<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mantan Pelatih Kiper Man United Ungkap Alasannya Tak Ingin Lagi Latih De Gea</title><description>Emilio Alvarez merasa tak lagi dihargai oleh De Gea.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/15/45/2246611/mantan-pelatih-kiper-man-united-ungkap-alasannya-tak-ingin-lagi-latih-de-gea</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/07/15/45/2246611/mantan-pelatih-kiper-man-united-ungkap-alasannya-tak-ingin-lagi-latih-de-gea"/><item><title>Mantan Pelatih Kiper Man United Ungkap Alasannya Tak Ingin Lagi Latih De Gea</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/07/15/45/2246611/mantan-pelatih-kiper-man-united-ungkap-alasannya-tak-ingin-lagi-latih-de-gea</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/07/15/45/2246611/mantan-pelatih-kiper-man-united-ungkap-alasannya-tak-ingin-lagi-latih-de-gea</guid><pubDate>Rabu 15 Juli 2020 11:10 WIB</pubDate><dc:creator>Admiraldy Eka Saputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/15/45/2246611/mantan-pelatih-kiper-man-united-ungkap-alasannya-tak-ingin-lagi-latih-de-gea-sDN37lnsdX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">David de Gea dan Emilio Alvarez (Foto: Manchester Evening News)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/15/45/2246611/mantan-pelatih-kiper-man-united-ungkap-alasannya-tak-ingin-lagi-latih-de-gea-sDN37lnsdX.jpg</image><title>David de Gea dan Emilio Alvarez (Foto: Manchester Evening News)</title></images><description>MANCHESTER &amp;ndash; Mantan pelatih Manchester United, Emilio Alvarez, membeberkan alasannya yang tak ingin melatih David De Gea. Alvarez mengatakan kecewa dengan sikap kiper asal Spanyol itu yang memilih untuk memperpanjang kontrak secara diam-diam.
Hal ini juga yang membuatnya memilih untuk meninggalkan Man United pada awal musim kemarin. Rumor  yang beredar Man United lah yang memecat pelatih 58 tahun tersebut.

Namun, Alvarez sekali lagi menegaskan kalau ia tak lagi berada di Man United atas kehendaknya sendiri. Ia juga mengatkaan kalau keputusan itu ia ambil tanpa mendapat tekanan dari pihak manapun, termasuk manajemen klub.
Alvarez memilih untuk pergi karena memang ia tak lagi ingin melatih De Gea. Rasa kecewa Alvarez kepada kiper 29 tahun itu sepertinya tak lagi terbendung sehingga ia memutuskan untuk pergi dari Man United.
Baca juga; Edurne, Perempuan Bersuara Merdu Pujaan David De Gea
Padhal, Alvarez sendiri merupakan sosok yang paling dipercaya De Gea selama ia berseragam Man United. Sebab, kebersamaan keduanya telah terjalin saat masih sama-sama bekerja untuk Atletico Madrid.
Bahkan, Alvarez menjadi salah satu orang yang mendorong kepindahan De Gea ke Inggris karena ia yakin sang pemain punya masa depan yang cerah di sana. Namun, seiring berjalannya waktu Alvarez merasa tak lagi dihargai oleh pemainnya itu.

&amp;ldquo;Itu tidak benar bahwa Manchester United melepas saya dari jabatan  saya. Faktanya, seketika De Gea memperpanjang kontrak, United memberikan  tawaran (kontrak baru) untuk saya. Adalah saya yang meminta untuk  bertemu dengan pihak klub sehingga saya bisa memberitahu mereka bahwa  saya ingin pergi,&amp;rdquo; ujar Alvarez seperti dilansir dari laman Goal  International, Rabu (15/7/2020).
&amp;rdquo;Saya bilang kepada mereka bahwa saya akan pergi namun bukan karena  saya ingin meninggalkan United. Saya hanya ingin berhenti melatih De  Gea,&amp;rdquo; lanjut Alvarez.

&amp;ldquo;Terlepas dari saya yang menjadi pelatihnya di Atletico Madrid, di  mana saya sangat mendukungnya, saya adalah orang yang meyakinkan dia  untuk pindah ke United. Saya adalah orang kepercayaannya di Manchester,&amp;rdquo;  sambugnnya.
&amp;ldquo;Setelah hampir tiga tahun dengan kerja keras dan berbagai pertemuan  dengan United untuk memperbarui kontraknya dan membuatnya jadi pemain  dengan bayaran terbaik di dunia, saya baru tahu bahwa dia meneken  kontrak itu di belakang saya. Sejujurnya, saya merasa itu sedikit kurang  loyal,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>MANCHESTER &amp;ndash; Mantan pelatih Manchester United, Emilio Alvarez, membeberkan alasannya yang tak ingin melatih David De Gea. Alvarez mengatakan kecewa dengan sikap kiper asal Spanyol itu yang memilih untuk memperpanjang kontrak secara diam-diam.
Hal ini juga yang membuatnya memilih untuk meninggalkan Man United pada awal musim kemarin. Rumor  yang beredar Man United lah yang memecat pelatih 58 tahun tersebut.

Namun, Alvarez sekali lagi menegaskan kalau ia tak lagi berada di Man United atas kehendaknya sendiri. Ia juga mengatkaan kalau keputusan itu ia ambil tanpa mendapat tekanan dari pihak manapun, termasuk manajemen klub.
Alvarez memilih untuk pergi karena memang ia tak lagi ingin melatih De Gea. Rasa kecewa Alvarez kepada kiper 29 tahun itu sepertinya tak lagi terbendung sehingga ia memutuskan untuk pergi dari Man United.
Baca juga; Edurne, Perempuan Bersuara Merdu Pujaan David De Gea
Padhal, Alvarez sendiri merupakan sosok yang paling dipercaya De Gea selama ia berseragam Man United. Sebab, kebersamaan keduanya telah terjalin saat masih sama-sama bekerja untuk Atletico Madrid.
Bahkan, Alvarez menjadi salah satu orang yang mendorong kepindahan De Gea ke Inggris karena ia yakin sang pemain punya masa depan yang cerah di sana. Namun, seiring berjalannya waktu Alvarez merasa tak lagi dihargai oleh pemainnya itu.

&amp;ldquo;Itu tidak benar bahwa Manchester United melepas saya dari jabatan  saya. Faktanya, seketika De Gea memperpanjang kontrak, United memberikan  tawaran (kontrak baru) untuk saya. Adalah saya yang meminta untuk  bertemu dengan pihak klub sehingga saya bisa memberitahu mereka bahwa  saya ingin pergi,&amp;rdquo; ujar Alvarez seperti dilansir dari laman Goal  International, Rabu (15/7/2020).
&amp;rdquo;Saya bilang kepada mereka bahwa saya akan pergi namun bukan karena  saya ingin meninggalkan United. Saya hanya ingin berhenti melatih De  Gea,&amp;rdquo; lanjut Alvarez.

&amp;ldquo;Terlepas dari saya yang menjadi pelatihnya di Atletico Madrid, di  mana saya sangat mendukungnya, saya adalah orang yang meyakinkan dia  untuk pindah ke United. Saya adalah orang kepercayaannya di Manchester,&amp;rdquo;  sambugnnya.
&amp;ldquo;Setelah hampir tiga tahun dengan kerja keras dan berbagai pertemuan  dengan United untuk memperbarui kontraknya dan membuatnya jadi pemain  dengan bayaran terbaik di dunia, saya baru tahu bahwa dia meneken  kontrak itu di belakang saya. Sejujurnya, saya merasa itu sedikit kurang  loyal,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
