<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hadapi Arsenal di Semifinal Piala FA, Guardiola Dibayangi Kutukan</title><description>Manchester City akan bertandang ke markas Arsenal untuk melakoni pertandingan semifinal Piala FA 2019-2020, Minggu 18 Juli dini hari WIB.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/18/45/2248329/hadapi-arsenal-di-semifinal-piala-fa-guardiola-dibayangi-kutukan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/07/18/45/2248329/hadapi-arsenal-di-semifinal-piala-fa-guardiola-dibayangi-kutukan"/><item><title>Hadapi Arsenal di Semifinal Piala FA, Guardiola Dibayangi Kutukan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/18/45/2248329/hadapi-arsenal-di-semifinal-piala-fa-guardiola-dibayangi-kutukan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/07/18/45/2248329/hadapi-arsenal-di-semifinal-piala-fa-guardiola-dibayangi-kutukan</guid><pubDate>Sabtu 18 Juli 2020 09:14 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/18/45/2248329/hadapi-arsenal-di-semifinal-piala-fa-guardiola-dibayangi-kutukan-nly0T1vOnx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Manajer Man City, Josep Guardiola (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/18/45/2248329/hadapi-arsenal-di-semifinal-piala-fa-guardiola-dibayangi-kutukan-nly0T1vOnx.jpg</image><title>Manajer Man City, Josep Guardiola (Foto: AFP)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Manchester City akan menghadapi Arsenal di Stadion Wembley untuk melakoni pertandingan semifinal Piala FA 2019-2020 pada Minggu 18 Juli dini hari WIB. Meski Man City difavoritkan untuk keluar sebagai pemenang, namun manajer mereka, Josep Guardiola, tak ingin menganggap remeh laga ini.
Pada pertemuan terakhir melawan Arsenal, Man City sejatinya mencatatkan hasil bagus. Bermain di Etihad Stadium, Kevin De Bruyne dan kawan-kawan menang dengan skor meyakinkan 3-0. Meski begitu, Guardiola tak ingin berpatokan dengan hasil tersebut.
Meski performa Arsenal sedang tidak konsisten, namun Guardiola memandang laga melawan The Gunners tak akan berlangsung mudah. Apalagi, Guardiola juga punya catatan jelek saat berjumpa Arsenal.
Baca juga: Jelang Arsenal vs Man City, Guardiola Tertawa Lihat David Luiz Dikritik

Pada musim kompetisi 2016-2017, Guardiola yang mengarungi musim pertamanya bersama Man City harus tersingkir di babak semifinal Piala FA oleh Arsenal. Maka dari itu, Guardiola tak menganggap timnya kini lebih superior atas Arsenal.
Selain itu, Guardiola juga memiliki catatan kurang menyenangkan di semifinal. Selama karier kepelatihannya, Guardiola telah memainkan 21 pertandingan semifinal dan mengalami tujuh kekalahan.
Maka dari itu, Guardiola menganggap lebih mudah memainkan pertandingan final ketimbang semifinal. Sebab, catatan juru taktik asal Spanyol itu di laga final jauh lebih baik. Dari 12 laga final yang pernah ia mainkan, Guardiola berhasil memenangkan 11 di antaranya.&amp;ldquo;Saya banyak mengalami kesulitan dalam karier saya di semifinal. Itu  lebih mudah di final. Saya menangani itu jauh, jauh lebih baik. Saya  kalah lebih banyak di semifinal daripada di final,&amp;rdquo; jelas Guardiola,  seperti dilansir dari Mirror, Sabtu (18/7/2020).
&amp;ldquo;Ini lebih sulit, jadi setelah itu kita akan melihat apa yang  terjadi. Para pemain tahu itu akan sangat ketat. Saya memiliki pendapat  yang sama tentang Arsenal dan Mikel (Arteta). Pendapat saya tentang  mereka (Arsenal) tidak berubah, baik ketika mereka mengalahkan Liverpool  atau kalah dari Brighton,&amp;rdquo; lanjut Guardiola.

