<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Momen Memalukan Ronaldo saat Gagal Bawa Madrid Kalahkan Granada</title><description>Gol bunuh diri Ronaldo membuat Madrid takluk di markas Granada.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/15/51/2246814/momen-memalukan-ronaldo-saat-gagal-bawa-madrid-kalahkan-granada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/07/15/51/2246814/momen-memalukan-ronaldo-saat-gagal-bawa-madrid-kalahkan-granada"/><item><title>Momen Memalukan Ronaldo saat Gagal Bawa Madrid Kalahkan Granada</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/15/51/2246814/momen-memalukan-ronaldo-saat-gagal-bawa-madrid-kalahkan-granada</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/07/15/51/2246814/momen-memalukan-ronaldo-saat-gagal-bawa-madrid-kalahkan-granada</guid><pubDate>Rabu 15 Juli 2020 15:27 WIB</pubDate><dc:creator>Admiraldy Eka Saputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/15/51/2246814/momen-memalukan-ronaldo-saat-gagal-bawa-madrid-kalahkan-granada-UulAAmbnP0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cristiano Ronaldo di laga Madrid vs Granada pada 2013 (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/15/51/2246814/momen-memalukan-ronaldo-saat-gagal-bawa-madrid-kalahkan-granada-UulAAmbnP0.jpg</image><title>Cristiano Ronaldo di laga Madrid vs Granada pada 2013 (Foto: Reuters)</title></images><description>MADRID &amp;ndash; Real Madrid berhasil memetik poin penuh saat bertamu ke markas Granada, Los Carmenes pada Selasa 14 Juli 2020 dini hari WIB. Skuad besutan Zinedine Zidane menang tipis dengan skor akhir 2-1 di akhir laga.
Kemenangan ini praktis membawa mereka semakin dekat untuk merengkuh gelar juara Liga Spanyol 2019-2020. Dengan hanya menyisakan dua pertandingan terakhir musim ini, perolehan poin Madrid sepertinya bakal sangat sulit dikejar rival mereka, Barcelona.

Kembali ke pertandingan Madrid kontra Granada, Los Blancos &amp;ndash;julukan Madrid&amp;ndash; ternyata punya kenangan buruk dengan El Grana dan itu melibatkan mantan megabintang mereka, Cristiano Ronaldo.
Penyerang berpaspor Portugal  itu pernah gagal membawa Madrid menumbangkan Granada. Bukan hanya gagal menang, aksi Ronaldo di laga tersebut bahkan membuat timnya menelan kekalahan dari tim lawan.
Baca juga: Sassuolo vs Juventus, Momentum Cristiano Ronaldo Lanjutkan Ketajaman
Momen tersebut terjadi pada 2013 lalu saat Madrid bertamu ke markas Granada dalam lanjutan Liga Spanyol 2019-2020. Saat pertandingan berlangsung, Granada mendapatkan kesempatan untuk mengeksekusi sepak pojok pada menit ke-22.

Gabriel Torje yang menjadi eksekutornya menendang bola ke arah tiang dekat gawang Real Madrid. Ronaldo turun untuk membantu pertahanan. Saat sepak pojok telah dieksekusi, bola menuju ke arahnya dan dia hendak memotong umpan tersebut agar tidak dijangkau pemain Granada yang memadati kotak penalti Madrid.Sayangnya, bola sundulan Ronaldo justru meluncur ke gawang Real  Madrid dan gagal diantisipasi sang kiper, Diego Lopez. Pada akhirnya,  Granada berhasil mengungguli Real Madrid dengan skor 1-0 hingga  pertandingan berakhir.
Meski terbilang sebagai kesalahan minor, akan tetapi kesalahan  Ronaldo di laga tersebut gagal membawa timnya meraih  poin penuh di  markas lawan. Hal itu pun berujung pada kegagalan mereka meraih gelar  juara.

Mereka kalah dari Barcelona dalam persaingan gelar juara Liga Spanyol  2012-2013. Blaugrana yang tampil apik berhasil mengumpulkan 100 poin  sekaligus memastikan gelar juara.
Sementara Los Blancos hanya finis di posisi dua dengan raihan 85  poin. Satu-satunya gelar juara yang berhasil diraih Madrid kala itu  adalah Piala Super Spanyol.</description><content:encoded>MADRID &amp;ndash; Real Madrid berhasil memetik poin penuh saat bertamu ke markas Granada, Los Carmenes pada Selasa 14 Juli 2020 dini hari WIB. Skuad besutan Zinedine Zidane menang tipis dengan skor akhir 2-1 di akhir laga.
Kemenangan ini praktis membawa mereka semakin dekat untuk merengkuh gelar juara Liga Spanyol 2019-2020. Dengan hanya menyisakan dua pertandingan terakhir musim ini, perolehan poin Madrid sepertinya bakal sangat sulit dikejar rival mereka, Barcelona.

Kembali ke pertandingan Madrid kontra Granada, Los Blancos &amp;ndash;julukan Madrid&amp;ndash; ternyata punya kenangan buruk dengan El Grana dan itu melibatkan mantan megabintang mereka, Cristiano Ronaldo.
Penyerang berpaspor Portugal  itu pernah gagal membawa Madrid menumbangkan Granada. Bukan hanya gagal menang, aksi Ronaldo di laga tersebut bahkan membuat timnya menelan kekalahan dari tim lawan.
Baca juga: Sassuolo vs Juventus, Momentum Cristiano Ronaldo Lanjutkan Ketajaman
Momen tersebut terjadi pada 2013 lalu saat Madrid bertamu ke markas Granada dalam lanjutan Liga Spanyol 2019-2020. Saat pertandingan berlangsung, Granada mendapatkan kesempatan untuk mengeksekusi sepak pojok pada menit ke-22.

Gabriel Torje yang menjadi eksekutornya menendang bola ke arah tiang dekat gawang Real Madrid. Ronaldo turun untuk membantu pertahanan. Saat sepak pojok telah dieksekusi, bola menuju ke arahnya dan dia hendak memotong umpan tersebut agar tidak dijangkau pemain Granada yang memadati kotak penalti Madrid.Sayangnya, bola sundulan Ronaldo justru meluncur ke gawang Real  Madrid dan gagal diantisipasi sang kiper, Diego Lopez. Pada akhirnya,  Granada berhasil mengungguli Real Madrid dengan skor 1-0 hingga  pertandingan berakhir.
Meski terbilang sebagai kesalahan minor, akan tetapi kesalahan  Ronaldo di laga tersebut gagal membawa timnya meraih  poin penuh di  markas lawan. Hal itu pun berujung pada kegagalan mereka meraih gelar  juara.

Mereka kalah dari Barcelona dalam persaingan gelar juara Liga Spanyol  2012-2013. Blaugrana yang tampil apik berhasil mengumpulkan 100 poin  sekaligus memastikan gelar juara.
Sementara Los Blancos hanya finis di posisi dua dengan raihan 85  poin. Satu-satunya gelar juara yang berhasil diraih Madrid kala itu  adalah Piala Super Spanyol.</content:encoded></item></channel></rss>
