalah transfer pemain.
Baca juga: Performa Timnya Tak Memuaskan, Sarri Tak Takut Didepak Juventus

&amp;ldquo;Dia salah satu pemain paling menarik di liga, tapi kami belum mendekati pejabat Roma dan mungkin tidak akan melakukannya. Agak tidak pantas membicarakan bursa transfer sekarang. Ada kompetisi yang masih harus berakhir dan bursa transfer yang akan datang akan menjadi yang tidak biasa,&amp;rdquo; jelas Marotta, mengutip dari Football Italia, Senin (20/7/2020).
Sebagai otak transfer Inter, Marotta sebenarnya sudah memiliki strategi tersendiri untuk menjadikan Nerazzurri tim yang tangguh. Mantan CEO Juventus itu membeberkan bahwa Inter akan mencoba mengkombinasikan antara pemain muda dengan mereka yang telah berpengalaman.
Maka dari itu, Inter tengah mempertimbangkan untuk mempermanenkan status Alexis Sanchez. Sekadar diketahui, Sanchez adalah pemain pinjaman dari Manchester United.
Meski pada awalnya Sanchez sempat diragukan bakal menampilkan  performa apik di Inter, namun setelah kompetisi restart, penyerang asal  Cile itu mendapat banyak kepercayaan dari pelatih Antonio Conte. Dalam  enam pertandingan terakhir, Sanchez dipercaya tampil sebagai starter  sebanyak lima kali.
Tidak hanya itu, Sanchez bahkan berhasil membukukan tujuh assists  setelah restart kompetisi. Jumlah tersebut membuat Sanchez menjadi  pemain dengan jumlah assist terbanyak kedua setelah restart. Ia hanya  kalah dari Lionel Messi yang mengkreasikan sembilan assists.

&amp;ldquo;Adapun Sanchez, kami akan membuat penilaian yang ditargetkan padanya  dan melihat apa yang bisa dilakukan. Saya pikir menggabungkan pemain  berpengalaman dengan yang lebih muda adalah hal yang benar untuk  dilakukan,&amp;rdquo; terang Marotta.
&amp;ldquo;Kami mencari kedua jenis pemain tersebut. Berinvestasi dalam hal  bakat adalah pekerjaan untuk masa depan. Pemain berpengalaman, di sisi  lain, dapat membuat dampak dengan segera. Kami harus meningkatkan  standar dan lebih dekat ke kemenangan,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