&amp;ldquo;Jadi kami memprediksi adanya pertandingan yang sulit. Mereka  memiliki sesuatu yang spesial - semangat tim. Mikel telah menciptakan  itu. Aku cukup yakin orang yang tepat untuk membawa mereka kembali,&amp;rdquo;  sambungnya.
&amp;ldquo;Mereka memiliki orang yang tepat. Saya merasa dia menciptakan  sesuatu yang unik. Jika mereka memberikan apa yang dia butuhkan, mereka  akan menjadi pesaing di tahun-tahun mendatang,&quot; pungkas manajer asal  Spanyol tersebut.</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Manchester City akan menghadapi Arsenal di Stadion Wembley untuk melakoni pertandingan semifinal Piala FA 2019-2020 pada Minggu 18 Juli dini hari WIB. Meski Man City difavoritkan untuk keluar sebagai pemenang, namun manajer mereka, Josep Guardiola, tak ingin menganggap remeh laga ini.
Pada pertemuan terakhir melawan Arsenal, Man City sejatinya mencatatkan hasil bagus. Bermain di Etihad Stadium, Kevin De Bruyne dan kawan-kawan menang dengan skor meyakinkan 3-0. Meski begitu, Guardiola tak ingin berpatokan dengan hasil tersebut.
Meski performa Arsenal sedang tidak konsisten, namun Guardiola memandang laga melawan The Gunners tak akan berlangsung mudah. Apalagi, Guardiola juga punya catatan jelek saat berjumpa Arsenal.
Baca juga: Jelang Arsenal vs Man City, Guardiola Tertawa Lihat David Luiz Dikritik

Pada musim kompetisi 2016-2017, Guardiola yang mengarungi musim pertamanya bersama Man City harus tersingkir di babak semifinal Piala FA oleh Arsenal. Maka dari itu, Guardiola tak menganggap timnya kini lebih superior atas Arsenal.
Selain itu, Guardiola juga memiliki catatan kurang menyenangkan di semifinal. Selama karier kepelatihannya, Guardiola telah memainkan 21 pertandingan semifinal dan mengalami tujuh kekalahan.
Maka dari itu, Guardiola menganggap lebih mudah memainkan pertandingan final ketimbang semifinal. Sebab, catatan juru taktik asal Spanyol itu di laga final jauh lebih baik. Dari 12 laga final yang pernah ia mainkan, Guardiola berhasil memenangkan 11 di antaranya.&amp;ldquo;Saya banyak mengalami kesulitan dalam karier saya di semifinal. Itu  lebih mudah di final. Saya menangani itu jauh, jauh lebih baik. Saya  kalah lebih banyak di semifinal daripada di final,&amp;rdquo; jelas Guardiola,  seperti dilansir dari Mirror, Sabtu (18/7/2020).
&amp;ldquo;Ini lebih sulit, jadi setelah itu kita akan melihat apa yang  terjadi. Para pemain tahu itu akan sangat ketat. Saya memiliki pendapat  yang sama tentang Arsenal dan Mikel (Arteta). Pendapat saya tentang  mereka (Arsenal) tidak berubah, baik ketika mereka mengalahkan Liverpool  atau kalah dari Brighton,&amp;rdquo; lanjut Guardiola.

&amp;ldquo;Jadi kami memprediksi adanya pertandingan yang sulit. Mereka  memiliki sesuatu yang spesial - semangat tim. Mikel telah menciptakan  itu. Aku cukup yakin orang yang tepat untuk membawa mereka kembali,&amp;rdquo;  sambungnya.
&amp;ldquo;Mereka memiliki orang yang tepat. Saya merasa dia menciptakan  sesuatu yang unik. Jika mereka memberikan apa yang dia butuhkan, mereka  akan menjadi pesaing di tahun-tahun mendatang,&quot; pungkas manajer asal  Spanyol tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
